VENESIA — Film Dokumenter 'NAZA' Ungkap Rahasia Serangan Israel di Gaza
Sebuah film dokumenter investigatif berjudul NAZA resmi masuk ke dalam kompetisi utama Festival Film Venesia. Karya sineas asal Israel, Yuval Abraham dan R
Sebuah film dokumenter investigatif berjudul NAZA resmi masuk ke dalam kompetisi utama Festival Film Venesia. Karya sineas asal Israel, Yuval Abraham dan Rachel Szor, tersebut memicu perbincangan global karena berani membongkar mekanisme intelijen dan kalkulasi militer di balik pengeboman brutal di Jalur Gaza lewat kesaksian langsung personel militer Israel.
Karya ini lahir melalui kolaborasi lintas negara yang prestisius, melibatkan produser peraih Piala Oscar lewat The Zone of Interest, Jim Wilson dan Jonathan Glazer, serta surat kabar ternama Inggris, The Guardian. Judul NAZA sendiri diambil dari akronim militer internal Israel yang merujuk pada batas estimasi jumlah korban jiwa warga sipil yang ditoleransi dalam setiap serangan udara.
"Diambil saat malam hari di atas atap-atap gedung Tel Aviv, film ini membeberkan secara terperinci sistem di balik pembunuhan massal warga sipil Palestina yang terkalkulasi di Gaza," ungkap Abraham dan Szor dalam pernyataan resminya.
Kronologi dan Pembongkaran Doktrin Militer
Dokumenter ini merekonstruksi sistem serangan udara dan pembantaian terstruktur yang berdampak luas terhadap populasi sipil. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan di Gaza, agresi militer sejak Oktober 2023 telah menewaskan setidaknya 73.500 warga Palestina serta melukai lebih dari 174.500 orang.
- Agustus 2025: Pengumuman Proyek Investigasi — Sutradara Yuval Abraham dan Rachel Szor, yang sebelumnya memenangkan Oscar melalui dokumenter No Other Land, mengumumkan proyek rahasia berbasis wawancara narasumber militer internal.
- Produksi dan Verifikasi Berita — Tim investigasi bekerja sama dengan The Guardian dan produser Jonathan Glazer untuk memverifikasi dokumen serta kesaksian pembocor rahasia (whistleblower) mengenai sistem kecerdasan buatan penargetan bom.
- September 2025: Penayangan Perdana di Venesia — Penyelenggara Festival Film Venesia memasukkan film ini sebagai seleksi tambahan darurat di panggung kompetisi tertinggi sinema global.
Pergeseran Narasi Budaya dan Opini Publik Barat
Kehadiran NAZA di panggung festival bergengsi mencerminkan gelombang perubahan drastis persepsi publik di negara-negara Barat terhadap operasi militer Israel. Venesia menjadi episentrum perlawanan sinematik melalui deretan karya yang menyoroti penderitaan rakyat Palestina secara objektif.
- Pencalonan Academy Awards: Film Citizen Osama yang mengisahkan perjuangan wartawan foto di Gaza resmi diajukan sebagai perwakilan Palestina pada kategori Film Internasional Terbaik Piala Oscar 2027.
- Penerimaan Kritis Sebelumnya: Docu-drama The Voice of Hind Rajab, yang mengangkat kisah nyata tragis anak perempuan berusia lima tahun yang tewas ditembaki pasukan militer, sukses mengamankan juara kedua pada edisi festival tahun lalu.
- Solidaritas Industri Hiburan: Dukungan terbuka figur Hollywood seperti Susan Sarandon kian memperkuat kecaman internasional terhadap impunitas dan agresi yang menyasar warga sipil tak bersenjata.
Peluncuran film NAZA dinilai bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan dokumen penting yang berpotensi menjadi instrumen penegakan hukum internasional di tengah tuntutan akuntabilitas kejahatan perang.
Film dokumenter "NAZA" karya Yuval Abraham dan Rachel Szor resmi tayang perdana di Festival Film Venesia. Dokumenter investigatif ini menguak testimoni personel militer perihal sistem serangan udara dan kalkulasi pembunuhan massal warga sipil di Gaza. Simak liputan mendalam hanya di Beritainti.com.
Comments (0)