Pria di Depok Ditangkap Saat COD Obat Keras, 88 Butir Tramadol Disita

Depok - Aparat kepolisian dari Polsek Cinere mengamankan seorang pria berinisial AS (41) yang diduga hendak melakukan transaksi cash on delivery (COD) obat-obatan keras di kawasan Cinere, Depok. Da

Jul 08, 2026 - 05:44
0 1
Pria di Depok Ditangkap Saat COD Obat Keras, 88 Butir Tramadol Disita

Depok - Aparat kepolisian dari Polsek Cinere mengamankan seorang pria berinisial AS (41) yang diduga hendak melakukan transaksi cash on delivery (COD) obat-obatan keras di kawasan Cinere, Depok. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 88 butir Tramadol.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, peristiwa ini bermula saat tim kepolisian tengah melaksanakan kegiatan pemantauan wilayah secara rutin pada Minggu (21/6) sekitar pukul 18.30 WIB. Kecurigaan petugas muncul ketika melihat seorang pria yang tampak gelisah dan berdiri cukup lama di depan sebuah ruko.

"Pelapor dan saksi mencurigai seorang laki-laki terlihat sedang menunggu kedatangan seseorang di depan Ruko Blok M, Cinere," ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Melihat gerak-gerik yang mencurigakan tersebut, petugas langsung melakukan pendekatan dan penggeledahan terhadap pria yang belakangan diketahui berinisial AS itu. Hasilnya, polisi menemukan puluhan butir obat keras jenis Tramadol yang disembunyikan oleh pelaku. Diduga kuat, obat-obatan tersebut rencananya akan diserahkan kepada pemesan melalui metode pembayaran di tempat atau COD.

Kapolsek menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, AS tidak dapat menunjukkan dokumen resmi terkait kepemilikan ataupun distribusi obat-obatan tersebut. Tramadol sendiri merupakan obat keras yang peredarannya diatur secara ketat oleh undang-undang dan tidak boleh diperjualbelikan secara bebas tanpa resep dokter.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Cinere untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok serta calon pembeli yang sempat menjalin komunikasi dengan tersangka sebelum transaksi digagalkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User