Wakil Kepala BPS RI: SE2026 Ukur Kontribusi Pendidikan bagi Ekonomi DIY
Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara pencanangan i
Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara pencanangan ini menandai dimulainya upaya pemetaan komprehensif terhadap struktur perekonomian daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan kebudayaan terkemuka di Indonesia. Menurut Sonny, pelaksanaan sensus ekonomi pada tahun 2026 akan mampu mengukur secara lebih akurat kontribusi sektor pendidikan terhadap perekonomian DIY, sehingga kebijakan pembangunan ke depan dapat dirumuskan dengan lebih tepat sasaran.
DIY tidak hanya memiliki reputasi kuat dalam bidang akademik dan warisan budaya, tetapi juga menunjukkan daya tahan ekonomi yang relatif kuat dibandingkan dengan daerah lain. Kondisi ini menjadi pertimbangan strategis bagi BPS untuk melakukan pemetaan mendalam melalui SE2026. Beritainti.com melaporkan, sensus ini dirancang untuk menangkap perubahan dan dinamika ekonomi secara lebih menyeluruh, termasuk mengidentifikasi peran sektor-sektor strategis yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Pemetaan Komprehensif Struktur Ekonomi DIY
Melalui SE2026, BPS berharap dapat memperoleh data rinci mengenai kondisi ekonomi DIY yang terus berkembang. Sonny menekankan bahwa informasi yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan daerah. Data tersebut tidak hanya mencakup kontribusi sektor pendidikan, tetapi juga sektor-sektor lain yang saling terkait dan mendukung ekosistem ekonomi lokal.
"Kami ingin melihat seberapa besar kontribusi nyata sektor pendidikan dan sektor strategis lainnya terhadap perekonomian DIY. Hasil SE2026 akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang potensi dan tantangan yang dihadapi daerah ini," ujar Sonny dalam acara pencanangan.
Pelaksanaan sensus ini juga diharapkan dapat mengungkap potensi baru yang belum terekspos secara optimal. Dengan memiliki data yang akurat dan terkini, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait dapat menyusun strategi pengembangan ekonomi yang lebih adaptif. Beritainti.com memahami, langkah ini merupakan bagian dari komitmen BPS untuk menyediakan statistik berkualitas guna mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti di seluruh Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Comments (0)