Alvarez Bawa Atletico Cetak Gol di Bernabeu, Real Madrid Menang 2-1

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Real Madrid atas Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (5/3/2025) dini hari WIB. Namun malam itu bukan mil...

Aug 24, 2026 - 09:40
0 0
Alvarez Bawa Atletico Cetak Gol di Bernabeu, Real Madrid Menang 2-1

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Real Madrid atas Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (5/3/2025) dini hari WIB. Namun malam itu bukan milik para pemain tuan rumah sepenuhnya — momen paling panas justru datang dari kaki Julian Alvarez, penyerang Atletico yang berselebrasi penuh emosi usai menjebol gawang Los Blancos pada menit ke-32. Gol itu membuat derbi Madrid di panggung Eropa kembali hidup setelah Rodrygo lebih dulu membuka skor di menit ke-4.

Babak Pertama: Rodrygo Membuka Pesta, Alvarez Membalas

Sejak peluit awal, Carlo Ancelotti menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1 yang menempatkan Rodrygo di sisi kanan, sementara Diego Simeone memilih blok bertahan 4-4-2 yang rapat. Real Madrid langsung menekan dan membuktikan diri lewat gol cepat Rodrygo di menit ke-4, hasil penyelesaian tajam setelah umpan terukur dari lini tengah. Keunggulan awal itu membuat tuan rumah nyaman menguasai bola, tercatat penguasaan bola di babak pertama mencapai 58 persen untuk Real Madrid berbanding 42 persen untuk Atletico.

Namun Atletico bukan tim yang mudah menyerah. Simeone menginstruksikan transisi cepat, dan strategi itu berbuah pada menit ke-32. Serangan balik yang dimulai dari sepertiga lapangan sendiri berakhir dengan penyelesaian dingin Alvarez di dalam kotak penalti. Gol tersebut sempat memicu pemeriksaan VAR untuk potensi posisi offside, namun wasit memutuskan gol sah. Alvarez mencetak gol dengan satu sentuhan tenang ke sudut gawang, dan itu menjadi gol pertamanya di Santiago Bernabeu sebagai pemain Atletico.

Alvarez, Pembeda di Lini Depan Atletico

Performa Alvarez pada laga ini layak menjadi sorotan utama. Penyerang asal Argentina itu bukan hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi ujung tombak tekanan pertama Atletico setiap kali Los Blancos mencoba membangun serangan dari bawah. Pergerakannya yang cerdas di antara bek tengah lawan membuat lini belakang Real Madrid kesulitan mengantisipasi umpan-umpan terobosan dari lini kedua.

Data pertandingan mencatat Alvarez melepaskan tiga tembakan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang (shots on target), angka tertinggi di antara semua pemain Atletico pada malam itu. Ia juga aktif turun membantu merebut bola di area tengah, sesuatu yang jarang terlihat dari seorang penyerang murni. Kehadirannya memberikan dimensi baru bagi serangan Atletico yang selama ini kerap bergantung pada transisi cepat Antoine Griezmann. Kombinasi keduanya di lini depan membuat duet ini menjadi ancaman nyata setiap kali Atletico melancarkan serangan balik.

Yang menarik, gol Alvarez lahir persis dari skema yang dilatih Simeone sepanjang pekan: menunggu, menyerap tekanan, lalu menusuk dalam tiga umpan. Eksekusi itu membuktikan bahwa Alvarez bukan sekadar pemburu gol, melainkan pemain yang memahami posisi dan ritme pertandingan besar. Bagi Atletico, ini menjadi modal penting menjelang leg kedua di kandang sendiri.

Babak Kedua dan Kemenangan Los Blancos

Memasuki babak kedua, Real Madrid meningkatkan intensitas serangan. Ancelotti memasukkan pemain segar di lini tengah untuk menguasai ritme permainan, dan keputusan itu terbukti efektif. Pada menit ke-55, Brahim Diaz melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Atletico, membawa tuan rumah kembali unggul dengan skor 2-1. Gol itu menjadi titik balik: Atletico terpaksa keluar dari bentuk bertahan mereka, dan pertandingan menjadi lebih terbuka.

Di sisa waktu, kedua tim saling jual beli serangan. Real Madrid tercatat unggul dalam penguasaan bola keseluruhan dengan 54 persen, sementara Atletico lebih banyak menciptakan peluang dari situasi bola mati. Dari sisi disiplin, wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk pemain kedua tim akibat duel-duel keras di lini tengah, namun tidak ada kartu merah sepanjang laga. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang, meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Simeone untuk membalikkan keadaan di leg kedua.

Kemenangan tipis ini tentu belum menjamin apa pun bagi Real Madrid. Dengan satu gol tandang yang dicetak Alvarez, Atletico hanya butuh kemenangan 1-0 di kandang sendiri untuk memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Derbi Madrid di Liga Champions musim ini belum selesai — dan Alvarez telah memberi sinyal bahwa ia siap menjadi aktor utama di babak berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User