Rodri Bawa Spanyol Singkirkan Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol! La Roja menyingkirkan Portugal dalam pertarungan sengit babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Gol Lamine ...

Aug 08, 2026 - 10:39
0 0
Rodri Bawa Spanyol Singkirkan Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol! La Roja menyingkirkan Portugal dalam pertarungan sengit babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Gol Lamine Yamal pada menit ke-23 dan Nico Williams pada menit ke-67 memastikan tiket perempat final, sementara Portugal hanya mampu membalas lewat penalti Bruno Fernandes. Di tengah lapangan, satu nama menjadi poros segalanya: Rodri.

Sejak keluar dari terowongan stadion untuk menjalani pemanasan, gelandang bernomor punggung 16 itu sudah menunjukkan aura pemimpin. Sekitar 80.000 penonton memadati tribun untuk menyaksikan derbi Iberia ini, dan Rodri tampak paling tenang di antara semuanya — pemanasan singkat, sentuhan bola yang presisi, lalu tatapan fokus ke arah lapangan. Sembilan puluh menit kemudian, ketenangan itu terbukti menjadi pembeda.

Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola Spanyol

Pelatih Luis de la Fuente menurunkan formasi 4-3-3 dengan Rodri sebagai jangkar di depan empat bek, diapit Pedri dan Fabián Ruiz dalam starting XI yang tidak banyak berubah. Portugal merespons dengan formasi 4-2-3-1, mengandalkan kecepatan Rafael Leão dan kreativitas Bruno Fernandes di belakang Cristiano Ronaldo. Namun sejak peluit dibunyikan, Spanyol langsung mengambil alih kendali permainan.

Menit ke-23, gol pembuka lahir. Rodri memenangkan duel di tengah, mengalirkan bola ke Pedri, yang lalu melepaskan umpan terobosan ke sisi kanan. Lamine Yamal memotong ke dalam, mengecoh Nuno Mendes, dan melepaskan tendangan melengkung ke sudut jauh gawang Diogo Costa. 1-0! Statistik babak pertama mencatat penguasaan bola 64 persen untuk Spanyol dengan 4 shots on target berbanding 1 milik Portugal.

Babak Kedua: Drama VAR dan Gol Penentu

Portugal keluar dari ruang ganti dengan intensitas berbeda selepas jeda. Menit ke-54, petaka bagi Spanyol: umpan silang João Cancelo mengenai lengan Robin Le Normand di kotak penalti. Wasit awalnya melanjutkan permainan, tetapi VAR memanggilnya ke monitor sisi lapangan. Penalti diberikan! Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor dan menaklukkan Unai Simón dengan tendangan keras ke pojok kiri. Skor 1-1, stadion bergemuruh.

Namun juara Eropa itu tidak panik. Menit ke-67, momen magis tiba. Rodri menerima bola di area setengah lapangan sendiri, menghindari pressing Vitinha, lalu melepaskan umpan diagonal sepanjang 40 meter yang membelah pertahanan Portugal. Nico Williams berlari memanfaatkan ruang, menusuk ke kotak penalti, dan melepaskan tendangan mendatar keras ke tiang dekat. 2-1! Assist spektakuler itu menjadi bukti kelas sang gelandang bertahan terbaik dunia.

Sisa laga menjadi ujian mental bagi Spanyol. Portugal melepaskan total 11 tembakan, tetapi hanya 3 shots on target yang benar-benar mengancam. Unai Simón melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-89 dari sundulan keras Ronaldo menyambut tendangan sudut. Kartu kuning melayang untuk João Palhinha dan Marc Cucurella dalam duel-duel keras di pengujung laga, sementara satu klaim offside menggagalkan peluang Leão di masa injury time.

Rodri: Jenderal yang Tak Tergantikan

Angka-angka Rodri malam ini sungguh luar biasa: 118 sentuhan bola, akurasi umpan 94 persen, 9 kali merebut bola, 3 intersep, dan 1 assist penentu kemenangan. Tidak ada pemain lain di lapangan yang menyentuh bola lebih banyak darinya. Penghargaan pemain terbaik pertandingan pun layak disematkan kepada penggawa Manchester City tersebut.

"Rodri adalah metronom kami. Ketika pertandingan terasa liar, dia yang mengatur tempo. Assist untuk gol kedua? Itu latihan setiap hari baginya," ujar De la Fuente seusai laga. Sementara pelatih Portugal Roberto Martínez mengakui keunggulan lawan: "Kami kalah di area yang paling menentukan — lini tengah. Pemain nomor 16 mereka mengendalikan segalanya."

Dengan kemenangan ini, Spanyol melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 dan menunggu pemenang laga 16 besar lainnya. Statistik akhir menunjukkan penguasaan bola 62-38 persen, 14 tembakan berbanding 11, dan 7 shots on target berbanding 3. Portugal pulang dengan kepala tegak, tetapi malam di Arlington ini sepenuhnya menjadi milik Rodri dan La Roja.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User