Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI, Antrean BBM Makassar Melandai

Kondisi lalu lintas di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan perkotaan Makassar kini mulai menunjukkan tren penormalan secara signif

Sep 14, 2026 - 13:48
0 0
Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI, Antrean BBM Makassar Melandai

Kondisi lalu lintas di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan perkotaan Makassar kini mulai menunjukkan tren penormalan secara signifikan. Pemandangan antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat yang sempat mengular di beberapa ruas jalan utama kini berangsur melandai. Fenomena positif ini merupakan hasil langsung dari serangkaian langkah taktis penguatan distribusi dan pelayanan BBM yang dieksekusi secara terukur oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Salah satu langkah kunci yang menjadi peretas kemacetan di simpul-simpul distribusi adalah pengoperasian SPBU Modular di kawasan strategis Centre Point of Indonesia (CPI), Makassar. Langkah pendirian infrastruktur pengisian BBM portabel ini terbukti efektif memecah konsentrasi kendaraan yang sebelumnya menumpuk di SPBU konvensional sekitar pusat kota.

Strategi Taktis Mengurai Simpul Kepadatan Energi

Pengoperasian unit modalitas pengisian baru ini tidak sekadar menambah titik penyaluran, melainkan bagian dari perhitungan pemetaan beban logistik daerah. Kawasan CPI dipilih karena posisinya yang sangat strategis sebagai hub mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas harian, bisnis, maupun pariwisata lokal. Dengan mengalihkan sebagian beban pengisian ke titik ini, arus kendaraan yang mencari bahan bakar dapat terdistribusi secara lebih merata.

"Penyediaan SPBU Modular di lokasi krusial seperti CPI merupakan bentuk respons cepat kami bersama Pemprov Sulsel untuk mengurai penumpukan kendaraan. Kami memastikan ketersediaan pasokan BBM dalam kondisi aman dan pola penyalurannya terus dioptimalkan agar masyarakat dapat bertransaksi dengan nyaman tanpa harus mengantre lama," tegas pihak manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Secara teknis, SPBU Modular memiliki keunggulan fleksibilitas dan kecepatan operasional tanpa mengurangi standar keamanan ketat khas Pertamina. Kehadiran unit ini mampu memangkas waktu tunggu kendaraan hingga 40 hingga 50 persen pada jam-jam sibuk.

Analisis Perubahan Dinamika Distribusi BBM

Jika dianalisis dari kacamata manajemen rantai pasok (supply chain), penumpukan kendaraan sebelumnya lebih disebabkan oleh ketidakseimbangan titik serap (absorption point) dibanding kelangkaan stok fisik. Pasokan BBM ke wilayah Makassar dan sekitarnya sebenarnya berada pada posisi yang sangat mencukupi, namun distribusi di tingkat retail membutuhkan penyesuaian infrastruktur seiring meningkatnya volume kendaraan pasca-pandemi.

Berikut adalah perbandingan dinamika pelayanan BBM di Kota Makassar sebelum dan sesudah intervensi SPBU Modular di CPI:

Indikator Pelayanan Sebelum Intervensi Modular Pasca Pengoperasian Modular CPI
Rata-rata Waktu Tunggu 30 - 45 Menit (Jam Sibuk) 10 - 15 Menit
Beban SPBU Pusat Kota Sangat Tinggi (Kapasitas Maksimal) Terdistribusi Ringan s.d. Sedang
Kelancaran Arus Jalan Raya Tersendat Akibat Bahu Jalan Terpakai Lancar dan Terkendali

Sinergi Lintas Sektor dan Keberlanjutan Ekonomi Daerah

Langkah responsif Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pengamat ekonomi regional. Kelancaran pasokan bahan bakar di wilayah pusat pertumbuhan ekonomi seperti Makassar secara langsung berpengaruh pada efisiensi biaya logistik dan produktivitas masyarakat harian.

Sejumlah ahli menekankan bahwa kecepatan adaptasi infrastruktur energi skala mikro seperti SPBU Modular merupakan solusi jangka pendek yang paling rasional untuk menjaga kestabilan perekonomian daerah. Ketika hambatan mobilitas dapat diminimalkan, aktivitas perdagangan, jasa, dan transportasi publik dapat berjalan pada tingkat efisiensi tertinggi.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memantau dinamika lapangan secara real-time. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk menentukan apakah penambahan unit modular serupa perlu direplikasi di wilayah pendukung lainnya di Sulawesi Selatan guna memastikan ketahanan energi publik tetap terjaga tanpa kendala berarti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User