Quartararo dan Yamaha Siap Gebrak MotoGP Mandalika 2026

Fabio Quartararo mengaku tidak sabar untuk kembali mengaspal di Sirkuit Mandalika, jelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pebalap asal Prancis itu menyebut trek sepanjang 4,3 kilometer...

Oct 08, 2026 - 09:38
0 0
Quartararo dan Yamaha Siap Gebrak MotoGP Mandalika 2026

Fabio Quartararo mengaku tidak sabar untuk kembali mengaspal di Sirkuit Mandalika, jelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pebalap asal Prancis itu menyebut trek sepanjang 4,3 kilometer tersebut memiliki karakter unik yang membuatnya selalu tampil agresif, terutama di sektor tikungan cepat dan area pengereman keras. Ia menilai atmosfer Mandalika, termasuk suporter yang memadati tribun sejak sesi latihan bebas, menjadi energi tambahan bagi seluruh tim Yamaha.

Momen Penting bagi Yamaha

Bagi Yamaha, balapan di Mandalika bukan sekadar seri reguler. Tim pabrikan asal Iwata itu memandang sirkuit dengan 17 tikungan tersebut sebagai ajang pembuktian performa motor YZR-M1 setelah sejumlah pembaruan teknis. Quartararo sendiri menegaskan bahwa dirinya membawa modal kepercayaan diri tinggi, terlebih setelah mencatatkan hasil positif di beberapa seri sebelumnya. "Sirkuit ini istimewa. Saya selalu merasa nyaman dengan ritme balapan di sini," ujarnya dalam sesi jumpa pers.

Catatan Statistik di Mandalika

Data menunjukkan Quartararo punya rekam jejak yang layak diperhitungkan di Mandalika. Pada musim-musim sebelumnya, ia konsisten menembus barisan depan saat sesi kualifikasi, dengan catatan waktu yang bersaing di sektor ketiga. Penguasaan bola bukan istilah yang tepat di dunia MotoGP, namun dalam konteks balap, penguasaan trek menjadi kunci. Quartararo dikenal mampu menjaga konsistensi putaran, dengan rata-rata waktu lap yang stabil di bawah 1 menit 32 detik pada kondisi aspal kering.

"Kami datang dengan persiapan matang. Tujuan kami jelas, tampil kompetitif dan membawa pulang hasil terbaik," tegas Quartararo.

Faktor Cuaca dan Strategi Ban

Salah satu tantangan terbesar di Mandalika adalah cuaca tropis yang kerap berubah cepat. Hujan deras sering turun tiba-tiba pada sore hari, memaksa tim untuk menyiapkan strategi ban basah dan kering. Manajemen Yamaha disebut telah memetakan sejumlah skenario, termasuk opsi mengganti motor cadangan jika kondisi lintasan berubah drastis. Quartararo menilai kemampuan beradaptasi menjadi faktor penentu, karena selisih waktu antar pemuncak klasemen sangat tipis.

Dukungan Suporter Indonesia

Antusiasme penonton Tanah Air juga menjadi sorotan. Quartararo mengaku terkesan dengan dukungan yang diberikan, bahkan ketika ia melintas di area paddock. Atmosfer seperti itu, menurutnya, memberi dorongan psikologis tersendiri. Ia berharap bisa mempersembahkan hasil maksimal sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemar. "Dukungan mereka luar biasa. Itu membuat kami semakin bersemangat," tambahnya.

Persaingan Ketat Musim 2026

Peta persaingan MotoGP 2026 diprediksi berjalan sengit. Sejumlah tim rival dikabarkan membawa paket aerodinamika baru, sehingga Yamaha dituntut tampil lebih agresif sejak sesi latihan bebas pertama. Quartararo menyadari tekanan tersebut, namun ia memilih fokus pada proses. Ia menargetkan posisi start di barisan dua besar dan menjaga ritme balapan hingga lap terakhir. Dengan karakter trek yang menuntut keberanian saat pengereman, Mandalika bisa menjadi panggung kebangkitan bagi Yamaha.

Sesi latihan bebas akan menjadi indikator awal performa motor. Jika Quartararo mampu menembus catatan waktu terbaik di sektor pertama dan terakhir, peluang merebut podium terbuka lebar. Seluruh mata akan tertuju pada aksinya di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User