Tanpa Marselino dan Hubner, Timnas Indonesia Tuntaskan Latihan Terakhir
Sesi latihan terakhir skuad Garuda di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7) sore, berlangsung intens namun dibayangi kabar absennya dua pemain andalan. Tim asuhan Shin Tae-yong memat...
Sesi latihan terakhir skuad Garuda di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7) sore, berlangsung intens namun dibayangi kabar absennya dua pemain andalan. Tim asuhan Shin Tae-yong mematangkan strategi jelang duel krusial Grup B Piala AFF 2026 melawan Kamboja, namun kehilangan Marselino Ferdinan dan Justin Hubner yang dipastikan tidak bisa diturunkan. Meskipun demikian, semangat dan fokus tinggi tetap terpancar dari 23 pemain yang menjalani latihan selama 90 menit di bawah cuaca cerah ibu kota.
Detail Absennya Dua Pilar Utama
Marselino Ferdinan, gelandang serang milik Oxford United, terpaksa menepi setelah hasil pemindaian MRI menunjukkan cedera hamstring ringan yang dialami saat sesi latihan tertutup dua hari sebelumnya. Staf medis memperkirakan butuh waktu pemulihan tiga hingga empat hari, sehingga ia belum fit saat laga digelar Senin malam. Sementara itu, bek kiri versatile Justin Hubner harus menjalani sanksi akumulasi dua kartu kuning yang ia terima di pertandingan melawan Myanmar dan Laos. Kedua pemain merupakan starter reguler dalam tiga laga terakhir yang semuanya berakhir dengan kemenangan.
Suasana dan Fokus Latihan Pamungkas
Sesi dimulai pukul 16.00 WIB dengan pemanasan dinamis yang dipimpin oleh pelatih fisik. Shin Tae-yong kemudian membagi tim menjadi dua kelompok untuk latihan taktikal spesifik. Penekanan utama terlihat pada skema build-up dari lini belakang tanpa kehadiran Hubner, dengan Elkan Baggott dan Rizky Ridho disiapkan sebagai duet bek tengah dalam formasi 4-3-3. Asnawi Mangkualam diproyeksikan mengisi pos bek kanan, sementara Pratama Arhan tetap di sisi kiri. Di lini tengah, Ricky Kambuaya, Marc Klok, dan Egy Maulana Vikri berlatih kombinasi umpan pendek untuk mengalirkan bola ke trio penyerang yang dikomandoi Ramadhan Sananta. Pelatih asal Korea Selatan itu juga mengasah transisi bertahan melalui simulasi serangan balik cepat Kamboja yang dikenal kerap merepotkan.
Dokter tim, Syarif Alwi, menyampaikan kondisi pemain lain dalam laporan terbaru. Nadeo Argawinata dipastikan bugar setelah sempat mengalami benturan ringan di sesi sebelumnya. Sementara itu, Witan Sulaeman yang sempat diragukan karena gangguan pencernaan, sudah mengikuti latihan penuh dan siap dimainkan. Kedalaman skuad Garuda kali ini memang cukup menjanjikan, dengan opsi-opsi seperti Dendi Santoso, Muhammad Ferrari, dan Arkhan Fikri yang tampil impresif di latihan.
Statistik dan Rekor Pertemuan
Lima pertemuan terakhir kedua tim menjadi modal berharga bagi Indonesia. Garuda belum pernah kalah dari Kamboja sepanjang sejarah Piala AFF, dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Kemenangan 3-0 pada edisi 2024 silam menjadi kenangan manis, meskipun saat itu Marselino dan Hubner ikut menyumbang kontribusi. Secara rata-rata, Indonesia mengoleksi penguasaan bola sebesar 58 persen dan empat tembakan tepat sasaran per laga melawan Kamboja di turnamen resmi. Kini, tanpa sang kreator serangan Marselino, bekal kreasi peluang bertumpu pada umpan-umpan terukur Egy serta tusukan Asnawi dari flank.
Absennya Hubner juga patut dicermati dari sisi pertahanan. Kamboja terhitung tajam dalam situasi bola mati, mencetak 40 persen gol mereka di kualifikasi Piala AFF melalui skema sepak pojok dan tendangan bebas. Maka latihan defending set-piece digelar khusus pada akhir sesi, dengan Baggott dan Ridho mendapat instruksi ketat untuk menjaga area kotak penalti. Penjaga gawang Nadeo juga dilatih mengantisipasi crossing lambung yang menjadi senjata andalan tim asuhan pelatih Ryu Hirose tersebut.
Komentar Shin Tae-yong dan Respons Skuad
Seusai latihan, Shin Tae-yong menegaskan kepercayaannya pada pemain yang tersedia. Ia menyebut absennya dua pilar sebagai kerugian, namun menekankan bahwa filosofi permainan tim tidak akan berubah. Pelatih berusia 54 tahun itu menginstruksikan para pemain untuk tetap bermain menekan sejak menit awal, dengan target mencetak gol cepat agar ritme permainan bisa dikendalikan. Kapten Asnawi Mangkualam menambahkan bahwa seluruh pemain dalam kondisi mental prima. Mereka bertekad mempersembahkan tiga poin pertama di Grup B demi memuncaki klasemen sementara, mengingat kompetitor lain seperti Thailand dan Vietnam punya modal serupa.
Prediksi Starting XI dan Taktik Melawan Kamboja
Berdasarkan latihan terakhir, formasi 4-2-3-1 nampaknya akan menjadi pilihan, dengan Marc Klok dan Ricky Kambuaya berperan sebagai jangkar ganda. Eksperimen menempatkan Egy sebagai playmaker di belakang Sananta terlihat cukup cair dalam latihan, memungkinkan pergerakan tanpa bola yang menyulitkan bek lawan. Di posisi bek kanan, Asnawi akan kembali menjadi motor serangan lewat overlapping run, sementara Arhan yang memiliki lemparan ke dalam jarak jauh tetap menjadi ancaman dari sisi kiri. Duet Baggott-Ridho bakal diuji kecepatan dan kelincahan lini depan Kamboja yang mengandalkan striker naturalisasi.
Laga Indonesia melawan Kamboja akan digelar di Stadion Madya GBK pada Senin (27/7) pukul 19.00 WIB, disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional. Dukungan lebih dari 15.000 suporter yang telah memadati tribun di laga sebelumnya diprediksi kembali bergema, menambah motivasi bagi Evan Dimas dan kawan-kawan untuk meraih hasil maksimal. Meski tanpa dua bintang, skuad Garuda tetap percaya diri mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan kemenangan.
Comments (0)