Pimpin Upacara Hari Keluarga, Gus Ipul Bacakan Puisi Berjudul Keluarga

Jakarta - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026. Upacara yang berlangsu

Jul 07, 2026 - 23:31
0 1
Pimpin Upacara Hari Keluarga, Gus Ipul Bacakan Puisi Berjudul Keluarga

Jakarta - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026. Upacara yang berlangsung khidmat ini digelar di lapangan upacara Kementerian Sosial dan dihadiri oleh jajaran pejabat serta pegawai di lingkungan Kemensos.

Dalam amanat yang dibacakannya, Gus Ipul menyampaikan pesan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/BKKBN). Amanat tersebut menekankan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar agenda seremonial tahunan semata. Lebih dari itu, momen ini harus dimaknai sebagai waktu refleksi mendalam untuk memperkuat peran vital keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

Tantangan Keluarga di Era VUCA

Menurut laporan yang dihimpun media kami, amanat Mendukbangga yang dibacakan Gus Ipul secara khusus menyoroti tantangan berat yang dihadapi institusi keluarga di era modern. Disebutkan bahwa keluarga harus mampu menjadi benteng pertama sekaligus utama dalam menghadapi gempuran perubahan sosial yang bergerak sangat cepat.

"Keluarga menjadi benteng pertama dalam menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang memengaruhi kehidupan anak-anak," ujar Gus Ipul membacakan amanat tersebut di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, amanat tersebut menggarisbawahi realitas era VUCA, yakni Volatility (gejolak), Uncertainty (ketidakpastian), Complexity (kompleksitas), dan Ambiguity (ambiguitas). Di tengah kondisi dunia yang penuh turbulensi ini, ketahanan keluarga menjadi kunci untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dengan karakter kuat, nilai moral kokoh, serta mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri bangsa.

Kejutan Puisi di Penghujung Upacara

Momen menarik terjadi ketika Gus Ipul menutup rangkaian upacara dengan sebuah kejutan. Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu membacakan sebuah puisi yang secara khusus ia persembahkan untuk memaknai Hari Keluarga Nasional. Puisi tersebut diberi judul "Keluarga", menggambarkan ikatan batin dan perjuangan dalam membangun rumah tangga harmonis.

Pembacaan puisi oleh Gus Ipul sontak mengubah suasana lapangan upacara menjadi lebih syahdu. Bait-bait yang dibacakan seolah menjadi rangkuman dari pesan moral yang ingin disampaikan sepanjang upacara, bahwa keluarga adalah pusat peradaban yang harus dijaga bersama. Meski menyampaikan puisi secara spontan, penjiwaan Gus Ipul berhasil menyentuh para hadirin yang mengikuti upacara dari awal hingga akhir.

Peringatan Harganas ke-33 ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi seluruh keluarga di Tanah Air untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Upacara yang dipimpin langsung oleh Gus Ipul ini pun menjadi simbol sinergi antar kementerian dalam mengawal isu-isu strategis pembangunan keluarga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User