KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT Suap Penerimaan Mahasiswa

PURWOKERTO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang mengguncang dunia pendidikan tinggi. Ketua KPK Setyo Bu

KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT Suap Penerimaan Mahasiswa

PURWOKERTO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang mengguncang dunia pendidikan tinggi. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi bahwa Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Akhmad Sodiq, ditangkap dalam OTT. Kasus ini diduga terkait dengan suap penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran.

Penangkapan pucuk pimpinan perguruan tinggi negeri ini menjadi perhatian luas publik. Unsoed merupakan salah satu universitas negeri terkemuka di Jawa Tengah yang bermarkas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Selama ini Unsoed dikenal sebagai kampus bereputasi baik dan banyak diminati calon mahasiswa dari berbagai daerah. Fakultas Kedokteran menjadi salah satu prodi paling kompetitif karena daya tampungnya terbatas, sementara jumlah pendaftar setiap tahun selalu melampaui kuota. Kondisi semacam inilah yang kerap menjadi celah terjadinya praktik suap di jalur penerimaan mahasiswa.

Konfirmasi Ketua KPK Setyo Budiyanto

Kabar penangkapan ini mengemuka setelah Ketua KPK Setyo Budiyanto memberikan pernyataan resmi kepada awak media. Ia membenarkan bahwa Akhmad Sodiq yang kini menjabat Rektor Unsoed ikut diamankan dalam operasi senyap tersebut. Penegasan ini sekaligus memastikan bahwa penindakan yang dilakukan KPK tidak hanya menyentuh pejabat level bawah, melainkan menembus jajaran tertinggi manajemen kampus.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, ditangkap dalam OTT. Kasus ini diduga terkait suap penerimaan mahasiswa Kedokteran.

Meski demikian, KPK belum merinci lebih jauh jumlah pihak yang diamankan, besaran dugaan suap, maupun nama-nama lain yang terlibat. Keterangan yang lebih lengkap biasanya disampaikan KPK setelah pemeriksaan awal terhadap para pihak yang ditangkap selesai dilakukan. Publik pun menanti perkembangan selanjutnya dari kasus yang menyeret nama besar kampus kebanggaan Banyumas ini.

Kronologi Penangkapan dalam OTT

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, berikut urutan peristiwa yang terjadi dalam operasi tangkap tangan di lingkungan Unsoed pada penghujung Desember 2025:

  1. KPK melaksanakan OTT yang menyasar sejumlah pihak di lingkungan Unsoed Purwokerto.
  2. Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, turut diamankan petugas dalam operasi tersebut.
  3. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi penangkapan Akhmad Sodiq kepada publik.
  4. OTT diduga berkaitan dengan praktik suap penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unsoed.
  5. Sejumlah orang yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal sesuai prosedur penindakan KPK.

Dugaan Suap di Penerimaan Mahasiswa Kedokteran

Fakultas Kedokteran memang menjadi salah satu gerbang masuk paling kompetitif di Unsoed. Setiap tahun, ribuan pendaftar memperebutkan kursi yang sangat terbatas. Tingginya persaingan dan besarnya nilai yang dipertaruhkan membuat jalur penerimaan mahasiswa kedokteran rawan disusupi praktik jual beli kursi. Jika dugaan ini terbukti, kasus tersebut akan menjadi catatan kelam bagi tata kelola penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri. KPK sebelumnya juga kerap menyoroti praktik serupa di sejumlah universitas lain, sehingga pengawasan terhadap jalur penerimaan mahasiswa baru terus diperkuat.

Langkah Hukum Selanjutnya

Dalam prosedur penindakan KPK, OTT merupakan langkah awal untuk menangkap basah pelaku beserta barang bukti. Setelah operasi berlangsung, para pihak yang diamankan diperiksa secara intensif dalam waktu singkat untuk menentukan status hukumnya. Sesuai hukum acara, KPK memiliki kewenangan menahan tersangka untuk kepentingan penyidikan. Perkembangan kasus akan diumumkan secara bertahap, mulai dari konferensi pers penindakan, penyidikan, hingga pelimpahan berkas ke pengadilan tindak pidana korupsi.

Dampak bagi Unsoed dan Dunia Pendidikan

Penangkapan rektor tentu membawa implikasi besar bagi Unsoed. Sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, dilanda kecemasan atas arah kepemimpinan kampus ke depan. Roda organisasi universitas diharapkan tetap berjalan normal dengan pengawasan Kementerian Pendidikan Tinggi. Sementara itu, calon mahasiswa dan orang tua diimbau untuk tidak melayani segala bentuk tawaran jasa perantara penerimaan mahasiswa yang mengarah pada pungutan liar. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa integritas dan transparansi adalah harga mati dalam tata kelola pendidikan tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Publik, khususnya sivitas akademika Unsoed, berharap proses hukum berjalan transparan dan akuntabel sehingga kasus ini dapat diusut tuntas tanpa pandang bulu.

[SOCIAL_TWEET]: KPK tangkap basah Rektor Unsoed Akhmad Sodiq! OTT ini diduga terkait suap penerimaan mahasiswa Kedokteran. #KPK #Unsoed #Beritainti[SOCIAL_TG]: 🚨 Rektor Unsoed Purwokerto Akhmad Sodiq terjaring OTT KPK. Diduga terkait suap penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User