Thom Haye Pimpin Indonesia Hadapi Thailand di Final ASEAN Cup 2026
Menit ke-90+4, wasit meniup peluit panjang. Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 itu be...
Menit ke-90+4, wasit meniup peluit panjang. Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 itu berjalan dramatis, dengan Thom Haye menjadi poros permainan Garuda sepanjang 120 menit pertandingan yang berlangsung ketat.
Sejak starting XI diumumkan, pelatih Indonesia menurunkan formasi 4-3-3 dengan Haye sebagai gelandang jangkar. Statistik penguasaan bola babak pertama mencatat angka 54 persen untuk Indonesia berbanding 46 persen milik Thailand. Meski unggul penguasaan bola, Garuda hanya mencatat dua shots on target dari tujuh percobaan, sementara Thailand lebih efisien dengan tiga tembakan tepat sasaran.
Babak Pertama: Tekanan Tinggi dan Gol Pembuka
Menit ke-23, Haye melepaskan umpan terobosan sejauh 35 meter yang membelah lini pertahanan Thailand. Bola diterima penyerang sayap Indonesia, yang kemudian melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Kiper Thailand masih bisa menepis, tetapi bola muntah disambar gelandang serang Indonesia menjadi gol pembuka. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Thailand merespons di babak kedua. Menit ke-58, mereka menyamakan kedudukan lewat skema bola mati. Sepakan bebas dari sisi kanan pertahanan Indonesia gagal diantisipasi dengan baik, dan sundulan pemain Thailand menghujam gawang. Skor 1-1 membuat tensi pertandingan meningkat. Kartu kuning pertama di laga ini keluar pada menit ke-63 untuk bek Thailand akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik cepat Indonesia.
Peran Thom Haye dan Statistik Kunci
Hayes bukan hanya pencetak assist. Data pertandingan menunjukkan ia mencatat 92 sentuhan bola, akurasi umpan 89 persen, serta empat kali merebut bola di lini tengah. Ia juga menjadi pemain dengan jarak tempuh tertinggi di tim, mencapai 11,8 kilometer. Kombinasi ini membuat lini tengah Indonesia mampu mengontrol ritme, terutama pada 15 menit terakhir waktu normal.
Menit ke-78, Thailand nyaris berbalik unggul. Tendangan dari luar kotak penalti membentur tiang gawang setelah kiper Indonesia sudah bergerak ke arah berlawanan. VAR sempat meninjau potensi offside pada proses serangan tersebut, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran. Hingga menit ke-90, skor tetap 1-1 dan pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Babak Tambahan dan Momen Penentu
Menit ke-112, Indonesia mendapatkan hadiah penalti setelah pemain Thailand menjatuhkan striker Garuda di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih tanpa ragu. Eksekusi penalti dilakukan dengan tenang, bola masuk ke sudut kanan bawah gawang. Skor berubah 2-1, dan stadion bergemuruh.
Thailand mencoba menekan di sisa waktu. Mereka mencatat tiga sepak pojok beruntun pada menit ke-117 hingga 119, tetapi barisan pertahanan Indonesia tampil disiplin. Clean sheet di babak tambahan menjadi kunci. Hingga peluit akhir berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta.
"Kami tahu Thailand lawan yang sangat sulit. Thom Haye memberi kami keseimbangan di lini tengah, dan seluruh pemain bekerja sesuai rencana," ujar pelatih Timnas Indonesia dalam konferensi pers usai laga.
Dengan hasil ini, Indonesia mengunci gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Catatan akhir pertandingan: penguasaan bola 52 persen untuk Indonesia, shots on target 6 berbanding 5, dan jumlah pelanggaran 14 berbanding 17. Thom Haye keluar sebagai pemain terbaik pertandingan berkat satu assist dan kontribusi defensifnya yang konsisten sepanjang 120 menit.
Kemenangan ini juga menjadi clean sheet kedua bagi Indonesia di fase gugur turnamen. Barisan pertahanan yang dikawal kombinasi bek tengah berpengalaman dan gelandang bertahan seperti Haye terbukti mampu meredam tekanan Thailand, terutama di menit-menit krusial. Kini perhatian beralih ke jadwal internasional berikutnya, dengan skuad Garuda dijadwalkan kembali berkumpul untuk persiapan kualifikasi mendatang.
Comments (0)