Terbongkar dari Celetukan Anak, Suami Bunuh Istri di Jakarta Barat

Jakarta - Pengungkapan kasus pembunuhan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, berawal dari celetukan polos seorang bocah berusia lima tahun. Perempuan berinisial R (40) ditemukan tewas setelah anak kand

Jul 07, 2026 - 23:59
0 1
Terbongkar dari Celetukan Anak, Suami Bunuh Istri di Jakarta Barat

Jakarta - Pengungkapan kasus pembunuhan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, berawal dari celetukan polos seorang bocah berusia lima tahun. Perempuan berinisial R (40) ditemukan tewas setelah anak kandungnya sendiri tanpa sadar membeberkan perbuatan keji yang dilakukan oleh ayah tirinya, ES (30), kepada warga sekitar.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (19/6) sore. Seorang warga yang melintas di dekat rumah korban dikejutkan oleh celotehan anak korban yang masih balita. Bocah itu dengan lugas menceritakan bahwa ibunya dicekik oleh ES menggunakan selembar kain hingga tak bernyawa. Tanpa mengerti sepenuhnya apa yang telah terjadi, anak itu justru menjadi saksi kunci yang membongkar aksi pembunuhan di dalam rumahnya sendiri.

Dicekik Pakai Kain, Suami Siri Jadi Tersangka

Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat mengonfirmasi kronologi penemuan jasad korban. Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritainti.com, warga yang mendengar celetukan anak tersebut segera melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib. "Saksi juga menceritakan bahwa korban telah meninggal," ujar Wahyu, Senin (22/6).

Polisi yang tiba di lokasi segera mengamankan ES tanpa perlawanan. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sehelai kain yang diduga kuat digunakan pelaku untuk mencekik korban. Hasil pemeriksaan medis mengungkap korban meninggal akibat mati lemas karena luka bekas cekikan yang menutup saluran pernapasan.

ES yang merupakan suami siri korban kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Tambora. Pemeriksaan sementara mengarah pada motif pertengkaran rumah tangga yang memuncak. Namun, penyidik masih terus mendalami kronologi pasti serta kemungkinan adanya motif lain di balik aksi brutal ini.

Sementara itu, bocah lima tahun yang menjadi saksi utama kini berada dalam perlindungan keluarga dan Dinas Sosial setempat. Pihak kepolisian mengapresiasi peran anak dan warga sekitar yang dengan cepat melapor, sehingga pelaku bisa langsung diamankan tanpa sempat melarikan diri. Kasus ini menjadi pengingat pahit tentang kekerasan dalam rumah tangga yang kembali merenggut nyawa, sekaligus menunjukkan bahwa suara anak-anak – meski polos – bisa menjadi kunci keadilan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User