Oct 15, 2026
Olahraga

Thom Haye Pimpin Indonesia Hadapi Malaysia di SUGBK

Menit ke-90+4, wasit meniup peluit panjang. Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Malaysia dalam laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). Kemenanga...

Thom Haye Pimpin Indonesia Hadapi Malaysia di SUGBK

Menit ke-90+4, wasit meniup peluit panjang. Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Malaysia dalam laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). Kemenangan ini tak lepas dari peran Thom Haye, gelandang tengah yang tampil sebagai motor serangan sekaligus pencetak gol pembuka.

Sejak kick-off, pelatih Indonesia menurunkan formasi 4-3-3 dengan starting XI yang menempatkan Thom Haye sebagai deep-lying playmaker. Penguasaan bola babak pertama tercatat 58 persen untuk tuan rumah, berbanding 42 persen milik Malaysia. Statistik shots on target memperlihatkan dominasi Indonesia dengan lima percobaan terarah, sementara Harimau Malaya hanya mencatat dua.

Babak Pertama: Gol Thom Haye Buka Jalan

Menit ke-23, Thom Haye melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Bola melengkung ke sudut kanan gawang Malaysia, membuat kiper lawan tak berkutik. Skor 1-0 untuk Indonesia. Gol tersebut berawal dari umpan pendek Marselino Ferdinan yang menemukan ruang di antara lini tengah Malaysia. Assist itu menjadi catatan keempat Marselino di turnamen ini.

Malaysia merespons dengan mengubah formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-4-2 pada menit ke-35. Perubahan itu sempat menyulitkan lini belakang Indonesia. Namun, duet bek tengah Rizky Ridho dan Jay Idzes tampil disiplin, mencatat lima intersep dan tiga blok tembakan sepanjang babak pertama. Kartu kuning pertama diberikan kepada pemain Malaysia pada menit ke-41 setelah pelanggaran keras terhadap Thom Haye di area tengah.

Hingga turun minum, tidak ada gol tambahan. Indonesia unggul 1-0 dengan penguasaan bola 55 persen dan akurasi umpan 84 persen. Malaysia hanya mencatat satu shots on target dari tiga percobaan.

Babak Kedua: Drama VAR dan Tekanan Malaysia

Memasuki babak kedua, Malaysia meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-52, striker mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri. Gol itu sempat diperiksa VAR selama dua menit karena indikasi offside, namun wasit menyatakan gol sah. Skor imbang 1-1.

Tekanan Malaysia berlanjut. Penguasaan bola mereka naik menjadi 48 persen pada menit ke-70. Indonesia sempat kehilangan kendali di lini tengah setelah Thom Haye menerima kartu kuning pada menit ke-63 akibat protes berlebihan. Pelatih Indonesia kemudian menarik Marselino dan memasukkan pemain muda pada menit ke-72 untuk menambah kecepatan di sayap.

"Thom Haye adalah jantung permainan kami. Ketika dia bermain dengan kepala dingin, seluruh tim mengikuti ritmenya," ujar pelatih Timnas Indonesia dalam konferensi pers usai laga.

Menit ke-81, Indonesia mendapatkan hadiah penalti setelah pemain Malaysia melanggar di kotak terlarang. VAR mengonfirmasi keputusan wasit. Eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan tenang, menaklukkan kiper Malaysia dan mengubah skor menjadi 2-1. Gol itu menjadi penentu kemenangan tuan rumah.

Statistik Akhir dan Catatan Thom Haye

Hingga peluit panjang, Indonesia mencatat penguasaan bola 54 persen, shots on target tujuh, dan akurasi umpan 86 persen. Malaysia menutup laga dengan penguasaan bola 46 persen, enam shots on target, serta delapan pelanggaran. Kartu kuning total: tiga untuk Indonesia dan empat untuk Malaysia. Tidak ada kartu merah dalam pertandingan ini.

Thom Haye menyelesaikan laga dengan statistik impresif: satu gol, dua peluang tercipta, 71 sentuhan bola, dan akurasi umpan 89 persen. Ia juga mencatat tiga tekel sukses dan dua intersep. Clean sheet tidak tercipta bagi Indonesia karena kebobolan satu gol, namun kontribusi Haye di lini tengah menjadi pembeda dalam laga bertajuk rivalitas serumpun ini.

Dengan hasil ini, Indonesia mengoleksi poin penuh di matchday pembuka FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia harus puas pulang tanpa poin meski sempat menyamakan kedudukan. Berikutnya, Indonesia akan menghadapi lawan berikutnya dalam grup, sementara Malaysia wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.

Kemenangan 2-1 ini menegaskan bahwa peran gelandang seperti Thom Haye masih menjadi kunci dalam skema taktik modern. Kombinasi visi bermain, ketenangan di bawah tekanan, dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua membuatnya layak disebut sebagai pemain terbaik dalam laga di SUGBK malam itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User