Vietnam Lumat Malaysia 4-0 Agregat, Lolos ke Final Piala AFF 2026
Stadion My Dinh bergemuruh saat peluit panjang wasit mengakhiri laga leg kedua semifinal Piala AFF 2026, Rabu (19-8-2026). Timnas Vietnam memastikan tiket ke partai puncak usai menundukkan Malaysia de...
Stadion My Dinh bergemuruh saat peluit panjang wasit mengakhiri laga leg kedua semifinal Piala AFF 2026, Rabu (19-8-2026). Timnas Vietnam memastikan tiket ke partai puncak usai menundukkan Malaysia dengan skor akhir 2-0, dan unggul 4-0 secara agregat berkat kemenangan serupa di leg pertama. Ribuan suporter tuan rumah langsung meledak dalam selebrasi — mimpi gelar keenam di ajang ini kian nyata di depan mata.
Babak Pertama: Starting XI 3-4-3 Menekan dari Sayap
Pelatih Vietnam mempertahankan starting XI dengan formasi 3-4-3 yang mengandalkan sayap cepat. Sejak menit awal, tekanan langsung dilancarkan ke pertahanan Malaysia yang tampil dengan blok rendah 5-3-2. Menit ke-12, Nguyen Quang Hai melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti — bola masih melambung tipis di atas mistar. Peluit offside juga sempat membatalkan gol Nguyen Tien Linh pada menit ke-27 setelah asisten wasit mengangkat bendera lebih dulu.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-34. GOL! Umpan terobosan pertama Nguyen Quang Hai yang menusuk di antara dua bek tengah Malaysia berhasil disambut Nguyen Tien Linh. Striker itu menyelesaikannya dengan first-time finish ke tiang jauh — assist tercatat untuk Quang Hai, dan ini gol ketiganya di turnamen ini. Skor berubah 1-0, dan agregat melebar menjadi 3-0.
Setelah gol, Vietnam sedikit menurunkan tempo. Penguasaan bola di babak pertama mencapai 61 persen, sementara Malaysia hanya sesekali keluar lewat serangan balik. Satu-satunya peluang emas tim tamu datang di menit ke-41 ketika sundulan bek sayap mereka masih bisa ditepis kiper Vietnam. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0.
Babak Kedua: Pesta di Menit ke-78 dan Clean Sheet Kedua
Memasuki babak kedua, Malaysia mencoba lebih berani dengan menaikkan garis pertahanan. Menit ke-55, mereka nyaris memperkecil kedudukan lewat tendangan bebas langsung, namun kiper Vietnam tampil gemilang. Kartu kuning pertama laga baru keluar di menit ke-61 untuk gelandang Malaysia yang menjegal Quang Hai, disusul kartu kuning kedua untuk bek tuan rumah pada menit ke-74.
Puncak pesta terjadi di menit ke-78. GOL! Pergantian pemain langsung membuahkan hasil — Pham Tuan Hai yang baru masuk tujuh menit sebelumnya melepaskan crossing mendatar dari sisi kanan, dan Nguyen Xuan Son dengan tenang menceploskan bola ke gawang. Assist kedua laga ini tercatat untuk Pham Tuan Hai. Skor akhir 2-0, sekaligus clean sheet kedua beruntun bagi Vietnam di fase gugur.
Tiga menit sebelum bubar, wasit sempat memeriksa insiden di kotak penalti melalui VAR. Setelah meninjau tayangan ulang, tidak ada pelanggaran yang cukup jelas sehingga permainan dilanjutkan. Malaysia menekan di sisa waktu, tapi pertahanan tuan rumah yang disiplin mampu mempertahankan gawang tetap perawan.
Kuartal Statistik: Penguasaan Bola, Shots on Target, dan Disiplin
Catatan statistik menguatkan dominasi Vietnam. Penguasaan bola akhir tercatat 58 persen berbanding 42 persen, dengan shots on target 6-2. Vietnam juga unggul dalam jumlah tendangan sudut 7-3 dan akurasi umpan 87 persen berbanding 79 persen. Dari sisi kedisiplinan, kartu kuning 1-1 dan tidak ada kartu merah di laga ini.
Menariknya, kemenangan ini dibangun bukan hanya dari penguasaan, tapi efisiensi. Vietnam mencatatkan ekspektasi gol 2,1 dari 14 percobaan, sementara Malaysia hanya 0,4 dari enam tembakan. Tiga kali Malaysia terjebak offside — bukti betapa rapinya garis pertahanan yang digambar lini belakang tuan rumah.
Menuju Final: Momentum dan Catatan Sejarah
Kemenangan 4-0 agregat ini memperpanjang catatan impresif Vietnam di Piala AFF. Mereka kini belum kebobolan di dua laga terakhir, dan total sembilan gol sepanjang turnamen. Pelatih kepala, yang enggan jemawa, tetap menekankan konsistensi di hadapan awak media.
"Kami menang karena seluruh pemain menjalankan peran dengan disiplin. Final adalah pertandingan berbeda, kami akan menganalisis lawan dan menjaga fisik pemain," ujarnya usai laga.
Di partai puncak, Vietnam tinggal menunggu pemenang dari semifinal lainnya. Dengan starting XI yang makin padu, lini tengah yang dikomandoi Quang Hai, serta ketajaman Tien Linh dan Xuan Son, Golden Stars layak disebut favorit. Ribuan suporter di My Dinh pun menutup malam dengan nyanyian kemenangan — panggung final tinggal menunggu.
Comments (0)