Son Pamit ke Piala Asia dengan Gol, Tottenham Tekuk Bournemouth
Skor akhir 3-1 untuk Tottenham Hotspur atas Bournemouth pada pekan ke-20 Liga Inggris 2023/2024 di Tottenham Hotspur Stadium, London. Laga yang berlangsung Minggu malam waktu setempat itu menjadi pang...
Skor akhir 3-1 untuk Tottenham Hotspur atas Bournemouth pada pekan ke-20 Liga Inggris 2023/2024 di Tottenham Hotspur Stadium, London. Laga yang berlangsung Minggu malam waktu setempat itu menjadi panggung perpisahan sementara bagi Son Heung-min, yang menyumbang satu gol sebelum bergabung dengan timnas Korea Selatan untuk Piala Asia 2023. Kemenangan ini mengangkat Spurs ke peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 39 poin dari 20 pertandingan, sementara Bournemouth tertahan di posisi ke-12 dengan 25 poin.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak menit awal, Tottenham tampil agresif dengan formasi 4-3-3 yang dihuni Son Heung-min, Richarlison, dan Brennan Johnson di lini depan. Penguasaan bola babak pertama tercatat 62 persen untuk tuan rumah berbanding 38 persen milik Bournemouth. Menit ke-9, Spurs membuka keunggulan melalui sundulan Pape Matar Sarr yang memanfaatkan umpan silang Pedro Porro dari sisi kanan. Bournemouth mencoba merespons melalui serangan balik cepat Dominic Solanke, namun bek tengah Cristian Romero tampil disiplin menjaga garis pertahanan.
Menit ke-23, Son Heung-min melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang masih melebar tipis di sisi kiri gawang Neto. Tekanan Tottenham berbuah manis pada menit ke-37. Umpan terobosan Giovani Lo Celso diterima Richarlison, yang kemudian melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan gawang. Skor berubah 2-0. Bournemouth sempat memperkecil ketertinggalan lewat Alex Scott pada menit ke-43, memanfaatkan kelengahan lini belakang Spurs setelah tendangan sudut. Babak pertama ditutup dengan kedudukan 2-1.
Keputusan VAR dan Dominasi Spurs di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pelatih Bournemouth Andoni Iraola mengubah formasi menjadi 4-2-3-1 dengan memasukkan Marcus Tavernier untuk menambah daya gedor di sayap kiri. Namun Tottenham tetap mengendalikan permainan. Statistik shots on target di akhir laga mencatat 8 berbanding 3 untuk keunggulan Spurs, dengan total tembakan 19 berbanding 11. Menit ke-52, wasit sempat menghentikan pertandingan untuk meninjau potensi offside pada gol kedua Tottenham melalui teknologi VAR. Keputusan akhir tetap mengesahkan gol tersebut karena Richarlison berada dalam posisi onside saat menerima bola.
Menit ke-71, Son Heung-min akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari serangan cepat, Johnson mengirim umpan lambung terukur ke kotak penalti. Son yang berlari dari lini kedua menyambut bola dengan tendangan voli kaki kanan yang tak mampu dijangkau Neto. Skor menjadi 3-1, sekaligus menjadi gol ke-12 Son di Liga Inggris musim ini. Ia kemudian ditarik keluar pada menit ke-83 dan mendapat standing ovation dari pendukung tuan rumah.
"Son memberikan segalanya untuk tim ini. Gol itu adalah cara terbaik untuk mengucapkan selamat jalan sementara. Kami berharap dia kembali dengan sehat dan membawa pengalaman berharga dari Piala Asia," ujar pelatih Tottenham, Ange Postecoglou, dalam konferensi pers usai laga.
Catatan Taktik dan Dampak bagi Kedua Tim
Dari sisi taktik, Postecoglou tetap setia pada pendekatan menyerang dengan garis pertahanan tinggi. Spurs mencatatkan 89 persen akurasi umpan di area pertahanan lawan, menunjukkan dominasi penguasaan bola yang efektif. Bournemouth, meski kalah, sempat menciptakan peluang berbahaya melalui Solanke dan Justin Kluivert, namun clean sheet gagal diraih karena satu gol Scott. Kartu kuning dikeluarkan untuk Ryan Christie dari Bournemouth pada menit ke-64 akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Tottenham yang akan kehilangan Son selama beberapa pekan. Lini serang Spurs kini bergantung pada Richarlison dan Johnson untuk menjaga konsistensi. Sementara itu, Bournemouth harus segera bangkit jika ingin menjauh dari zona bawah. Dengan penguasaan bola hanya 38 persen dan tiga shots on target, Iraola dituntut memperbaiki efisiensi serangan menjelang laga berikutnya melawan Liverpool. Bagi Son, laga ini menjadi penutup manis sebelum memperkuat Korea Selatan di Piala Asia 2023, di mana ia diharapkan menjadi kapten sekaligus ujung tombak timnas.
Comments (0)