Yordania Bungkam Singapura 3-1 di Laga Perdana Grup B Srikandi Merdeka Cup

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Yordania atas Singapura pada laga perdana Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026. Bertanding di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (15/8/2026), Yordania tampil dominan sejak men...

Aug 24, 2026 - 11:51
0 0
Yordania Bungkam Singapura 3-1 di Laga Perdana Grup B Srikandi Merdeka Cup

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Yordania atas Singapura pada laga perdana Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026. Bertanding di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (15/8/2026), Yordania tampil dominan sejak menit awal dan menutup laga dengan penguasaan bola 58 persen serta tujuh shots on target berbanding tiga milik Singapura. Hasil ini menempatkan tim asuhan Karim Al-Nasser di puncak klasemen sementara Grup B dengan tiga poin.

Babak Pertama: Gol dari Serangan Sayap

Yordania memulai laga dengan formasi 4-3-3, sementara Singapura memilih 4-4-2 yang lebih bertahan. Peluang pertama lahir di menit ke-9 ketika sepakan Rania Al-Shaer dari tepi kotak penalti masih bisa ditepis kiper Singapura. Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil di menit ke-23.

Gol pembuka berawal dari kombinasi di sisi kanan. Salma Khraisat melepas umpan tarik mendatar ke kotak penalti, dan Rania Al-Shaer menuntaskannya dengan tembakan first-time ke tiang jauh. Assist dicatat untuk Salma Khraisat, skor menjadi 1-0. Singapura mencoba merespons lewat serangan balik cepat, namun dua bek tengah Yordania tampil disiplin dan memutus setiap percobaan umpan terobosan lawan.

Yordania nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-38 ketika sundulan Leen Bani Atta membentur mistar gawang. Dua menit berselang, giliran Singapura yang mendapat peringatan lewat tendangan jarak jauh yang melambung tipis di atas mistar. Petaka bagi Singapura akhirnya datang di menit ke-41: tendangan bebas Nour Qudah dari sisi kiri disambut tandukan Leen Bani Atta di tiang dekat. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, dengan Yordania unggul empat berbanding satu dalam shots on target.

Babak Kedua: Balasan Singapura dan Gol Penutup

Singapura keluar dari ruang ganti dengan intensitas jauh lebih tinggi. Pelatih Tan Wei Ming menarik satu gelandang dan memasukkan penyerang kedua untuk mengubah skema menjadi lebih menyerang. Usaha itu membuahkan hasil di menit ke-58. Farah Zulaikha memenangi duel di lini tengah, melepas umpan terobosan ke kotak penalti, dan Nur Aisyah menyelesaikannya dengan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang. Skor berubah menjadi 2-1.

Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Singapura. Di menit ke-63, VAR meninjau insiden handball di kotak terlarang dan wasit menunjuk titik putih. Namun, tendangan penalti Singapura gagal! Kiper Yordania menebak arah dengan sempurna dan menepis bola ke sisi kiri. Momen ini menjadi titik balik pertandingan. Menit ke-76, Yordania memastikan kemenangan: Rania Al-Shaer mencetak gol keduanya setelah menerima umpan silang Nour Qudah dan melepaskan tembakan voli yang tak mampu dijangkau kiper. Skor 3-1.

Menjelang akhir laga, tensi sempat memanas. Singapura menerima dua kartu kuning untuk pelanggaran keras di menit ke-81 dan ke-88, sementara Yordania diganjar satu kartu kuning akibat membuang waktu. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada tambahan gol. Skor akhir 3-1 mengukuhkan kemenangan perdana Yordania di turnamen.

Catatan Statistik dan Kunci Kemenangan

Dominasi Yordania tercermin dari hampir seluruh indikator statistik. Selain penguasaan bola 58 persen, mereka mencatat 13 percobaan dengan tujuh shots on target dan akurasi umpan mencapai 84 persen. Singapura, yang bertumpu pada serangan balik, hanya melepaskan lima percobaan dengan tiga mengarah ke gawang. Yordania juga unggul dalam duel udara dan memenangi 54 persen duel satu lawan satu.

Kunci kemenangan Yordania terletak pada pressing tinggi dan eksploitasi sisi sayap. Formasi 4-3-3 membuat full-back naik membantu serangan, sementara ketiga gelandang tengah bertugas memutus aliran bola Singapura sejak di area tengah. Sebaliknya, blok rendah Singapura terlalu mudah ditembus umpan tarik mendatar. Ketiga gol Yordania lahir dari situasi open play di sisi sayap, menunjukkan kesiapan taktik menghadapi lawan yang bertahan rapat.

Reaksi Pelatih

Pelatih Yordania, Karim Al-Nasser, mengapresiasi disiplin anak asuhnya di laga pembuka. Ia menilai tiga poin ini penting untuk membangun kepercayaan diri menuju pertandingan berikutnya.

Kami bermain sesuai rencana dan menekan sejak menit pertama. Tiga poin di laga pembuka sangat berarti, tetapi kami tidak boleh berpuas diri karena lawan berikutnya pasti lebih berat. Fokus kami sekarang adalah pemulihan dan persiapan taktik.

Di kubu lawan, Tan Wei Ming menyesali penalti yang gagal dieksekusi. Menurutnya, gol tersebut bisa mengubah arah pertandingan sepenuhnya. Kendati kalah, pelatih asal Singapura itu menilai timnya menunjukkan perkembangan di babak kedua dan akan menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi untuk dua pertandingan sisa di Grup B.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User