Skor akhir 3-1 untuk Persib Bandung. Menit ke-78, David da Silva menuntaskan umpan terobosan Ciro Alves dan memastikan comeback dramatis atas Port FC dalam lanjutan ASEAN Club Championship. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin — ia mengubah peta persaingan Grup B dan menempatkan Maung Bandung di posisi yang jauh lebih aman menuju semifinal.
Pertandingan berjalan tidak sesuai skenario tuan rumah sejak awal. Formasi 4-2-3-1 yang dipasang Bojan Hodak tampak ragu menghadapi pressing tinggi Port FC. Menit ke-12, kesalahan antisipasi di lini belakang berbuah petaka: striker Port FC melepaskan tendangan kaki kanan dari tepi kotak penalti, bola menghujam sudut kiri gawang tanpa mampu dijangkau kiper. Port FC unggul 1-0, dan penguasaan bola mereka sempat menyentuh 58 persen dalam 20 menit pertama.
Namun sepak bola tidak selesai di menit ke-20. Persib mulai menemukan ritme. Menit ke-23, Ciro Alves melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti yang masih membentur mistar. Menit ke-31, Beckham Putra mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh, kiper Port FC menepis dengan ujung jari. Statistik babak pertama mencatat Persib 7 shots on target berbanding 4 milik Port FC, meski kedudukan masih 1-0 untuk tim tamu.
Babak Kedua: Taktik Pressing Tinggi Hodak Berbuah Manis
Bojan Hodak menarik Beckham Putra dan memasukkan Tyronne del Pino untuk menambah kreativitas di lini tengah. Keputusan itu mengubah segalanya. Menit ke-52, Del Pino mengirim umpan silang terukur ke tiang jauh, dan David da Silva menyambutnya dengan sundulan keras yang tak mampu dibendung kiper. Skor menjadi 1-1, Stadion Si Jalak Harupat meledak.
Port FC berusaha merespon lewat serangan balik cepat. Menit ke-64, mereka mendapatkan peluang emas lewat skema set piece, tetapi sepakan bebasnya masih melebar tipis di sisi kanan gawang. Justru Persib yang kemudian berbalik memimpin. Menit ke-71, Febri Hariyadi menusuk dari sayap kanan, melewati dua pemain bertahan, lalu melepaskan tendangan mendatar yang gagal diantisipasi kiper. 2-1 untuk Persib, dan tekanan mental langsung berpindah ke kubu Port FC.
Gol ketiga lahir dari skema serangan balik yang sempurna. Menit ke-78, Ciro Alves merebut bola di lini tengah, berlari cepat ke depan, dan mengirim assist terukur kepada David da Silva. Striker Brasil itu menuntaskan dengan tendangan kaki kiri ke sudut bawah gawang. Hat-trick tidak, tetapi brace David da Silva menjadi penentu. Wasit meniup peluit panjang dengan skor 3-1.
"Kami tertinggal satu gol, tetapi para pemain tidak panik. Saya katakan di ruang ganti: tekan mereka, menangkan bola di area tengah. Statistik menunjukkan kami lebih agresif, dan itu terbukti," ujar Bojan Hodak dalam konferensi pers usai laga.
Statistik Laga: Penguasaan Bola dan Efektivitas Serangan
Secara keseluruhan, Persib mencatat penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen milik Port FC. Jumlah shots on target Maung Bandung mencapai 11, sementara Port FC hanya 5. Persib juga unggul dalam duel udara dengan persentase kemenangan 61 persen. Kartu kuning dikeluarkan empat kali — dua untuk masing-masing tim, tanpa kartu merah. Tidak ada intervensi VAR yang mengubah keputusan, meski wasit sempat mengecek potensi offside pada gol kedua Persib, hasilnya sah.
Bagi Port FC, kekalahan ini memperpanjang tren buruk mereka di ajang regional. Clean sheet belum mereka raih sejak matchday pertama, dan lini belakang terus menjadi titik lemah. Pelatih Port FC mengakui timnya kehilangan konsentrasi di 30 menit terakhir.
Dampak pada Klasemen ASEAN Club Championship
Dengan tambahan tiga poin, Persib Bandung kini mengoleksi 6 poin dari 3 pertandingan di Grup B. Mereka menempati posisi kedua, terpaut dua poin dari pemuncak klasemen sementara. Port FC tetap tertahan di peringkat ketiga dengan 3 poin, sementara satu tim lain di grup tersebut baru mengumpulkan 1 poin. Persaingan menuju dua tiket semifinal masih terbuka lebar, tetapi momentum jelas ada di tangan Persib.
Jadwal berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya. Persib akan menghadapi pemuncak grup dalam laga tandang yang diperkirakan berlangsung sengit. Jika mampu mempertahankan efektivitas serangan — 11 shots on target per laga adalah angka elit — peluang melaju ke babak gugur sangat besar. Sebaliknya, Port FC wajib meraih kemenangan di dua laga tersisa agar tidak tersingkir lebih cepat.
Comeback ini juga menegaskan karakter skuad asuhan Hodak. Mereka tidak mudah patah ketika tertinggal lebih dulu. Data menunjukkan Persib telah dua kali membalikkan keadaan musim ini, sebuah tanda mental juara yang tidak dimiliki semua tim. Klasemen mungkin masih sementara, tetapi arah Persib Bandung di ASEAN Club Championship sudah semakin jelas: mereka datang bukan sekadar untuk berpartisipasi.
Comments (0)