Perjuangan Pebalap Muda Sleman di Jerez, Perebutan Gelar Tetap Terbuka
Pebalap muda asal Sleman, Yogyakarta, M. Kiandra Ramadhipa, menunjukkan performa kompetitif dalam gelaran Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Jerez, Spanyol. Dalam dua kali balapan yang digela
Pebalap muda asal Sleman, Yogyakarta, M. Kiandra Ramadhipa, menunjukkan performa kompetitif dalam gelaran Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Jerez, Spanyol. Dalam dua kali balapan yang digelar di Circuito de Jerez - Ángel Nieto pada Minggu, 5 Juli 2026, Ramadhipa berhasil mengantongi tambahan 9 poin penting yang menjaga peluangnya dalam perebutan gelar juara.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor ini tampil konsisten sepanjang musim kejuaraan Moto3 Junior World Championship. Rider berusia 16 tahun yang membela Honda Asia Dream Racing Junior Team itu terus menjaga asa dalam persaingan ketat menuju puncak klasemen sementara. Persaingan memperebutkan posisi teratas masih terbuka lebar berkat performa apiknya di setiap seri balapan.
Race pertama di Sirkuit Jerez berlangsung dalam kondisi ekstrem dengan suhu lintasan yang mendekati 44 derajat Celsius. Ramadhipa memulai balapan dengan tantangan sejak awal. Meskipun menunjukkan kecepatan impresif saat sesi kualifikasi yang menempatkannya di grid start kelima, langkahnya sempat tersendat di tikungan-tikungan awal. Posisinya merosot ke urutan delapan saat ia berjuang untuk tetap menempel grup pebalap terdepan.
Ramadhipa yang menjadi rider Honda Asia Dream Racing Junior Team memulai jalannya balapan dengan start yang kurang mulus. Meski sempat melesat di kualifikasi dan menempati grid start kelima, Rama tercecer ke posisi delapan setelah melewati beberapa tikungan awal.
Di tengah usahanya mengejar ketertinggalan, balapan terpaksa dihentikan sementara setelah insiden yang melibatkan salah satu pebalap memicu pengibaran bendera merah. Race kemudian dilanjutkan dengan format yang dipersingkat menjadi 10 lap. Ramadhipa kembali memulai perjuangannya dari posisi delapan.
Persaingan yang semakin ketat membuatnya sempat terlempar dari posisi 10 besar. Namun, pebalap muda berbakat ini tidak menyerah. Secara perlahan namun pasti, ia mulai memperbaiki posisinya dengan manuver-manuver terukur di setiap lap. Perjuangan kerasnya membuahkan hasil manis saat ia berhasil finis di posisi ketujuh dan mengamankan 9 poin krusial untuk klasemen kejuaraan.
Hasil ini memastikan bahwa peluang Ramadhipa dalam perebutan gelar juara Moto3 Junior World Championship tetap terbuka lebar. Dengan performa yang terus meningkat di setiap seri, pebalap muda Indonesia ini membuktikan bahwa dirinya layak diperhitungkan di kancah balap internasional. Demikian laporan yang dihimpun media kami dari Sirkuit Jerez, Spanyol. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan balapan dan klasemen dapat diakses melalui Beritainti.com.
Comments (0)