Suporter Maung Bandung Padati Persib Store Jelang Laga Penentuan Juara
Sabtu pagi (23/5/2026) menjadi hari yang penuh gairah bagi Bobotoh. Ribuan suporter Maung Bandung memadati Persib Store di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, u
Sabtu pagi (23/5/2026) menjadi hari yang penuh gairah bagi Bobotoh. Ribuan suporter Maung Bandung memadati Persib Store di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, untuk memburu atribut resmi klub menjelang laga penentuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Kemenangan di laga pamungkas kontra rival bebuyutan akan memastikan trofi liga ke-8 sepanjang sejarah Persib Bandung, sehingga atmosfer euforia sudah terasa berhari-hari sebelumnya. Pantauan Bola.com di lokasi sejak pukul 06.30 WIB menunjukkan antrean telah mengular hingga ke trotoar jalan, didominasi oleh massa berpakaian biru yang tak sabar mendapatkan jersey edisi spesial serta syal perayaan.
Pagi Hari: Antrean Mengular Sejak Subuh
Gelombang pertama suporter datang bahkan sebelum matahari terbit. Mereka rela mengantre lebih dari dua jam demi mendapat prioritas masuk ke toko yang baru dibuka pukul 08.00 WIB. Pihak manajemen Persib Store sebenarnya sudah mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan menambah stok jersey terbaru, namun antusiasme ternyata melampaui perkiraan.
- Pukul 05.30 WIB – Puluhan Bobotoh sudah duduk berbaris di depan pintu utama, membawa tikar dan bekal sarapan. Beberapa di antaranya berasal dari luar kota seperti Cimahi, Sumedang, bahkan Garut.
- Pukul 07.00 WIB – Petugas keamanan memperlebar area antrean karena jumlah suporter terus membengkak mencapai sekitar 400 orang. Lagu-lagu dukungan mulai dilantunkan secara spontan, menciptakan suasana layaknya tribun stadion.
- Pukul 08.00 WIB – Pintu resmi dibuka. Ratusan orang langsung menyerbu ke bagian depan toko, berebut menuju rak yang memajang jersey kandang edisi “Maung Champion” bertabur bintang juara. Dua jam kemudian, stok jersey ukuran L dan XL ludes terjual.
Siang Hari: Transaksi Melonjak 300 Persen
Menjelang tengah hari, situasi di dalam toko semakin padat. Menurut Store Manager Persib Store, Irfan Maulana, omzet penjualan pada hari itu melonjak hingga 300% dibandingkan hari biasa.
“Kami sudah menyiapkan 5.000 potong jersey edisi khusus, syal, dan topi. Namun, permintaan luar biasa, terutama setelah konfirmasi bahwa laga final akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan penonton penuh. Ini adalah momen bersejarah, jadi para Bobotoh ingin menjadi bagian dari perayaan,” ungkap Irfan saat ditemui di sela-sela melayani pembeli.
Selain jersey, atribut seperti bendera klub, syal bertuliskan “We Are Champion”, hingga stiker tempel di helm juga menjadi buruan. Beberapa suporter bahkan membeli dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada komunitas di daerah asalnya. Fatih, seorang Bobotoh asal Soreang, mengaku sengaja mengambil cuti kerja agar bisa berbelanja lebih awal.
“Saya sudah nabung dari tiga bulan lalu buat beli jersey musim ini. Kalau nanti Persib juara, saya mau pakai jersey ini pas pawai kemenangan. Ini bukan sekadar baju, tapi kebanggaan,” ujarnya dengan mata berbinar.
Fenomena Jersey Culture di Kalangan Suporter Indonesia
Pengamat sepak bola nasional memandang fenomena ini sebagai bukti matangnya budaya suporter di Indonesia. Kepemilikan atribut resmi bukan lagi sekadar konsumsi pribadi, melainkan bagian dari identitas kolektif. Di saat tim kesayangan berada di ambang juara, “agregat emosional” itu menjelma menjadi kekuatan ekonomi signifikan. Data Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) bahkan mencatat, musim 2025/2026 menyumbang pendapatan merchandise tertinggi sepanjang sejarah kompetisi profesional, dengan Persib dan Persebaya sebagai motor utama.
Pemerintah Kota Bandung pun ikut merasakan dampak positif. Hotel-hotel di sekitar Stadion GBLA dilaporkan penuh hingga akhir pekan depan, sementara sektor transportasi online mencatat lonjakan pemesanan menuju titik-titik nobar. “Ekosistem sepak bola yang sehat memang harus seperti ini, memberi efek domino ke pelaku UMKM dan pariwisata kota,” ujar pengamat olahraga dari Universitas Padjadjaran, Agus Wahyudi.
Dengan laga puncak yang semakin dekat, gelombang biru di Persib Store hanyalah awal. Euforia akan terus mengalir hingga peluit panjang dibunyikan dan trofi diangkat. Bobotoh sudah siap, dan Bandung siap berpesta.