Pengakuan Mengejutkan Pemotor Penjajah Trotoar Depok: Saya Cuma Marketing, Bukan Tentara

Kota Depok kembali dihebohkan dengan klarifikasi mengejutkan dari seorang pengendara motor yang sebelumnya viral karena aksinya menjajah trotoar di Jalan Kartini. Dalam sebuah pertemuan yang digelar

Jul 06, 2026 - 12:55
0 1
Pengakuan Mengejutkan Pemotor Penjajah Trotoar Depok: Saya Cuma Marketing, Bukan Tentara

Kota Depok kembali dihebohkan dengan klarifikasi mengejutkan dari seorang pengendara motor yang sebelumnya viral karena aksinya menjajah trotoar di Jalan Kartini. Dalam sebuah pertemuan yang digelar pada Minggu (5/7/2026), pria bernama Syaiful Anwar akhirnya buka suara dan mengakui bahwa dirinya bukanlah seorang anggota TNI seperti yang selama ini ia klaim.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, peristiwa bermula ketika Syaiful terekam kamera warga sedang mengendarai sepeda motornya di atas trotoar sambil melawan arus lalu lintas. Aksinya ini sontak memicu kemarahan publik, terutama ketika dirinya mengaku sebagai seorang tentara saat ditegur oleh warga sekitar. Pengakuan tersebut dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Klarifikasi di Hadapan Petugas TNI

Dalam momen klarifikasi yang berlangsung tertib tersebut, Syaiful Anwar berdiri tepat di hadapan anggota TNI asli dan pihak yang sebelumnya menegur aksinya. Dengan nada menyesal, ia menyampaikan kebenaran mengenai profesi aslinya yang jauh dari kesan militer.

"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing. Ingin mengklarifikasikan bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," ujar Syaiful dengan suara lirih, dikutip dari laporan eksklusif Beritainti.com.

Adegan klarifikasi ini menjadi sorotan tajam karena sebelumnya Syaiful terlihat sangat percaya diri mengaku sebagai bagian dari institusi pertahanan negara. Kini, dengan gestur tubuh yang lebih merendah, ia harus menanggung malu di hadapan personel TNI sungguhan yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Syaiful tidak hanya meminta maaf kepada institusi TNI atas pencemaran nama baik yang telah ia lakukan. Ia juga secara khusus menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada para pejalan kaki yang haknya telah ia rampas dengan brutalnya melajukan kendaraan di zona pejalan kaki sambil melawan arus. Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar tidak mudah mengaku-aku sebagai aparat demi menghindari konsekuensi dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User