Subsidi Listrik Diperpanjang, Warga Kreatif Ubah Sampah Plastik Jadi Pot

Pemerintah resmi memperpanjang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor ketenagalistrikan dengan memberikan subsidi listrik bagi masyarakat hingga M

Jul 12, 2026 - 00:39
0 1
Subsidi Listrik Diperpanjang, Warga Kreatif Ubah Sampah Plastik Jadi Pot

Pemerintah resmi memperpanjang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor ketenagalistrikan dengan memberikan subsidi listrik bagi masyarakat hingga Maret 2021. Program ini dapat diklaim mulai 7 Januari 2021, menjadi napas segar bagi jutaan rumah tangga yang masih berjuang menghadapi dampak ekonomi pandemi. Di sisi lain, semangat bertahan memunculkan gelombang kreativitas warga: memanfaatkan bekas kemasan plastik minyak goreng atau sabun cuci piring menjadi planter bag—pot tanaman vertikal yang ekonomis dan ramah lingkungan.

Kronologi Perpanjangan Subsidi Listrik

  1. 7 Januari 2021 – Pemerintah membuka klaim subsidi listrik PEN periode Januari–Maret. Pelanggan golongan 450 VA dan 900 VA bersubsidi dapat menikmati diskon 100% dan 50%.
  2. 20 Januari 2021 – Antrean warga mengisi pulsa token listrik mulai terpantau di Rumah Susun Bendungan Hilir 2, Jakarta. Mereka memanfaatkan momentum diskon untuk mengisi token sebanyak-banyaknya.
  3. Hingga Maret 2021 – Subsidi listrik berlaku penuh. Pemerintah mengimbau warga tetap bijak menggunakan energi agar bantuan tepat sasaran.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, seorang penghuni rusun, Ika (38), mengaku terbantu.

"Biasanya sebulan habis Rp100 ribu untuk listrik. Sekarang dengan diskon, bisa hemat setengahnya. Uangnya saya pakai buat beli bibit sayur,"
tuturnya. Penghematan inilah yang mendorong Ika dan sejumlah warga mencari cara baru menekan pengeluaran rumah tangga.

Inspirasi Planter Bag dari Bekas Kemasan

Bersamaan dengan program subsidi listrik, komunitas pegiat lingkungan membagikan inspirasi planter bag dari bekas kemasan plastik minyak goreng, sabun cuci piring, hingga bungkus parsel Lebaran. Ide sederhana ini viral setelah dibagikan di platform gemini.com dan menjadi jawaban atas dua masalah sekaligus: sampah plastik dan kebutuhan pangan rumahan.

Teknik pembuatannya terbilang mudah. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pilih kemasan plastik tebal berukuran 1–2 liter yang masih utuh, seperti bekas minyak goreng atau deterjen cair.
  2. Bersihkan sisa isi dengan air dan sabun hingga benar-benar bebas minyak atau bahan kimia.
  3. Potong bagian atas kemasan, lalu buat beberapa lubang kecil di bagian bawah sebagai drainase.
  4. Lipat tepi potongan agar tidak tajam, atau lapisi dengan lakban kain agar aman saat dipegang.
  5. Isi dengan campuran tanah, kompos, dan sekam bakar. Tanam bibit cabai, seledri, kangkung, atau tanaman hias.
  6. Gantung di dinding atau pagar dengan tali rafia. Dalam dua minggu, tanaman sudah mulai tumbuh.

Dua Manfaat Sekaligus: Ekonomi dan Lingkungan

Inisiatif ini mendapat sambutan positif karena memberikan manfaat ganda. Pertama, warga bisa menanam sendiri kebutuhan dapur sehingga mengurangi belanja harian. Kedua, mengurangi volume sampah plastik rumah tangga. Data Dinas Lingkungan Hidup Jakarta mencatat, limbah plastik jenis kemasan berkontribusi hingga 15% dari total sampah kota. Dengan mengubahnya menjadi pot, sebuah keluarga bisa menyelamatkan 5–10 kemasan per bulan dari tempat pembuangan akhir.

"Saya sudah tiga bulan pakai planter bag dari bekas sabun cuci piring. Cabai rawit panen terus, nggak perlu beli. Hemat juga," ujar Retno, warga Ciputat yang mengaku terinspirasi dari unggahan gemini.com. Ia kini menjadikan kebun vertikalnya sebagai percontohan di lingkungan RT.

Kombinasi subsidi listrik dan kreativitas daur ulang menjadi cermin ketangguhan warga kota. Pemerintah menyediakan keringanan beban listrik agar aktivitas dasar tetap terjangkau, sementara warga mengambil langkah proaktif menciptakan sumber pangan mandiri. Kolaborasi ini diharapkan mampu meredam dampak ekonomi sekaligus membangun budaya hijau pascapandemi.

Dengan subsidi yang masih berjalan hingga Maret, warga memiliki ruang fiskal lebih longgar. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk mulai mengadopsi kebiasaan berkelanjutan, salah satunya melalui urban farming ala planter bag. Pada akhirnya, pemulihan ekonomi tidak hanya bertumpu pada bantuan, tetapi juga pada inovasi akar rumput yang lahir dari keterbatasan.

[SOCIAL_TWEET]: Pemerintah perpanjang subsidi listrik hingga Maret 2021. Di saat yang sama, warga kreatif sulap kemasan plastik bekas jadi planter bag untuk tanam sayur sendiri. Dua kabar baik di tengah pandemi! #SubsidiListrik #DaurUlang #UrbanFarming[SOCIAL_TG]: 💡 Subsidi listrik hingga Maret 2021 sudah bisa diklaim. 🪴 Sambil hemat token, coba ide planter bag dari bekas plastik—tanam cabai sendiri, panen setiap minggu. Lingkungan terjaga, dompet aman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User