Persib Gulung Arema 1-0, Fokus ke DPMM FC
Sabtu, 25 Juli 2026, menjadi malam pembuktian bagi Persib Bandung di hadapan Bobotoh yang memadati Stadion Si Jalak Harupat. Dalam laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026, Maung Bandung tampil klinis ...
Sabtu, 25 Juli 2026, menjadi malam pembuktian bagi Persib Bandung di hadapan Bobotoh yang memadati Stadion Si Jalak Harupat. Dalam laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026, Maung Bandung tampil klinis dengan kemenangan 1-0 atas Arema FC. Gol tunggal Uilliam Barros di menit ke-23 sudah cukup untuk mengamankan tiga poin dan menahbiskan pelatih Bojan Hodak sebagai arsitek kemenangan pertama di turnamen pramusim ini.
Sejak peluit awal, Persib yang turun dengan formasi 4-3-3 cair langsung mengambil inisiatif. Tiga menit awal, umpan terobosan Marc Klok sudah mengancam. Namun, anak asuh Joel Cornelli—yang belakangan menjadi sorotan karena rekrutan anyar mereka—mencoba merespons lewat serangan balik cepat. Hingga menit ke-10, Arema lebih banyak mengandalkan akselerasi Dedik Setiawan yang merepotkan duet bek tengah Alberto Rodriguez dan Rachmat Irianto. Statistik sementara menunjukkan penguasaan bola masih tipis: 51% untuk Persib, 49% untuk Arema, tetapi shots on target masih nol untuk kedua tim.
Momen Penentu di Menit ke-23
Gol kemenangan lahir dari skema set piece yang terencana. Setelah pelanggaran terhadap Beckham Putra di sisi kanan, Luka Menalo yang mencatatkan debut resminya malam itu mengambil tendangan bebas. Pemain asing anyar asal Bosnia ini mengirim umpan melengkung ke tiang jauh, disambut tandukan terukur Uilliam Barros. Bola sempat ditepis kiper Arema Adilson Maringa, tetapi bola tetap masuk ke gawang setelah membentur mistar. Ribuan Bobotoh pun bergemuruh. Assist pertama Menalo di laga kompetitif pertamanya langsung berbuah manis.
Tuan rumah hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-33. David da Silva melepaskan tembakan setengah voli dari dalam kotak penalti, namun Maringa dengan gemilang menepisnya. Skema serangan balik Arema masih mentah di sepertiga akhir; dua kali percobaan dari luar kotak yang dilepaskan Jayus Hariono belum menguji kiper Teja Paku Alam. Babak pertama ditutup dengan statistik tembakan tepat sasaran 4-1 untuk keunggulan Persib.
Arema Coba Bangkit, Maung Bandung Tetap Kokoh
Memasuki babak kedua, Joel Cornelli menarik keluar Dedik dan memasukkan Evan Dimas untuk menambah kreativitas di lini tengah. Hasilnya, Arema mampu menguasai lebih banyak bola—54% penguasaan bola untuk tim tamu pada 15 menit awal paruh kedua. Peluang emas datang di menit ke-58 saat tandukan Abel Camara dari umpan silang Rizky Dwi justru melambung di atas mistar gawang Teja Paku Alam.
Persib merespons dengan menurunkan tenaga baru: Rob Darwis menggantikan Beckham Putra yang mulai kelelahan, dan Ezra Walian masuk untuk memperkuat serangan sayap. Statistik duel udara menjadi kunci; Duet Rodriguez-Irianto mencatatkan 12 clearance dan 5 intersep sepanjang laga. Arema hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit, sementara Persib menjaga clean sheet dengan disiplin tinggi.
Dua kartu kuning keluar di babak ini: Rachmat Irianto (menit 67) karena melanggar Evan Dimas, dan Sergio Silva dari Arema (menit 82) akibat tekel keras terhadap Da Silva. Meski tensi meningkat, tidak ada pelanggaran berujung VAR yang mengubah skor. Wasit Thoriq Alkatiri memimpin laga dengan baik tanpa kontroversi berarti.
Bintang Lapangan dan Kutipan Pelatih
Uilliam Barros layak menjadi pemain terbaik malam itu—bukan hanya karena gol, tetapi juga dua tembakan tepat sasaran, satu assist kunci yang nyaris gol, dan kontribusi bertahan saat membantu pressing. Debutan Luka Menalo juga impresif: selain assist, ia mencatatkan 3 crossing akurat dan sukses 4 dari 6 dribel percobaan. Di lini tengah, Klok menjadi metronom dengan akurasi operan 89%.
“Saya senang dengan semangat bertahan tim. Gol Barros adalah buah dari latihan set piece yang kami matangkan. Tapi ini baru awal. Kami harus lebih tajam saat melawan DPMM nanti,” ujar Bojan Hodak usai pertandingan.
Berikutnya: DPMM FC Brunei, Ujian Berbeda
Kemenangan ini membawa Persib ke puncak klasemen sementara Grup A, sembari menunggu hasil pertandingan lain. Fokus kini sepenuhnya tertuju ke laga kedua melawan DPMM FC asal Brunei Darussalam pada Rabu (29/7). Meski secara historis bukan kekuatan besar di kawasan, DPMM dikenal dengan permainan fisik dan transisi cepat ala Liga Singapura. Pelatih Hodak dipastikan akan melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran di turnamen padat ini.
Laga melawan Arema telah membuktikan bahwa proyeksi skuad 2026 mulai menemukan bentuk: kombinasi pengalaman pemain seperti Klok dan Da Silva, serta energi baru dari Menalo, memberi dimensi berbeda. Statistik laga mencatat total tembakan 13-7, corners 6-2, dan pelanggaran 12-15 untuk keunggulan Persib. Jika Maung Bandung mampu mempertahankan determinasi dan efisiensi ini, bukan tak mungkin gelar Piala Presiden 2026 akan berlabuh di Bandung.
Comments (0)