Persib Juara Piala Presiden 2026 Usai Bungkam Persebaya

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya di final Piala Presiden 2026. Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi lahirnya juara baru, di mana Maung Bandung tampil d...

Persib Juara Piala Presiden 2026 Usai Bungkam Persebaya

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya di final Piala Presiden 2026. Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi lahirnya juara baru, di mana Maung Bandung tampil dominan sepanjang laga. Sejak menit pertama, intensitas pertandingan langsung terasa tinggi, dengan kedua tim saling jual beli serangan.

Persib Bandung yang bermain dengan formasi 4-3-3 langsung mengambil inisiatif menyerang. Sementara Persebaya Surabaya yang mengandalkan formasi 5-4-1 justru memilih bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi tersebut sempat berhasil menahan gempuran tuan rumah pada 20 menit awal, namun akhirnya jebol juga.

Babak Pertama: Gol Cepat dan Dominasi Penguasaan Bola

Menit ke-23, Persib membuka keunggulan melalui tendangan voli spektakuler dari David da Silva. Berawal dari umpan silang akurat dari sayap kanan yang dilepaskan oleh Ciro Alves, striker asal Brasil itu dengan tenang menaklukkan kiper Persebaya, Ernando Ari. Gol tersebut memicu euforia puluhan ribu Bobotoh yang memadati stadion.

Statistik penguasaan bola pada babak pertama menunjukkan angka 62% untuk Persib Bandung, berbanding 38% untuk Persebaya Surabaya. Shots on target juga didominasi tuan rumah dengan 5 tembakan mengarah ke gawang, sementara Persebaya hanya mencatatkan 1 shots on target. Meski tertinggal, Bajul Ijo tidak langsung menyerah. Mereka beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik yang dipimpin oleh pemain sayap cepat mereka, Bruno Moreira.

Namun, ketangguhan lini belakang Persib yang dikomandoi oleh Nick Kuipers dan Rachmat Irianto membuat Persebaya kesulitan menembus pertahanan. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Persib Bandung.

Babak Kedua: Drama Kartu Merah dan Pesta Gol

Memasuki babak kedua, Persebaya mencoba meningkatkan tempo permainan. Pelatih mereka melakukan dua pergantian pemain sekaligus untuk menambah daya gedor di lini depan. Hasilnya, menit ke-55, Persebaya berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut dicetak oleh Paulo Henrique melalui sundulan keras memanfaatkan sepak pojok. Skor menjadi 1-1 dan pertandingan semakin menarik.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Menit ke-63, Persib kembali memimpin lewat aksi individu gemilang dari Beckham Putra Nugraha. Pemain bernomor punggung 7 itu melakukan penetrasi dari sisi kiri, melewati dua pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan kaki kanan yang tidak mampu dijangkau kiper. Gol ini menjadi titik balik mental Persebaya.

Drama terjadi pada menit ke-78. Bek Persebaya, Kadek Raditya, menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Ciro Alves. Wasit yang dibantu VAR memutuskan untuk mengusir pemain tersebut keluar lapangan. Unggul jumlah pemain, Persib semakin percaya diri. Menit ke-85, gol ketiga tercipta melalui sundulan dari bek tengah, Alberto Rodriguez, memanfaatkan assist dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Marc Klok.

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Persib Bandung. Statistik akhir pertandingan menunjukkan penguasaan bola 67% untuk Persib dan 33% untuk Persebaya. Total shots mencapai 17 berbanding 7, dengan shots on target 9 berbanding 3. Persib juga mencatatkan 8 peluang emas, sementara Persebaya hanya 2.

Kunci Kemenangan dan Kutipan Pelatih

Kemenangan ini tidak lepas dari solidnya lini tengah Persib yang digalang oleh Marc Klok dan Dedi Kusnandar. Duet mereka mampu memutus alur serangan lawan sekaligus menjadi distributor bola utama. Selain itu, pressing ketat yang diterapkan sejak menit awal membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan. Catatan penting lainnya, Persib berhasil mengamankan clean sheet di babak pertama, meski akhirnya harus kebobolan satu gol di babak kedua.

"Ini hasil kerja keras seluruh pemain dan tim pelatih. Kami tahu Persebaya adalah tim yang kuat, tapi kami punya strategi yang matang. Saya sangat bangga dengan perjuangan para pemain yang tidak kenal lelah," ujar pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Di sisi lain, pelatih Persebaya, Paul Munster, mengakui keunggulan lawan. "Kami sudah berusaha maksimal, tapi Persib memang layak menang hari ini. Mereka lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Kami akan belajar dari pertandingan ini untuk kompetisi berikutnya," ucapnya dengan nada kecewa.

Dengan kemenangan ini, Persib Bandung berhasil mengangkat trofi Piala Presiden untuk ketiga kalinya dalam sejarah klub. Sementara bagi Persebaya, kekalahan ini menjadi pukulan telak, namun mereka tetap layak mendapat apresiasi karena mampu tampil sebagai finalis. Pertandingan ini juga mencatatkan rekor jumlah penonton terbanyak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan total 35.000 penonton yang hadir langsung menyaksikan laga final tersebut.

Performa gemilang David da Silva yang mencetak satu gol dan satu assist membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Dengan torehan tersebut, ia semakin mengukuhkan diri sebagai mesin gol Persib di musim ini. Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga bagi Persib Bandung menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User