Spanyol Tundukkan Prancis, Amankan Tiket Final Piala Dunia 2026

ARLINGTON, TEXAS — Spanyol memastikan langkah ke partai puncak Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis dengan skor akhir 2-1 dalam laga semifinal yang berlangsung sengit di AT&T Stadium, Selasa...

Spanyol Tundukkan Prancis, Amankan Tiket Final Piala Dunia 2026

ARLINGTON, TEXAS — Spanyol memastikan langkah ke partai puncak Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis dengan skor akhir 2-1 dalam laga semifinal yang berlangsung sengit di AT&T Stadium, Selasa malam (14/7). Dua gol dari Lamine Yamal dan Nico Williams menjadi pembeda, sementara Les Bleus hanya mampu membalas sekali lewat Kylian Mbappé. Pertandingan yang disaksikan lebih dari 80.000 penonton ini menampilkan duel taktik kelas dunia antara Luis de la Fuente dan Didier Deschamps.

Sepanjang 90 menit, La Roja mendominasi penguasaan bola dengan angka 61% berbanding 39%. Namun efisiensi menjadi kunci — dari 8 shots on target yang dilepaskan Spanyol, dua di antaranya bersarang di gawang Mike Maignan. Prancis yang mengandalkan serangan balik cepat hanya mencatatkan 4 tembakan tepat sasaran. Statistik expected goals (xG) menunjukkan keunggulan Spanyol 1,87 berbanding 0,94 milik Prancis, menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan.

Babak Pertama: Gol Cepat dan Dominasi Spanyol

Menit ke-17, Lamine Yamal membuka keunggulan Spanyol melalui skema serangan yang dibangun dari sisi kanan. Menerima umpan terobosan dari Pedri, winger berusia 19 tahun itu menusuk ke kotak penalti, mengecoh Jules Koundé dengan gerakan step-over, lalu melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh. Maignan tak mampu menjangkau bola yang bersarang manis di sudut kiri atas gawangnya. Assist Pedri menjadi yang kelima sepanjang turnamen, menjadikannya pencetak assist terbanyak sementara.

Prancis bereaksi cepat. Menit ke-24, Mbappé nyaris menyamakan kedudukan lewat skema serangan balik tiga lawan tiga. Berawal dari umpan panjang Eduardo Camavinga, Mbappé berlari kencang meninggalkan Dani Carvajal, namun penyelamatan gemilang Unai Simón dengan ujung jarinya menggagalkan peluang emas tersebut. Simón yang tampil sebagai starter ke-30 di turnamen besar menunjukkan refleks kelas dunia, menepis bola yang mengarah ke tiang dekat.

Menjelang turun minum, Spanyol menggandakan keunggulan. Menit ke-41, Nico Williams yang beroperasi di sisi kiri melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat membentur William Saliba dan berubah arah, membuat Maignan salah langkah. Gol kedua ini sempat diperiksa oleh VAR karena dugaan offside pada posisi Álvaro Morata yang berada di jalur pandang kiper, namun wasit asal Argentina, Facundo Tello, mengesahkan gol setelah peninjauan singkat. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Babak Kedua: Kebangkitan Les Bleus yang Tak Cukup

Memasuki babak kedua, Deschamps melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Michael Olise menggantikan Ousmane Dembélé. Pergantian ini langsung memberi dampak. Menit ke-58, Olise melepaskan umpan silang akurat dari sisi kanan yang disambut tandukan Mbappé. Bola meluncur deras ke sudut bawah gawang Simón — gol! Prancis memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Assist Olise menjadi pencapaian keempatnya di turnamen ini, menegaskan statusnya sebagai salah satu kreator serangan terbaik Les Bleus.

Rodri, yang sepanjang pertandingan menjadi jangkar vital di lini tengah Spanyol, bekerja keras memutus aliran bola Prancis. Statistik mencatat gelandang Manchester City itu melakukan 4 intersep, 3 tekel sukses, dan 92% akurasi umpan dari 87 sentuhan. Duetnya dengan Pedri di lini tengah menjadi fondasi kokoh yang sulit ditembus. Meski Prancis meningkatkan intensitas serangan — termasuk peluang emas dari Antoine Griezmann di menit ke-72 yang membentur mistar gawang — Spanyol mampu mempertahankan keunggulan.

Kartu kuning yang diterima Aurélien Tchouaméni pada menit ke-67 akibat pelanggaran keras terhadap Yamal semakin mempersulit upaya Prancis. Ketegangan memuncak di 15 menit terakhir ketika Prancis memasukkan Marcus Thuram dan Randal Kolo Muani untuk menambah daya gedor. Namun, lini pertahanan Spanyol yang dikomandoi Aymeric Laporte dan Pau Cubarsí tampil disiplin, memenangi 7 dari 10 duel udara di kotak penalti sendiri.

Menit ke-89, Kolo Muani memiliki peluang emas setelah lolos dari jebakan offside, tetapi tendangannya melebar tipis di sisi kiri gawang Simón. Momen ini menjadi simbol frustrasi Les Bleus sepanjang malam. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk La Roja tetap tak berubah.

"Kami menghadapi tim hebat dengan pemain-pemain luar biasa, tapi saya sangat bangga dengan cara anak-anak bertahan dan tetap tenang di bawah tekanan. Ini kemenangan kolektif — dari Unai di bawah mistar hingga Lamine dan Nico di depan," ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Menatap Final: Spanyol dalam Sejarah

Dengan hasil ini, Spanyol mencatatkan clean sheet keenam dalam tujuh pertandingan — sebuah pencapaian defensif yang belum pernah terjadi sejak era kejayaan mereka di 2010. Lini depan muda mereka, Yamal dan Williams, telah mengoleksi total 9 gol dan 7 assist sepanjang turnamen, menjadikan duo ini sebagai pasangan sayap paling mematikan di Piala Dunia 2026.

Bagi Prancis, kekalahan ini mengakhiri ambisi meraih bintang ketiga setelah gelar 1998 dan 2018. Mbappé yang tampil sebagai kapten menyelesaikan turnamen dengan 5 gol, namun tak cukup membawa Les Bleus melangkah lebih jauh. "Rasanya sangat mengecewakan. Kami memberikan segalanya, tapi Spanyol pantas menang malam ini," ujar Mbappé singkat di zona campuran.

Spanyol kini menanti pemenang antara Argentina dan Portugal yang akan bertanding keesokan harinya. Apapun lawannya di final nanti, satu hal yang pasti: La Roja telah menulis babak baru dalam sejarah sepak bola mereka. Formasi 4-3-3 fleksibel ala De la Fuente, ditopang energi muda dan pengalaman pemain senior seperti Rodri dan Carvajal, menjadikan tim ini sebagai kandidat juara yang sangat layak. AT&T Stadium malam itu menjadi saksi — era baru sepak bola Spanyol telah tiba.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User