Tumpas Thailand via Penalti, Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Skor akhir 4-3 lewat drama adu penalti memastikan Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan gelar juara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Setelah 120 meni...

Oct 10, 2026 - 18:37
0 0
Tumpas Thailand via Penalti, Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Skor akhir 4-3 lewat drama adu penalti memastikan Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan gelar juara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Setelah 120 menit pertandingan berakhir imbang, para pemain Garuda langsung berlari menyambangi tribun suporter begitu penalti terakhir Thailand gagal menembus gawang.

Jalannya 120 Menit: Duel Taktis Dua Formasi

Sejak menit pertama, pelatih Indonesia menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 yang menekankan pressing tinggi di lini tengah. Thailand merespons dengan 4-2-3-1 yang rapat dan disiplin. Penguasaan bola babak pertama tercatat 54 persen untuk Indonesia berbanding 46 persen milik Thailand, namun kedua tim sama-sama hanya mencatat dua shots on target di 45 menit awal.

Menit ke-23, winger kanan Indonesia melepaskan tendangan melengkung dari sisi kotak penalti, tetapi kiper Thailand masih mampu menepis bola ke luar. Peluang terbaik babak pertama justru datang pada menit ke-41 melalui skema bola mati, sayang sundulan bek tengah masih menyentuh mistar gawang. Wasit meniup peluit panjang tanda turun minum dengan kedudukan kacamata 0-0.

Babak Kedua dan Perpanjangan Waktu: Kartu dan VAR Mewarnai

Intensitas meningkat setelah jeda. Menit ke-58, gelandang bertahan Indonesia menerima kartu kuning pertama pertandingan usai menghentikan serangan balik cepat Thailand. Sepuluh menit berselang, Thailand nyaris membuka keunggulan lewat sepakan kaki kiri dari tepi kotak penalti, namun bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang.

Indonesia terus menekan. Statistik mencatat total shots sepanjang 90 menit mencapai 14 berbanding 9 untuk tuan rumah, dengan shots on target 6 melawan 4. Pada menit ke-77, wasit sempat mengecek VAR terkait dugaan handsball di kotak penalti Thailand, tetapi keputusan akhir tetap tidak ada penalti. Beberapa kali jebakan offside berhasil mematikan umpan terobosan Indonesia di sepertiga akhir lapangan.

Memasuki perpanjangan waktu, kedua pelatih melakukan rotasi. Indonesia memasukkan dua pemain segar untuk menjaga intensitas pressing, sementara Thailand menambah satu bek guna mengunci lini belakang. Hingga menit ke-120, clean sheet bertahan untuk kedua tim dan pemenang harus ditentukan lewat tos-tosan penalti.

Adu Penalti dan Euforia di Tribun

Di babak adu penalti, eksekutor Indonesia tampil tenang. Lima penendang utama sukses menjalankan tugas, sementara kiper Indonesia menggagalkan satu tendangan Thailand. Skor akhir adu penalti 4-3 mengukuhkan Indonesia sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026, gelar yang diraih di hadapan puluhan ribu suporter sendiri.

"Kami melatih situasi penalti setiap hari. Para pemain tidak panik dan berani mengambil tanggung jawab," ujar pelatih Timnas Indonesia dalam sesi jumpa pers usai laga.

Seusai penalti terakhir, para pemain melepas selebrasi dengan berlari ke arah tribun suporter. Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno bergemuruh, bendera merah putih berkibar di seluruh penjuru stadion. Kiper Indonesia yang menjadi pahlawan adu penalti langsung diserbu rekan-rekannya di tengah lapangan.

Statistik kunci final: penguasaan bola Indonesia 52 persen, Thailand 48 persen; total shots 16-11; shots on target 7-5; kartu kuning 2-3; kartu merah 0-0; adu penalti 4-3. Kombinasi pressing tinggi dan disiplin bertahan menjadi fondasi kemenangan tuan rumah di laga puncak.

Torehan ini menegaskan konsistensi Indonesia sepanjang turnamen, termasuk catatan clean sheet di fase gugur sebelum final. Bagi Thailand, kekalahan tipis di adu penalti menjadi pil pahit setelah mampu memaksa laga berjalan hingga 120 menit. Namun malam di Jakarta ini jelas milik Indonesia: juara ASEAN Cup 2026, dirayakan bersama laut manusia di tribun Gelora Bung Karno.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User