Sekjen Kemendagri Imbau Pemda Jaga Konsistensi Penurunan Indeks Harga

Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh Indonesia diminta untuk tidak lengah dan terus memperkuat upaya pengendalian harga pangan guna mempertahankan tren positif penurunan Indeks Perkembangan Harga (IP

Jul 07, 2026 - 22:56
0 1
Sekjen Kemendagri Imbau Pemda Jaga Konsistensi Penurunan Indeks Harga

Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh Indonesia diminta untuk tidak lengah dan terus memperkuat upaya pengendalian harga pangan guna mempertahankan tren positif penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Imbauan strategis ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, dalam sebuah forum koordinasi penting yang membahas stabilitas ekonomi daerah.

Fokus pada Komoditas Pangan Strategis

Dalam arahannya, Tomsi menekankan bahwa meskipun kondisi inflasi secara umum mulai menunjukkan perbaikan, kewaspadaan tinggi harus tetap dijaga. Ia secara spesifik menyoroti pergerakan harga sejumlah komoditas pangan pokok yang masih berpotensi memicu gejolak, terutama beras dan minyak goreng. Menurutnya, kedua komoditas ini kerap menjadi pemicu utama fluktuasi inflasi di berbagai wilayah apabila pengawasannya kendur.

Pernyataan tersebut mengemuka saat Tomsi memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah. Kegiatan tersebut digelar secara hybrid, bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta. Media kami melaporkan bahwa forum ini menjadi wadah sinkronisasi antara pemerintah pusat dan seluruh jajaran pemda untuk menyamakan persepsi mengenai mitigasi risiko kenaikan harga.

Pengendalian Harga sebagai Rutinitas Harian

Tomsi Tohir mengingatkan bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar proyek insidental, melainkan pekerjaan rumah harian yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Ia menggarisbawahi pentingnya fokus pada kelompok pengeluaran yang paling rentan mengalami perubahan.

"Yang kita lakukan sehari-hari adalah fokus pada makanan, minuman, dan tembakau. Tentunya kita tidak berpuas diri, tetap kita harus berusaha sekeras-kerasnya agar makanan, minuman, dan tembakau ini tidak terjadi kenaikan-kenaikan yang signifikan," tegas Tomsi dalam keterangan tertulis yang diterima Beritainti.com, Senin (6/7/2026).

Pernyataan ini menegaskan bahwa di balik membaiknya angka inflasi, masih ada potensi tekanan yang bisa muncul sewaktu-waktu apabila rantai pasok dan distribusi tidak dikelola dengan cermat. Tomsi menekankan agar jajaran pemda tidak berpuas diri dan terus memonitor pergerakan harga secara real-time di lapangan.

Sinergi Pusat dan Daerah

Lebih lanjut, Sekjen Kemendagri mendorong agar seluruh kepala daerah memanfaatkan instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk intervensi pasar ketika terjadi lonjakan harga. Langkah-langkah seperti operasi pasar, kerja sama antar daerah surplus dan defisit, serta optimalisasi program tanam menjadi senjata utama menahan laju inflasi.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah daerah berhasil mencatatkan penurunan IPH yang cukup signifikan pada semester pertama tahun ini. Namun demikian, tantangan terbesar tetap terletak pada konsistensi. Pemerintah pusat berharap momentum positif ini bisa dirawat hingga akhir tahun demi menjaga daya beli masyarakat bawah. Hingga berita ini diturunkan, Kemendagri memastikan akan terus menggelar evaluasi mingguan terhadap kinerja pengendalian inflasi di seluruh Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Reporter Teknologi. Reporter teknologi format ringkasan mudah baca.

Comments (0)

User