PSSI Rilis Tiket Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026, Termurah Rp100 Ribu

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi merilis rincian harga tiket pertandingan kandang Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk gelaran t

Sep 18, 2026 - 08:47
0 0
PSSI Rilis Tiket Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026, Termurah Rp100 Ribu

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi merilis rincian harga tiket pertandingan kandang Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk gelaran turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Langkah strategis ini diambil guna mengakomodasi tingginya animo suporter tanah air sekaligus memastikan transparansi distribusi tiket di level internasional. Dalam rilis resminya, federasi mematok harga tiket paling terjangkau mulai dari Rp100 ribu untuk kategori tribun tertentu.

Penetapan harga yang relatif terjangkau ini diproyeksikan mampu mendongkrak okupansi stadion secara maksimal selama fase grup hingga babak gugur. Pertandingan kandang Skuad Garuda dijadwalkan bakal bergulir di dua arena utama, yakni stadion di kawasan Jakarta serta Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Struktur Harga dan Pembagian Kategori Tiket

PSSI menerapkan skema segmentasi berbasis zona tribun guna memberikan fleksibilitas opsi bagi para pendukung. Kebijakan tarif bertingkat ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara aksesibilitas suporter akar rumput dan monetisasi event resmi federasi.

Berikut adalah rincian pembagian kategori tiket yang disediakan panitia pelaksana:

  • Kategori Upper Tribune / Tribun Atas: Rp100.000 (Opsi paling ekonomis untuk menjangkau suporter pelajar dan komunitas luas).
  • Kategori Tribun Utara & Selatan: Rp150.000 – Rp200.000 (Zona aktif kelompok suporter di belakang gawang).
  • Kategori Tribun Timur: Rp250.000 – Rp350.000 (Area pandang samping lapangan dengan akses reguler).
  • Kategori VIP Barat / Premium: Rp500.000 – Rp750.000 (Fasilitas kursi khusus, akses pintu terpisah, dan kenyamanan optimal).
"Penetapan harga tiket mulai Rp100 ribu ini adalah wujud komitmen federasi agar seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia tanpa terbebani biaya tinggi, namun tetap dengan standar keamanan stadion yang ketat," ungkap perwakilan PSSI dalam keterangan resminya.

Kronologi dan Mekanisme Pembelian Tiket

Guna meminimalisasi peredaran calo dan praktik kecurangan tiket digital, PSSI kembali menerapkan sistem identifikasi terintegrasi yang mewajibkan suporter memiliki akun terverifikasi sebelum transaksi dilakukan. Alur penjualan tiket disusun secara bertahap:

  1. Tahap 1 — Registrasi dan Verifikasi Garuda ID: Suporter diwajibkan mendaftarkan data identitas resmi melalui portal resmi federasi untuk memvalidasi satu NIK per transaksi.
  2. Tahap 2 — Penjualan Presale (Nasabah Mitra Resmi): Dibuka secara eksklusif bagi pemegang kartu bank rekanan dengan kuota terbatas dan potongan harga khusus.
  3. Tahap 3 — Penjualan Umum (General Sales): Seluruh sisa kuota tiket dibuka secara serentak melalui platform digital rekanan PSSI hingga hari pertandingan.
  4. Tahap 4 — Validasi Masuk Stadion: Penukaran atau pemindaian tiket elektronik dilakukan menggunakan sistem barcode terenkripsi di gerbang luar stadion guna mencegah duplikasi.

Faktor Pemilihan Venue: Jakarta dan Bandung

Keputusan PSSI membagi lokasi pertandingan kandang antara Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung dinilai sebagai langkah taktis distribusi atmosfer pertandingan. Stadion Si Jalak Harupat yang telah memenuhi standar inspeksi FIFA memberikan alternatif ideal untuk menyerap basis suporter besar di wilayah Jawa Barat, sekaligus mengurangi beban logistik serta mobilitas di ibu kota.

Dengan persiapan infrastruktur tiket digital yang lebih terintegrasi, turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan dapat berjalan tertib, aman, serta memberikan pemasukan operasional yang sehat bagi pengembangan ekosistem sepak bola nasional secara berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User