Real Madrid Menang Dramatis di Kandang Espanyol Lewat Gol Menit ke-90

Menit ke-90. Skor akhir 1-0 untuk Real Madrid. Vinícius Júnior menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham di sisi kiri kotak penalti, menahan bola sepersekian detik untuk mengecoh bek tengah Espa...

Aug 24, 2026 - 07:17
0 0
Real Madrid Menang Dramatis di Kandang Espanyol Lewat Gol Menit ke-90

Menit ke-90. Skor akhir 1-0 untuk Real Madrid. Vinícius Júnior menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham di sisi kiri kotak penalti, menahan bola sepersekian detik untuk mengecoh bek tengah Espanyol, lalu melepaskan tembakan mendatar ke tiang dekat yang tak mampu dijangkau kiper Joan García. RCDE Stadium, yang semula riuh mendukung tuan rumah, mendadak hening. Los Blancos memetik tiga poin penuh dalam laga La Liga yang digelar Minggu (23/8) dini hari WIB — kemenangan dramatis yang nyaris menggagalkan seluruh rencana tuan rumah.

Sepanjang 90 menit, pertandingan berjalan ketat. Espanyol tampil dengan formasi 5-4-1 yang rapat, sementara Real Madrid memakai 4-3-3 khas Carlo Ancelotti. Penguasaan bola di akhir laga tercatat 68 persen untuk tim tamu berbanding 32 persen milik Espanyol, tetapi dominasi itu tidak serta-merta berbuah gol. Total tembakan Real Madrid mencapai 16 dengan 7 shots on target; tuan rumah hanya mampu melepaskan 4 tembakan dan 2 di antaranya mengarah ke gawang.

Babak Pertama: Kebuntuan di Tengah Dominasi Los Blancos

Real Madrid menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Trio lini tengah Eduardo Camavinga, Federico Valverde, dan Jude Bellingham memenangi duel-duel kedua bola, membuat Espanyol kesulitan membangun serangan dari bawah. Menit ke-23, Kylian Mbappé melepaskan tendangan first-time dari dalam kotak penalti menyambut umpan silang Rodrygo, tetapi Joan García tampil gemilang dengan refleks menepis bola ke tiang gawang. Dua peluang emas lain lewat sundulan Antonio Rüdiger dari sepak pojok juga gagal menemui sasaran.

Espanyol tidak hanya bertahan. Pada menit ke-31, serangan balik cepat melalui Javi Puado sempat mengancam gawang Thibaut Courtois, namun tembakannya masih melambung tipis di atas mistar. Menit ke-38, wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk bek tengah Espanyol, Leandro Cabrera, setelah menjatuhkan Vinícius tepat di luar kotak penalti. Hingga turun minum, skor tetap 0-0. Penguasaan bola di babak pertama tercatat 71 persen untuk Real Madrid dengan 3 shots on target, sementara tuan rumah belum sekalipun menguji Courtois.

Babak Kedua: Tekanan Naik, VAR Ikut Ambil Peran

Memasuki babak kedua, Real Madrid menaikkan tempo. Ancelotti memasukkan Luka Modrić pada menit ke-60 untuk menambah kreativitas di lini tengah. Dua menit berselang, Rodrygo sukses menjebol gawang Espanyol, tetapi wasit menganulir gol tersebut setelah pemeriksaan VAR menunjukkan posisi offside saat umpan terakhir dilepaskan. Sorakan kecewa dari pendukung Madrid, sekaligus rasa lega dari tribun tuan rumah, mewarnai RCDE Stadium.

Espanyol justru nyaris mencuri gol pada menit ke-74 lewat skema sepak pojok. Sundulan Leandro Cabrera menyambut umpan Nico Melamed memaksa Courtois melakukan penyelamatan penting — salah satu dari dua penyelamatan yang tercatat untuk kiper asal Belgia itu. Menit ke-81, giliran kartu kuning diberikan kepada Valverde setelah pelanggaran taktis demi menghentikan serangan balik Espanyol. Laga kian memanas dan tampaknya akan berakhir imbang sebelum momen ajaib di pengujung waktu normal.

Kunci Kemenangan: Kesabaran, Rotasi, dan Sentuhan Bellingham

Kemenangan ini lahir dari kesabaran membaca blok rendah Espanyol. Dengan pertahanan lima pemain di belakang bola, ruang antarlini sangat sempit, sehingga Ancelotti meminta fullback Dani Carvajal dan Fran García melebar tinggi untuk meregangkan sayap. Pola itu menghasilkan 12 umpan silang pada babak kedua — dua kali lipat dari babak pertama. Gol kemenangan pada menit ke-90 pun berawal dari skema serupa: Carvajal naik ke sepertiga akhir, mengalihkan bola ke Bellingham, yang kemudian melepaskan assist cerdas kepada Vinícius.

"Kami tidak bermain buruk, hanya kurang efektif di depan gawang. Pada akhirnya, kualitas pemain di bangku cadangan dan kesabaran tim membuat perbedaan. Ini kemenangan yang sangat penting untuk membangun momentum," ujar Carlo Ancelotti seusai laga.

Sorotan Pemain dan Dampaknya di Klasemen

Vinícius Júnior layak menjadi bintang malam ini. Selain gol penentu pada menit ke-90, winger asal Brasil itu mencatatkan 5 percobaan tembakan dan 4 dribel sukses. Sementara itu, Jude Bellingham mempersembahkan assist penentu dengan akurasi umpan 91 persen, dan Thibaut Courtois menutup laga dengan clean sheet keduanya musim ini berkat dua penyelamatan krusial.

Dengan hasil ini, Real Madrid mengoleksi 9 poin dari 3 laga pembuka dan menempel ketat puncak klasemen. Bagi Espanyol, kekalahan ini terasa pahit: pertahanan disiplin sepanjang 89 menit harus hancur di detik-detik akhir. Namun ada pula catatan positif — tuan rumah membuktikan diri mampu bersaing dengan tim unggulan di kandang sendiri, dan itu modal berharga menghadapi laga-laga berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User