Oct 15, 2026
Olahraga

Rayo Vallecano Beri Guard of Honour untuk Emil Audero Juara ASEAN Cup

Momen penuh hormat tersaji di Stadion de Vallecas, Sabtu (10/10/2026), ketika para pemain Rayo Vallecano membentuk dua barisan guard of honour untuk menyambut Emil Audero Mulyadi. Kiper Timnas Indones...

Rayo Vallecano Beri Guard of Honour untuk Emil Audero Juara ASEAN Cup

Momen penuh hormat tersaji di Stadion de Vallecas, Sabtu (10/10/2026), ketika para pemain Rayo Vallecano membentuk dua barisan guard of honour untuk menyambut Emil Audero Mulyadi. Kiper Timnas Indonesia itu baru saja membawa Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, dan klub Spanyolnya memberikan apresiasi resmi sebelum sesi latihan dimulai.

Guard of honour tersebut dilakukan tepat di tepi lapangan, dengan starting XI Rayo Vallecano yang akan berlaga di pekan berikutnya turut ambil bagian. Emil Audero tampak mengenakan jersey latihan bertuliskan nama Indonesia di bagian punggung, sembari menerima tepuk tangan dan pelukan dari rekan setimnya.

Perjalanan Emil Audero di ASEAN Cup 2026

Penampilan Emil Audero sepanjang turnamen menjadi fondasi utama kesuksesan Indonesia. Ia mencatatkan 5 clean sheet dari 7 pertandingan, dengan total 18 penyelamatan krusial dan hanya kebobolan 3 gol di fase grup hingga final. Persentase penyelamatan mencapai 85,7 persen, tertinggi di antara seluruh kiper peserta.

Pada laga final yang berlangsung dramatis, Emil Audero menjadi pahlawan melalui dua penyelamatan penalti di babak adu tos-tosan. Skor akhir 1-1 bertahan hingga 120 menit, sebelum Indonesia menang 4-3 dalam drama penalti. Menit ke-112, ia bahkan menepis sepakan jarak dekat yang seolah sudah menjadi gol.

Dampak bagi Rayo Vallecano

Prestasi ini memperkuat posisi Emil Audero di skuad Rayo Vallecano. Pelatih kepala Rayo menyebut kiper berusia 29 tahun itu sebagai sosok yang membawa mental juara ke ruang ganti. "Apa yang dia lakukan bersama Indonesia adalah bukti kualitas dan kepemimpinannya. Kami bangga memiliki pemain dengan level kompetitif seperti ini," ujar sang pelatih dalam konferensi pers usai sesi latihan.

Dari sisi statistik klub, kehadiran Emil Audero musim ini turut mendongkrak performa Rayo. Ia mencatatkan save percentage 78 persen di La Liga dengan 6 clean sheet dari 14 penampilan. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan Rayo memberi ruang bagi Emil Audero untuk berperan sebagai sweeper-keeper, dengan rata-rata 2,3 penyelamatan per laga.

Reaksi Publik dan Rekan Setim

Momen guard of honour ini langsung viral di media sosial. Banyak penggemar Indonesia menyebutnya sebagai bentuk pengakuan internasional atas kerja keras Emil Audero, yang memilih membela Garuda meski sempat diragukan. Rekan setimnya di Rayo, bek tengah Alejandro Catena, mengaku terkesan dengan dedikasi kiper tersebut.

"Dia datang ke latihan keesokan harinya dengan trofi di tangan. Kami semua berdiri dan bertepuk tangan. Itu momen yang jarang terjadi di sepak bola klub," kata Catena.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menyampaikan terima kasih kepada Rayo Vallecano atas penghormatan yang diberikan. Ketua Umum PSSI menilai gestur tersebut menunjukkan hubungan baik antara klub Spanyol dan sepak bola Indonesia.

Dengan capaian ini, Emil Audero semakin diperhitungkan sebagai salah satu kiper Asia paling bersinar di Eropa. Ia dijadwalkan kembali memperkuat Rayo Vallecano pada laga lanjutan La Liga pekan depan, membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah menyandang status juara ASEAN Cup 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User