Rotasi Besar di Polda Metro Jaya: Tiga Kapolres dan Kabid Propam Ikut Diganti
Jakarta - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar mutasi dan rotasi besar-besaran pada sejumlah posisi strategis di tubuh institusi. Perombakan signifikan terjadi di lingkungan Ke
Jakarta - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar mutasi dan rotasi besar-besaran pada sejumlah posisi strategis di tubuh institusi. Perombakan signifikan terjadi di lingkungan Kepolisian Daerah Metro Jaya, menyasar jabatan mulai dari kepala kepolisian resor hingga direktur dan kepala bidang kedokteran dan kesehatan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, pergeseran personel ini tertuang dalam lima surat telegram yang diterbitkan pada 25 Agustus 2026. Surat telegram tersebut bernomor ST/1335/VI/Kep/2026 hingga ST/1341/VI/Kep/2026. Kebijakan ini menunjukkan langkah institusi dalam melakukan penyegaran dan pembinaan karier bagi para perwira menengah dan tinggi.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan keterangan resmi terkait rotasi ini.
"Mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi," ujar Trunoyudo.
Dalam daftar mutasi yang beredar, sedikitnya tiga posisi kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya mengalami pergantian. Selain itu, posisi strategis lainnya seperti Kabid Propam Polda Metro Jaya juga turut dirotasi. Perombakan tidak hanya berhenti di level kepolisian resor, melainkan juga menyentuh jabatan direktur dan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) di jajaran polda tersebut.
Langkah mutasi ini dipandang sebagai bagian dari strategi organisasi Polri untuk menempatkan personel yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan dinamika kamtibmas di wilayah Ibu Kota. Rotasi memberikan kesempatan bagi para perwira untuk merasakan berbagai posisi penugasan guna memperkaya pengalaman dan kompetensi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Metro Jaya masih dalam proses serah terima jabatan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan lancar pasca perombakan ini. Masyarakat diimbau tidak perlu spekulasi berlebihan karena mutasi merupakan siklus alamiah dalam pembinaan karier di tubuh Korps Bhayangkara.
Comments (0)