Aceh Tengah Diterjang Longsor, Satu Korban Jiwa Terkonfirmasi

Intensitas curah hujan tinggi yang berada di atas ambang batas normal memicu bencana tanah longsor di kawasan perbukitan Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Ac

Sep 14, 2026 - 13:47
0 2
Aceh Tengah Diterjang Longsor, Satu Korban Jiwa Terkonfirmasi

Intensitas curah hujan tinggi yang berada di atas ambang batas normal memicu bencana tanah longsor di kawasan perbukitan Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi peristiwa bencana hidrometeorologi basah ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka setelah material lereng menimbun permukiman serta akses jalan utama.

Kondisi topografi Aceh Tengah yang didominasi bentang alam pegunungan berkontur curam memperbesar kerentanan geologis wilayah tersebut ketika menerima akumulasi volume air hujan berdurasi panjang. Penjenuhan air tanah secara masif melemahkan struktur ikatan tanah pada lereng bukit hingga memicu pergerakan massa tanah secara tiba-tiba.

Kronologi Kejadian dan Eskalasi Bencana

Berdasarkan laporan kaji cepat tim reaksi cepat penanggulangan bencana di lapangan, eskalasi peristiwa longsor berlangsung melalui serangkaian fase kritis:

  1. Pukul 14.00 – 18.00 WIB: Hujan berintensitas lebat mengguyur wilayah hulu perbukitan tanpa henti, memicu rembesan air ke lapisan tanah lunak di lereng curam.
  2. Pukul 19.30 WIB: Terjadi retakan pada tebing pembatas yang diikuti luncuran material tanah bercampur lumpur, bebatuan, dan vegetasi pohon menuju area pemukiman di bawahnya.
  3. Pukul 20.15 WIB: Material longsor menghantam rumah penduduk dan memutus total jalur transportasi logistik antardesa, menjebak sejumlah warga di area terdampak.
  4. Pukul 21.00 WIB – Selesai: Tim SAR gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban luka dan mengevakuasi jenazah korban meninggal ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Hujan dengan intensitas di atas normal yang berlangsung terus-menerus menyebabkan tanah lereng kehilangan daya rekat. Prioritas utama saat ini adalah penyelamatan korban, penanganan medis terhadap 13 warga terluka, serta pembukaan akses jalan yang tertutup timbunan longsor," terang perwakilan tim penanganan darurat BNPB.

Dampak Kerusakan dan Kebutuhan Mendesak

Selain menelan korban jiwa, longsoran tanah berdampak signifikan terhadap sektor logistik dan infrastruktur dasar warga di dataran tinggi Gayo tersebut. Puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman menyusul potensi timbulnya longsor susulan.

  • Korban Jiwa dan Medis: 1 korban dinyatakan meninggal dunia dan 13 korban luka-luka telah mendapatkan perawatan intensif di puskesmas serta RSUD setempat.
  • Aksesibilitas: Sejumlah titik badan jalan tertutup lumpur tebal setinggi lebih dari satu meter, menghambat distribusi bantuan darurat.
  • Kerusakan Bangunan: Beberapa unit rumah warga mengalami kerusakan struktural kategori sedang hingga berat akibat terjangan material bebatuan.

Rekomendasi Mitigasi dan Kesiapsiagaan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama BNPB mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang lereng bukit atau bantaran tebing terjal untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Warga disarankan segera melakukan evakuasi mandiri secara berkala apabila hujan lebat berdurasi lebih dari dua jam terus berlangsung, guna menghindari risiko ancaman longsor susulan di tengah dinamika cuaca ekstrem saat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User