WASHINGTON — Senator Tillis Desak Trump Pecat Menhan Pete Hegseth

Eskalasi politik di tubuh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mencapai titik didih baru. Senator Partai Republik asal Carolina Utara, Thom Til

Sep 18, 2026 - 09:51
0 0
WASHINGTON — Senator Tillis Desak Trump Pecat Menhan Pete Hegseth

Eskalasi politik di tubuh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mencapai titik didih baru. Senator Partai Republik asal Carolina Utara, Thom Tillis, secara terbuka memperbarui desakannya agar Presiden Donald Trump segera memberhentikan Menteri Pertahanan (Menhan) Pete Hegseth. Langkah drastis ini diambil Tillis menyusul pengunduran diri mengejutkan dari Sekretaris Angkatan Darat AS, Dan Driscoll, yang menandai krisis kepemimpinan terparah di lingkungan militer AS dalam beberapa tahun terakhir.

Tillis, yang sebelumnya memberikan suara setuju dalam proses konfirmasi kepemimpinan Hegseth di Senat, kini berbalik arah secara dramatis. Keputusannya untuk menuntut pencopotan sang Menhan mencerminkan keretakan mendalam di internal fraksi Republik mengenai kapasitas tata kelola kepemimpinan di pentas pertahanan nasional.

"Dia harus pergi, baik melalui pemakzulan (impeachment) atau jalur yang paling cepat — yaitu Presiden sendiri yang menggantikannya — itu akan sangat bagus," tegas Senator Thom Tillis saat memberikan keterangan resmi di Washington.

Retakan Kepemimpinan di Jantung Pentagon

Pengunduran diri Dan Driscoll menjadi katalis utama yang membongkar friksi internal yang selama ini tersimpan rapat. Driscoll, seorang pejabat dihormati dengan latar belakang birokrasi dan militer yang kuat, hengkang di tengah tuduhan disfungsi manajemen dan ketegangan ideologis di pucuk pimpinan Pentagon. Keputusan tersebut memicu gelombang kekhawatiran di kalangan politisi Capitol Hill, khususnya para senator yang bertanggung jawab atas pengawasan militer.

Secara analitis, pergeseran sikap Tillis mengindikasikan bahwa kepemimpinan Hegseth tidak lagi sekadar memicu kontroversi publik, melainkan telah merusak stabilitas institusional Pentagon. "Krisis kepemimpinan di Pentagon bukan lagi sekadar isu partisan, melainkan ancaman langsung terhadap efektivitas komando militer dan kesiapan tempur AS," ungkap analis kebijakan pertahanan senior di Washington.

Dilema Politik dan Jalur Pemberhentian

Dinamika yang terjadi menempatkan Presiden Donald Trump dalam posisi dilematis. Di satu sisi, mempertahankan Hegseth berisiko memperlebar jurang pemisah dengan faksi moderat Partai Republik di Senat. Di sisi lain, memecat pejabat kabinet utama akan dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kegagalan dalam proses seleksi pejabat tinggi negara.

Mekanisme Pemberhentian Prosedur Utama Implikasi Politik
Pemecatan Eksekutif Keputusan langsung Presiden Trump Proses cepat, mengurangi drama politik di Kongres
Pemakzulan (Impeachment) Resolusi DPR dan Sidang Senat Memakan waktu lama, memperjelas pembelahan faksi di Senat

Tantangan Keamanan Nasional dan Masa Depan Kabinet

Pentagon saat ini membutuhkan kepemimpinan yang solid untuk mengarahkan kebijakan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, mulai dari konflik di Timur Tengah hingga persaingan strategis di kawasan Indo-Pasifik. Ketidakstabilan kepemimpinan puncak di markas besar pertahanan AS dinilai dapat mengirimkan sinyal kelemahan kepada sekutu maupun rival geopolitik.

Dengan pengunduran diri Driscoll dan desakan pemecatan langsung dari figur kunci seperti Tillis, posisi Pete Hegseth semakin terdesak. Fraksi Republik di Senat kini menantikan langkah konkrit dari Gedung Putih untuk menstabilkan kembali institusi militer paling berpengaruh di dunia tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User