PTPN Bakal Pangkas Anak Usaha cs Jadi 19
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) berencana merampingkan jumlah entitas di bawah grup perusahaannya secara drastis, dari 69 entitas menjadi hanya sekitar 19 entitas pada akhir 2026. Langkah restr
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) berencana merampingkan jumlah entitas di bawah grup perusahaannya secara drastis, dari 69 entitas menjadi hanya sekitar 19 entitas pada akhir 2026. Langkah restrukturisasi korporasi besar-besaran ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto serta Danantara yang menghendaki organisasi yang lebih ramping dan efisien.
Rencana tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PTPN III Denaldy Mulino Mauna dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR, Senin (6/7/2026). Denaldy menegaskan bahwa restrukturisasi ini dilakukan untuk memenuhi ekspektasi pemegang saham sekaligus menjalankan amanat dari Presiden.
"Yang kami lakukan adalah restrukturisasi korporasi. Ini sesuai dengan ekspektasi dan arahan dari pemegang saham dan juga dari Bapak Presiden. Kami targetkan di Desember 2026 dari 69 entity di dalam grup akan menjadi insya Allah 19 entity," ujar Denaldy.
Pemangkasan jumlah entitas dari 69 menjadi 19 ini mencerminkan upaya serius holding perkebunan pelat merah tersebut dalam menata ulang struktur organisasinya. Dengan struktur yang lebih ramping, PTPN diharapkan mampu bergerak lebih lincah, mengurangi tumpang tindih fungsi, serta meningkatkan efisiensi operasional di seluruh lini bisnisnya.
Langkah konsolidasi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong Badan Usaha Milik Negara untuk terus melakukan transformasi dan perbaikan tata kelola. Sebagai holding perusahaan perkebunan nasional, PTPN III membawahi sejumlah entitas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan komoditas utama meliputi kelapa sawit, karet, tebu, teh, dan kopi.
Denaldy optimistis target Desember 2026 dapat tercapai. Restrukturisasi ini diyakini akan membawa dampak positif bagi kinerja keuangan dan operasional grup PTPN ke depan, sekaligus memperkuat posisinya di industri perkebunan nasional maupun global. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan restrukturisasi BUMN perkebunan ini dapat diikuti melalui laporan Beritainti.com.
Comments (0)