Pengadilan Argentina Lanjutkan Penjualan Aset Raksasa Susu SanCor
Proses likuidasi aset produsen susu legendaris asal Argentina, SanCor, kembali mendapatkan kepastian hukum. Pengadilan Banding Sipil, Komersial, dan Ketena
Proses likuidasi aset produsen susu legendaris asal Argentina, SanCor, kembali mendapatkan kepastian hukum. Pengadilan Banding Sipil, Komersial, dan Ketenagakerjaan Distrik Yudisial No. 5 Rafaela, Provinsi Santa Fe, resmi memutuskan bahwa proses lelang dan penjualan aset perusahaan yang dinyatakan bangkrut tersebut harus tetap berjalan tanpa perlu mengulang dari tahap awal.
Keputusan krusial ini diambil oleh majelis hakim yang beranggotakan Pablo Lorenzetti, María José Álvarez Tremea, dan Duilio Maximiliano Hail. Majelis menolak pembatalan tender secara total setelah sebelumnya proses ini sempat terhenti akibat gelombang keberatan dari berbagai pihak yang berminat mengakuisisi aset produsen susu tersebut.
Restrukturisasi Lelang dan Penyesuaian Kebijakan
Kendati memberikan lampu hijau untuk melanjutkan penjualan enam pabrik manufaktur dan portofolio merek SanCor, majelis hakim menetapkan sejumlah koreksi struktural guna menjamin transparansi serta memaksimalkan pemulihan hak para kreditur.
"Aset-aset ini tetap akan dijual, peraturan tetap berlaku, dan kita tidak perlu memulai dari awal. Namun, kami memberlakukan sejumlah penyesuaian regulasi," tegas majelis hakim dalam amar putusannya.
Berikut adalah poin-poin penyesuaian utama yang diwajibkan oleh pengadilan dalam mekanisme lelang lanjutan:
- Fleksibilitas Mata Uang: Pembayaran nilai akuisisi kini diperbolehkan menggunakan mata uang Peso Argentina, tidak lagi terbatas secara eksklusif pada Dolar AS.
- Sistem Penilaian Transparan: Sebelum penawaran resmi dibuka, kurator wajib menyusun dan mengesahkan matriks skor evaluasi terbuka agar keputusan pemenang tidak bergantung pada parameter subjektif.
- Optimalisasi Nilai Recovery: Penyelenggara lelang diwajibkan membandingkan skema penjualan borongan (paket menyeluruh) dengan penjualan parsial (per unit pabrik/merek) demi menentukan skema yang menghasilkan dana pengembalian tertinggi bagi kreditur.
- Penyesuaian Nilai Taksiran Pasar: Tim penilai independen diwajibkan memperbarui valuasi riil pasar dengan memperhitungkan dampak insiden fisik pada fasilitas pabrik di Sunchales.
Kronologi Krisis Keuangan SanCor Menuju Likuidasi
Kejatuhan SanCor menjadi salah satu catatan restrukturisasi korporasi paling signifikan di sektor agribisnis Amerika Latin. Runtuhnya koperasi susu raksasa ini melalui rangkaian tahapan kritis:
- Akumulasi Utang Massif: Manajemen menghadapi pembengkakan kewajiban finansial hingga melampaui US$120 juta akibat inefisiensi operasional dan tekanan makroekonomi domestik.
- Permohonan Kepailitan: Menghadapi insolvensi dan kegagalan restrukturisasi utang mandiri, direksi SanCor secara resmi mengajukan status pailit ke pengadilan komersial.
- Penghentian Sementara Tender: Sengketa hukum dan keberatan dari calon investor mengenai valuasi dan syarat lelang sempat membekukan proses likuidasi enam fasilitas produksi utama.
- Putusan Banding Pengadilan Rafaela: Majelis hakim memutuskan lelang berlanjut dengan aturan yang disempurnakan demi menjamin kepastian hukum bagi investor maupun kreditur.
Langkah pengadilan ini dinilai sebagai titik balik penting dalam mitigasi risiko ekonomi regional di Santa Fe, mengingat penyelesaian likuidasi SanCor menyangkut keberlanjutan fasilitas industri, nasib ribuan peternak mitra, serta kepastian pembayaran utang bagi ratusan kreditur institusional maupun pekerja.
Comments (0)