Pratama Cetak Waktu Impresif di Kualifikasi Moto3 Buriram

Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan putaran yang memukau dalam sesi kualifikasi Moto3 Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/02/2026). Memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega berhasil m...

Jul 12, 2026 - 03:44
0 0
Pratama Cetak Waktu Impresif di Kualifikasi Moto3 Buriram

Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan putaran yang memukau dalam sesi kualifikasi Moto3 Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/02/2026). Memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega berhasil merebut posisi start yang menjanjikan untuk balapan hari Minggu, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kandidat podium di kelas entri ringan ini.

Sesi kualifikasi yang berlangsung dalam cuaca cerah dan suhu trek mencapai 50 derajat Celsius itu menampilkan persaingan ketat di antara para pebalap muda berbakat. Veda Ega langsung menunjukkan kecepatannya sejak menit awal Q2, dengan raihan waktu terbaik 1 menit 41,798 detik. Catatan ini menempatkannya di posisi keempat grid, hanya terpaut 0,3 detik dari peraih pole position, Carlos Santos (Leopard Racing).

Jalannya Kualifikasi

Veda Ega memulai Q2 dengan strategi yang matang. Pada percobaan pertamanya, pebalap asal Mataram itu membukukan 1:42,235, cukup untuk mengamankan slot ke dalam enam besar. Tim langsung memintanya masuk pit untuk mengganti ban belakang lunak dengan kompon baru, sembari menunggu momen ideal untuk time attack terakhir. Di menit-menit krusial, tepatnya sisa 2 menit sesi, Veda Ega kembali melesat. Sektor pertama ia tempuh dalam 32,1 detik, sektor kedua 28,3 detik, dan sektor ketiga 25,9 detik, menutup dengan sektor terakhir yang identik dengan milik pole sitter.

Yang menarik, Veda Ega melakukan semua itu sendirian tanpa bantuan slipstream. Data telemetri menunjukkan bahwa kecepatan tertingginya di trek lurus menyentuh 217,8 km/jam, sedikit lebih rendah 2 km/jam dari motor tercepat di lintasan lurus. Namun, keunggulannya ada pada area pengereman dan keluar tikungan lambat. Di tikungan 3 dan 12, sektor yang banyak memakan waktu, Veda Ega mampu menjaga momentum lebih baik, menghasilkan exit speed yang lebih tinggi hingga 4 km/jam dibanding rival terdekatnya.

Analisis Performa dan Statistik Kunci

Melihat data agregat, Veda Ega memiliki konsistensi yang menonjol sepanjang akhir pekan. Di sesi latihan bebas ketiga (FP3), ia sudah mencatatkan waktu tercepat kelima dengan 1:42,005. Kombinasi catatan ini dengan hasil kualifikasi menempatkannya sebagai pebalap dengan peningkatan waktu terbesar dari FP3 ke Q2, yakni 0,207 detik. Statistik lain yang mencolok: sepanjang 16 putaran yang ia selesaikan di Sirkuit Buriram tahun ini, ritme balapannya rata-rata berada di kisaran 1:42,3, hanya lebih lambat 0,5 detik dari simulasi balapan milik pimpinan klasemen sementara, Luca Moretti. Itu artinya, Veda Ega punya potensi untuk bertarung di grup depan sepanjang 22 putaran nanti.

Dari sisi teknik, motor NSF250RW yang digunakannya menunjukkan peningkatan signifikan di sektor akselerasi. Insinyur Honda Team Asia melakukan penyesuaian pada mapping tenaga untuk putaran bawah dan menengah, yang sangat krusial menghadapi tiga tikungan tajam sebelum start-finish. Pilihan ban medium di depan dan soft di belakang juga terbukti tepat, memberikan cengkeraman maksimal tanpa membuat ban terlalu cepat aus di aspal abrasif Buriram.

Performa ini melanjutkan tren positif Veda Ega yang pada seri pembuka di Qatar dua pekan lalu finis ke-6 setelah start dari posisi 11. Jika dihitung, start keempat ini adalah posisi grid terbaiknya di musim 2026 sejauh ini, sekaligus yang terbaik dalam kariernya di Moto3 sejak debut tahun lalu. Posisi ini juga menjadi kali kedua Honda Team Asia menempatkan pebalapnya di baris terdepan grid Moto3 musim ini, setelah rekan setimnya, Toba Kaito, meraih pole di seri Portugal tahun lalu.

Target Balapan dan Pandangan Tim

Dengan posisi start yang menjanjikan, Veda Ega mengaku percaya diri. Ia menyatakan bahwa target utamanya adalah bertahan di grup terdepan dan menghindari insiden di lap-lap awal yang kerap mewarnai balapan Moto3. “Kami punya ritme yang bagus. Kuncinya besok adalah start, lalu mengatur ban agar tetap awet sampai lap terakhir. Saya siap bertarung,” ujarnya dalam wawancara usai kualifikasi.

Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menilai kemajuan Veda Ega sangat pesat. “Dia terus belajar membaca balapan. Data menunjukkan dia bisa mempertahankan waktu lap di level 1:42-an secara konsisten. Itu modal penting untuk bersaing di Buriram,” katanya. Tim juga telah menyiapkan strategi drafting, mengingat trek lurus panjang Buriram sangat memungkinkan terjadi slipstream battle. Veda Ega diharapkan bisa bekerja sama dengan beberapa pebalap lain untuk memecah angin, terutama di lima lap terakhir.

Balapan Moto3 Thailand sendiri dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 waktu setempat. Dengan hasil kualifikasi ini, Veda Ega Pratama berpeluang besar mengulangi atau bahkan melampaui prestasi pebalap Indonesia sebelumnya di kelas dunia. Dukungan dari fans tanah air di media sosial pun mengalir deras, menjadikannya trending topic sesaat setelah sesi kualifikasi berakhir. Akankah bendera Merah Putih berkibar di Sirkuit Buriram? Seluruh pecinta otomotif Tanah Air menanti dengan harap.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User