Polri Ungkap Peran Frans Antony dalam Jaringan Narkoba Fredy Pratama: Terima Setoran Miliaran Rupiah dari Kosnadi

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri kembali mengungkap detail aliran dana dalam sindikat narkotika internasional yang dikendalikan oleh buronan Fredy Prata

Jul 08, 2026 - 00:16
0 0
Polri Ungkap Peran Frans Antony dalam Jaringan Narkoba Fredy Pratama: Terima Setoran Miliaran Rupiah dari Kosnadi

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri kembali mengungkap detail aliran dana dalam sindikat narkotika internasional yang dikendalikan oleh buronan Fredy Pratama. Dalam pengembangan penyidikan terbaru, terungkap bahwa Frans Antony, salah satu anak buah Fredy, diduga kuat berperan sebagai penerima setoran uang tunai hasil penjualan barang haram tersebut dari jaringan di lapangan. Salah satu sumber setoran yang signifikan berasal dari Kosnadi Irwan, yang dikenal dengan nama alias Uncle. Kosnadi sendiri merupakan kaki tangan Fredy Pratama yang telah lebih dulu diamankan oleh aparat kepolisian dalam operasi sebelumnya.

Dua Kali Transaksi dengan Total Mencapai SGD 1,2 Juta

Informasi ini disampaikan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, kepada awak media di Jakarta, Jumat (19/6/2026). Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Brigjen Eko menjelaskan bahwa pihaknya memiliki bukti kuat terkait penerimaan uang yang dilakukan oleh Frans Antony. Bukti tersebut menunjukkan adanya dua kali transaksi penerimaan uang tunai dari Kosnadi Irwan. Transaksi pertama terjadi pada November 2019, dan transaksi kedua berlangsung pada Agustus 2020.

"Frans Antony terbukti menerima setoran uang tunai hasil penjualan narkotika dari Kosnadi Irwan alias Uncle. Total uang yang diterima dari dua kali transaksi tersebut mencapai SGD 1,2 juta," ungkap Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya.

Nilai tersebut jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah pada kurs saat itu, jumlahnya sangat fantastis dan menunjukkan skala bisnis narkotika yang dijalankan oleh sindikat Fredy Pratama. Peran Frans Antony sebagai penerima setoran menempatkannya pada posisi penting dalam rantai keuangan organisasi kriminal tersebut. Ia bertugas mengumpulkan dan mengelola uang hasil penjualan narkotika dari berbagai anggota jaringan sebelum kemungkinan besar disalurkan kepada pihak lain atau untuk membiayai kembali operasional peredaran gelap narkoba.

Hingga saat ini, Bareskrim Polri terus menelusuri ke mana aliran dana sebesar SGD 1,2 juta tersebut berakhir. Penyidik menduga uang itu digunakan untuk berbagai keperluan sindikat, termasuk pembelian barang bukti narkotika dari luar negeri, pembayaran kepada kurir, pencucian uang melalui aset dan bisnis tertentu, hingga biaya hidup para anggota jaringan yang tengah menjadi buronan. Penangkapan Kosnadi Irwan sebelumnya telah membuka jalan bagi polisi untuk mengungkap peran-peran kunci lainnya, termasuk Frans Antony, yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pengungkapan ini menambah daftar panjang upaya Polri dalam membongkar total jaringan Fredy Pratama yang dikenal sangat terstruktur dan menggunakan teknologi komunikasi canggih untuk menghindari deteksi. Polri mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Reporter Teknologi. Reporter teknologi format ringkasan mudah baca.

Comments (0)

User