Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Madu, Luka Robek di Pinggang dan Paha

MUSI RAWAS – Seorang petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, bernama Yatana (55) mengalami insiden mengerikan saat sedang bekerja di kebunnya. Warga tersebut menjadi korban serangan menda

Jul 06, 2026 - 13:52
0 1
Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Madu, Luka Robek di Pinggang dan Paha

MUSI RAWAS – Seorang petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, bernama Yatana (55) mengalami insiden mengerikan saat sedang bekerja di kebunnya. Warga tersebut menjadi korban serangan mendadak dari seekor beruang yang diduga memasuki area perkebunan dari kawasan hutan sekitar. Akibat serangan satwa liar tersebut, Yatana langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan karena menderita luka robek yang cukup serius di bagian pinggang serta paha.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (24/6/2026) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diketahui tengah melakukan aktivitas rutinnya berkebun ketika tiba-tiba seekor beruang muncul dari semak-semak dan langsung menyerang tanpa memberikan kesempatan bagi korban untuk menghindar. Serangan tersebut terjadi begitu cepat sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri sebelum akhirnya mendapat cakaran dan gigitan di beberapa bagian tubuh vitalnya.

Kronologi Serangan

Kronologi bermula saat Yatana berangkat ke kebun miliknya yang berlokasi di wilayah hukum Polsek Muara Kelingi. Lokasi kebun tersebut memang cukup terpencil dan berbatasan langsung dengan area hutan yang menjadi habitat alami berbagai satwa liar. Saat sedang fokus membersihkan tanaman, korban tidak menyadari keberadaan beruang yang mendekatinya dari arah belakang.

"Iya benar, beruang tiba-tiba datang dan langsung menyerang korban saat di kebun," ujar Kapolsek Muara Kelingi Iptu M Nur Hendra saat dikonfirmasi media kami, Rabu (24/6/2026).

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa korban mengalami luka yang cukup signifikan akibat terkena cakaran keras dan gigitan beruang. Informasi yang diterima aparat kepolisian setempat menyebutkan bahwa korban sempat berteriak meminta tolong dan berhasil menarik perhatian warga lain yang berada tidak jauh dari lokasi. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung bergegas menuju sumber suara dan berhasil membuat beruang itu kabur kembali ke dalam hutan.

Konflik Satwa dan Manusia di Perbatasan Hutan

Pasca kejadian, korban segera dievakuasi oleh warga menuju Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Luka robek di bagian pinggang dan paha korban harus mendapatkan jahitan karena cakaran beruang tersebut merobek cukup dalam ke bagian daging. Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan dalam keadaan sadar dan masih menjalani perawatan intensif dari tim medis.

Pihak Kepolisian Sektor Muara Kelingi mengimbau kepada para petani dan warga yang berkebun di sekitar kawasan perbatasan hutan agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Mengingat wilayah perkebunan yang berhimpitan dengan habitat satwa liar, potensi terjadinya konflik serupa sangat mungkin terulang. Warga diminta untuk tidak bekerja seorang diri pada jam-jam yang dianggap rawan, serta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan satwa buas di sekitar pemukiman dan lahan pertanian.

Insiden ini menambah daftar panjang konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di area-area yang memang menjadi jalur jelajah hewan buas seperti beruang madu. Para ahli lingkungan dari lembaga konservasi yang dihubungi media kami menyebutkan bahwa maraknya alih fungsi lahan membuat ruang gerak satwa semakin terbatas, sehingga hewan-hewan tersebut kerap memasuki area perkebunan warga untuk mencari sumber makanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User