Veda Ega Pratama Cetak Kualifikasi Gemilang di COTA Austin Moto3

Hasil kualifikasi Moto3 seri Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Sabtu (28/3/2026) malam WIB, menempatkan pebalap Indonesia Veda Ega Pratama di posisi start yang kompetitif untu...

Jul 28, 2026 - 08:02
0 0
Veda Ega Pratama Cetak Kualifikasi Gemilang di COTA Austin Moto3

Hasil kualifikasi Moto3 seri Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Sabtu (28/3/2026) malam WIB, menempatkan pebalap Indonesia Veda Ega Pratama di posisi start yang kompetitif untuk balapan hari Minggu. Pembalap binaan Honda Team Asia itu berhasil menembus sesi Q2 dan mengamankan tempat di grid ketiga setelah menjalani sesi kualifikasi penuh ketegangan yang berlangsung dalam kondisi trek kering bersuhu 28 derajat Celcius.

Perjalanan Menuju Grid Ketiga

Veda Ega Pratama membuka sesi kualifikasi dengan determinasi tinggi. Pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) sebelumnya, pembalap berusia 19 tahun ini sudah menunjukkan kecepatan menjanjikan dengan menempati posisi keenam catatan waktu kombinasi. Memasuki Q1, Veda langsung tancap gas. Pada flying lap ketiganya, ia membukukan waktu 2 menit 15,837 detik — cukup untuk mengamankan satu dari empat tiket menuju Q2. Sesi Q2 menjadi panggung sesungguhnya. Menit-menit awal, Veda sempat berada di posisi kelima setelah lap pertama. Namun, pada lap terakhir yang krusial di menit ke-38, ia mempertajam catatan waktunya menjadi 2 menit 15,312 detik, hanya terpaut 0,247 detik dari peraih pole position.

Pesaing terberat Veda di sesi Q2 datang dari duo Spanyol yang mendominasi Moto3 musim ini. Pebalap Pedro Acosta Jr. dari tim Red Bull KTM Ajo merebut pole position dengan catatan 2 menit 15,065 detik, sementara rekan setimnya menempati posisi start kedua. Keberhasilan Veda menembus barisan depan menjadi pencapaian signifikan, mengingat sektor ketiga COTA yang terkenal teknis — kombinasi tikungan cepat dan lambat sepanjang 5,513 kilometer — biasanya lebih menguntungkan motor dengan performa sasis superior.

Data dan Statistik Kualifikasi

Analisis sektor waktu menunjukkan kekuatan Veda Ega Pratama terletak pada sektor pertama dan keempat. Di sektor satu, yang terdiri dari tikungan tajam menikung ke kiri di Tikungan 1 — titik pengereman paling ekstrem di COTA — Veda mencatatkan waktu tercepat ketiga dengan 28,401 detik. Sektor keempat yang mengalir cepat pun menjadi arena Veda unjuk gigi, membukukan 31,892 detik dan menempatkannya di posisi kedua tercepat pada sektor tersebut. Namun, sektor kedua yang didominasi tikungan panjang menunjukkan masih ada ruang perbaikan; Veda kehilangan sekitar 0,15 detik dibandingkan catatan pole sitter.

Total 11 putaran diselesaikan Veda sepanjang sesi kualifikasi, dengan konsistensi catatan waktu berada dalam rentang 0,4 detik — tanda positif manajemen ban dan ritme balap. Penguasaan trek yang mulai matang terlihat dari peningkatan waktu signifikan antara Q1 dan Q2. Honda NSF250RW yang dikendarainya mendapatkan penyempurnaan mapping mesin dari teknisi Honda Team Asia, memberikan akselerasi lebih responsif keluar dari tikungan lambat — faktor krusial di COTA yang memiliki 20 tikungan dengan karakteristik beragam.

Respon Tim dan Peluang Balapan

Kepala mekanik Honda Team Asia memberikan apresiasi atas performa Veda Ega Pratama yang terus menunjukkan progres sejak seri pembuka di Qatar. "Kami melakukan penyesuaian suspensi depan berdasarkan data telemetri FP2. Veda memberikan feedback sangat presisi tentang perilaku motor saat trail braking di Tikungan 12, dan itu membantu kami menemukan setup optimal untuk kualifikasi," ungkap Hiroshi Aoyama, Team Director Honda Team Asia, melalui rilis resmi tim. Keputusan menggunakan ban lunak di depan dan medium di belakang terbukti tepat, memberikan grip maksimal tanpa mengorbankan stabilitas di akhir sesi.

"Saya senang dengan hasil ini, tapi pekerjaan belum selesai. COTA adalah trek yang menuntut fisik dan konsentrasi penuh. Start dari baris depan memberi peluang untuk mempertahankan posisi dan menghindari kekacauan di rombongan tengah. Saya akan fokus menjaga kecepatan di sektor dua dan menghemat ban untuk 10 lap terakhir," ujar Veda Ega Pratama.

Posisi start ketiga di COTA membuka peluang besar bagi Veda untuk meraih podium keduanya musim ini. Dengan 17 lap balapan yang akan digelar Minggu (29/3/2026) pukul 23:00 WIB, manajemen degradasi ban belakang akan menjadi kunci. Data dari tim menunjukkan penurunan grip mulai terjadi setelah lap ke-12 pada simulasi balapan Jumat kemarin, membuat strategi menjaga momentum di paruh awal balapan tanpa mengorbankan performa di akhir lomba menjadi faktor penentu.

Statistik historis Veda Ega Pratama di ajang Moto3 musim 2026 sejauh ini mencatatkan rata-rata posisi start 5,8 dan rata-rata finis 6,3 dari tiga seri awal. Tren peningkatan performa terlihat jelas: dari posisi start 9 di Qatar, merangkak ke posisi 6 di Argentina, hingga kini mengamankan grid 3 di COTA. Pola ini mengindikasikan adaptasi yang semakin solid terhadap Honda NSF250RW spek 2026 yang mengalami revisi signifikan pada sektor aerodinamika fairing depan. Dengan 25 poin klasemen sementara yang sudah dikantongi, sebuah podium di Austin bisa melambungkan Veda ke posisi lima besar klasemen pembalap Moto3 — prestasi yang belum pernah dicapai pebalap Indonesia sebelumnya di kejuaraan dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User