Tavares Sebut Persija Komplet, Puji Pemahaman Shin Tae-yong

Surabaya – Menjelang laga perdana Grup C Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Persija Jakarta, Jumat (15/8) malam di Stadion Gelora Bung Tomo, pelatih tuan rumah Bernardo...

Jul 27, 2026 - 21:59
0 0
Tavares Sebut Persija Komplet, Puji Pemahaman Shin Tae-yong

Surabaya – Menjelang laga perdana Grup C Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Persija Jakarta, Jumat (15/8) malam di Stadion Gelora Bung Tomo, pelatih tuan rumah Bernardo Tavares melemparkan pujian setinggi langit kepada calon lawannya. Ia menyebut Macan Kemayoran sebagai tim paling komplet yang pernah ia hadapi selama berkarier di Asia Tenggara, sekaligus memberikan kredit khusus kepada juru taktik anyar mereka, Shin Tae-yong.

Pernyataan yang dilontarkan Tavares di ruang jumpa pers Stadion Gelora Bung Tomo itu langsung menjadi headline. Pasalnya, pujian setinggi itu datang dari pelatih yang dikenal jarang mengagumi lawan secara terbuka. “Saya tidak sedang merendah atau bermain psikologis. Ini fakta. Persija memiliki skuad yang lengkap, dari penjaga gawang berpengalaman hingga striker haus gol. Dan pelatihnya tahu betul seluk-beluk kompetisi Indonesia,” jelasnya.

Pujian untuk “Sang Arsitek” Shin Tae-yong

Perjalanan Shin Tae-yong kembali ke tanah air langsung membuat panas persaingan. Tavares mengaku sudah mengamati pola permainan Persija di dua laga uji coba terakhir yang berakhir dengan kemenangan 3-1 atas RANS Nusantara dan 2-2 kontra Persib Bandung. “Coach Shin tahu persis bagaimana memaksimalkan pemain lokal yang belum tentu dipahami pelatih asing. Itu nilai tambah yang besar buat Persija,” tambahnya.

Shin Tae-yong, arsitek yang membawa Korea Selatan ke semifinal Piala Asia U-23 2022, kini membawa misi membangkitkan Macan Kemayoran. Bersama asisten pelatih yang memahami kultur lokal, ia menerapkan latihan intensitas tinggi yang langsung terlihat dari fisik pemain Persija yang prima di pramusim. Data dari Lab Lapangan menunjukkan rata-rata jarak tempuh pemain Persija mencapai 10,8 km per laga, lebih tinggi 0,3 km dibanding rata-rata musim lalu.

Data statistik mendukung penilaian Tavares. Di dua laga pramusim, Persija mencatat rata-rata penguasaan bola 57%, menyelesaikan 14 umpan kunci per laga, dan hanya kebobolan dua gol dari permainan terbuka. Sementara itu, Persebaya baru saja menaklukkan Dewa United 2-1 dengan efektivitas serangan balik yang menjadi ciri khas Tavares.

Analisis Taktik dan Statistik Jelang Laga

Berdasarkan data dari Liga 1 Match Center, pertemuan terakhir kedua tim di kompetisi resmi terjadi pada Februari 2025, di mana Persebaya menang tipis 1-0 lewat gol cepat Bruno Moreira di menit ke-12. Total dari 12 bentrokan sejak 2022, Bajul Ijo unggul 7 kemenangan berbanding 3, dengan dua laga sisanya berakhir imbang. Namun, kehadiran Shin Tae-yong diprediksi akan mengubah wajah permainan.

Persebaya diperkirakan akan kembali mengandalkan skema 4-3-3 dengan trisula lincah di depan. Bruno Moreira yang telah mencetak 2 gol pramusim akan menjadi kunci, didukung umpan-umpan matang dari gelandang serang Ze Valente. Di kubu tamu, Shin Tae-yong diyakini akan kembali memasang formasi 4-2-3-1 andalannya, menempatkan Rizky Ridho sebagai bek tengah yang akan berduel langsung dengan striker Persebaya, Paulo Victor.

Satu hal yang menjadi perhatian Tavares adalah kecepatan transisi Persija. Dalam dua laga terakhir, Persija mencatatkan rata-rata 6 serangan balik berbahaya per laga, dengan 4 di antaranya menghasilkan tendangan ke gawang. “Mereka sangat efisien dalam memanfaatkan ruang yang ditinggalkan lawan. Kami harus disiplin saat kehilangan bola,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Menariknya, statistik bertahan kedua tim cukup kontras. Persebaya memiliki catatan intersep 18,4 kali per laga di pramusim, menunjukkan agresivitas lini tengah. Sementara Persija lebih memilih penguasaan bola dan membangun serangan dari bawah dengan akurasi operan mencapai 84 persen. “Kami harus sabar dan tidak terpancing. Persija bisa menghukum kami jika kami kehilangan bola di area berbahaya,” tegas Tavares.

Faktor Kunci dan Rekor Pemain

Di luar taktik, motivasi pribadi pemain juga menjadi sorotan. Striker Persija, Gustavo, yang musim lalu sempat memperkuat klub rival, punya rekor bagus bermain di Gelora Bung Tomo—2 gol dalam 3 lawatan. Sementara itu, kiper Persebaya Andhika Ramadhani tengah dalam performa gemilang: ia mencatatkan clean sheet di 3 dari 5 laga pramusim terakhir.

Shin Tae-yong sendiri menanggapinya dengan khas. “Saya sudah lama mengagumi kerja coach Tavares. Dia adalah pelatih cerdas yang selalu menyiapkan kejutan. Tapi kami datang bukan untuk bertahan. Kami datang untuk menang,” ucapnya singkat.

Sementara itu, rekor pertemuan di ajang pramusim juga tak kalah menarik. Sepanjang sejarah Piala Presiden, kedua tim baru sekali bertemu—yakni di edisi 2024—yang berakhir imbang 1-1. Gol penyama kedudukan Persebaya saat itu dicetak oleh bek tengah, Dusan Stevanovic, yang kini sudah tidak memperkuat tim.

Kesimpulan dan Prediksi

Pertarungan dua filosofi—serangan balik cepat vs penguasaan bola sabar—akan menjadi sajian utama malam nanti. Statistik head-to-head sedikit memihak tuan rumah, namun sentuhan Shin Tae-yong membuat Persija sulit diprediksi. Apapun hasilnya, pujian Tavares menjadi bukti bahwa persaingan di Piala Presiden 2026 akan berlangsung panas sejak hari pertama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User