PSSI Optimistis Justin Hubner Perkuat Timnas di Piala AFF 2026

Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menargetkan kehadiran bek muda berbakat, Justin Hubner, dalam skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF 2026. Pernyataan terbaru dari Ketua Badan Tim N...

Jul 28, 2026 - 06:08
0 0
PSSI Optimistis Justin Hubner Perkuat Timnas di Piala AFF 2026

Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menargetkan kehadiran bek muda berbakat, Justin Hubner, dalam skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF 2026. Pernyataan terbaru dari Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengonfirmasi bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan sang pemain dan klubnya demi mewujudkan debut Hubner di kompetisi paling bergengsi se-Asia Tenggara tersebut. Optimisme ini muncul seiring dengan perkembangan karier Hubner di level klub dan kebutuhan mendesak akan kedalaman skuad Garuda di lini pertahanan.

Profil Justin Hubner: Talian Belanda di Jantung Pertahanan Garuda

Justin Hubner, lahir pada 21 Desember 2003 di Den Bosch, Belanda, adalah pemain berposisi bek kiri atau tengah yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Pemain dengan tinggi 187 cm ini mengawali karier di akademi FC Den Bosch sebelum bergabung dengan Wolverhampton Wanderers pada tahun 2020. Di level klub, Hubner rutin tampil bersama tim U-21 Wolves di Premier League 2, dengan catatan 34 penampilan dan 2 gol dalam dua musim terakhir. Ia juga sempat menembus skuad utama Wolves pada sesi pramusim dan menjadi pemain cadangan di beberapa laga Premier League.

Proses naturalisasi Hubner rampung pada Maret 2024 setelah ia resmi mengucap sumpah sebagai Warga Negara Indonesia. Meskipun telah beberapa kali dipanggil untuk agenda FIFA Matchday, kendala izin klub dan adaptasi fisik kerap menghambat penampilan perdananya. Namun, PSSI tidak pernah memutus harapan. Sumardji menegaskan bahwa Hubner adalah aset jangka panjang yang sangat diinginkan pelatih Shin Tae-yong untuk memperkukuh lini belakang.

Peran Strategis di Piala AFF 2026

Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember, bertepatan dengan jeda kompetisi antarklub di Eropa. Situasi ini membuka peluang lebih besar bagi pemain naturalisasi untuk mendapat izin dari klubnya. Hubner diharapkan dapat mengisi pos bek kiri atau bek tengah kiri yang selama ini menjadi titik rawan. Dengan menggunakan formasi andalan 4-4-2 atau 3-4-3, Shin Tae-yong membutuhkan bek berkaki kiri yang agresif dan piawai dalam membangun serangan dari belakang. Karakter tersebut melekat pada Hubner—rata-rata 87% akurasi operan dan 5,2 duel udara dimenangkan per laga di level kelompok umur membuatnya cocok menjadi pelengkap duet bersama Jordi Amat atau Rizky Ridho.

Tidak hanya bertahan, Hubner juga memiliki naluri menyerang melalui situasi bola mati. Dari total golnya bersama tim muda Wolves, seluruhnya dicetak melalui sundulan di kotak penalti lawan—sebuah senjata tambahan yang telah lama dinanti oleh skuad Garuda yang kerap minim produktivitas dari situasi set-piece.

Hambatan yang Perlu Diurai

Meskipun optimisme menguat, perjalanan menuju Piala AFF 2026 tidak sepenuhnya mulus. Wolves saat ini tengah berjuang di papan atas Championship dan diprediksi akan kembali promosi ke Premier League pada musim 2026/2027. Dengan padatnya jadwal Championship (46 pertandingan reguler, belum termasuk play-off), Wolves akan sangat berhati-hati melepas pemain potensial seperti Hubner di tengah musim. Jika Hubner berhasil menembus skuad utama reguler, klub berhak menahan pemain di luar kalender FIFA—terlebih Piala AFF tidak termasuk dalam jendela resmi FIFA. PSSI melalui Sumardji harus melakukan lobi intensif dan membangun kesepahaman sejak dini agar klub legawa melepas pemainnya.

Persaingan internal di timnas juga kian sengit. Kehadiran Shayne Pattynama, Pratama Arhan, dan Calvin Verdonk di pos bek kiri membuat Hubner harus membuktikan kualitasnya di setiap pemusatan latihan. Meski demikian, performa Hubner yang konsisten bersama Wolves U-21, termasuk mencatatkan 7 clean sheet dalam satu musim, memberi modal kuat untuk bersaing. Ditambah dengan kehadiran pemain keturunan lain yang terus diproses, Shin Tae-yong memiliki banyak opsi—dan hanya pemain dengan performa konsisten yang akan mendapat tempat.

Visi Besar PSSI untuk Generasi Emas

Upaya mengamankan Justin Hubner adalah bagian dari proyek besar PSSI menuju Piala Dunia 2030. Federasi mengambil langkah agresif dalam merekrut pemain diaspora, sembari membina talenta muda lokal melalui kompetisi usia dini. Pada Piala AFF 2026 nanti, Timnas Indonesia diproyeksikan akan dihuni oleh wajah-wajah naturalisasi yang telah matang seperti Sandy Walsh, Ivar Jenner, Rafael Struick, serta Hubner. Perpaduan dengan pilar lokal macam Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman diyakini akan menghasilkan tim yang solid dan haus prestasi. Piala AFF 2026 menjadi ajang pembuktian pertama proyek naturalisasi jilid dua ini. Turnamen dua tahunan yang mempertemukan 10 negara ASEAN tersebut menawarkan gengsi regional sekaligus kesempatan mengasah tim menjelang Kualifikasi Piala Asia 2027.

Sumardji menutup pembicaraan dengan optimisme terukur. “Kami tidak hanya mengejar hasil instan, tetapi membangun fondasi untuk masa depan,” tegasnya, meyakini bahwa Hubner akan menjadi bagian dari puzzle besar tersebut. Bagi publik sepak bola Tanah Air, kehadiran Hubner di Piala AFF 2026 adalah secercah asa untuk akhirnya mengakhiri puasa gelar di kompetisi ini sejak 2010 silam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User