Pengacara Ungkap Kesepakatan Hak Asuh dan Gana-Gini Audi Marissa-Anthony Xie

Proses perceraian antara pasangan selebritas Audi Marissa dan Anthony Xie kini memasuki babak baru yang menyita perhatian publik. Di tengah bergulirnya per

Sep 09, 2026 - 22:27
0 0
Pengacara Ungkap Kesepakatan Hak Asuh dan Gana-Gini Audi Marissa-Anthony Xie

Proses perceraian antara pasangan selebritas Audi Marissa dan Anthony Xie kini memasuki babak baru yang menyita perhatian publik. Di tengah bergulirnya persidangan di pengadilan, pihak kuasa hukum akhirnya membuka suara terkait dua isu paling krusial dalam gugatan cerai tersebut: penentuan hak asuh anak dan mekanisme pembagian harta gana-gini. Penjelasan terbuka dari tim hukum ini memberikan gambaran analitis mengenai arah penyelesaian hukum yang ditempuh oleh kedua belah pihak agar proses persidangan tidak berlarut-larut dalam ketegangan.

Sebagai pasangan yang menikah pada September 2020 dan telah dikaruniai seorang putra bernama Anzel Maverick Xie, dinamika rumah tangga Audi dan Anthony selalu menjadi sorotan publik. Keputusan untuk mengakhiri ikatan pernikahan tentu membawa konsekuensi hukum yang kompleks, terutama yang berkaitan dengan perlindungan hak-hak anak di bawah umur serta inventarisasi aset bersama yang diperoleh selama periode pernikahan berlangsung.

Mekanisme Hak Asuh Anak dan Kesepakatan Bersama

Dalam lanskap hukum perkawinan di Indonesia, penentuan hak asuh anak di bawah umur umumnya diprioritaskan kepada ibu kandung, kecuali terdapat faktor-faktor khusus yang membuktikan sebaliknya. Kendati demikian, kuasa hukum mengindikasikan bahwa Audi Marissa dan Anthony Xie sepakat untuk mengedepankan pendekatan kompromistis demi tumbuh kembang sang buah hati secara optimal.

"Fokus utama kedua belah pihak adalah menjaga mental dan masa depan anak. Mengenai hak asuh dan harta gana-gini, semua sedang dibahas secara kekeluargaan agar menemukan titik temu terbaik tanpa harus saling menjatuhkan di persidangan," ungkap pihak pengacara dalam keterangannya kepada media.

Prinsip pengasuhan bersama (co-parenting) tampaknya menjadi opsi realistis yang dipertimbangkan kedua belah pihak. Penataan skema akses bertemu bagi Anthony Xie dipastikan tetap terbuka lebar, sehingga hubungan emosional antara anak dan ayah tidak terputus meskipun secara legalitas formal status pernikahan kedua orang tuanya telah berakhir.

Pembagian Harta Gana-Gini dalam Perspektif Hukum

Isu kepemilikan aset atau harta gana-gini juga menjadi perhatian tersendiri dalam kalkulasi yuridis perceraian ini. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, seluruh harta kekayaan yang diperoleh selama masa perkawinan berlangsung dikategorikan sebagai harta bersama, kecuali jika terdapat kesepakatan tertulis lain berupa perjanjian pra-nikah (prenuptial agreement).

Dalam kasus Audi Marissa dan Anthony Xie, tim kuasa hukum tengah melakukan pengkajian dan verifikasi kepemilikan aset secara rinci. Pendekatan mediasi yang konstruktif terus diupayakan untuk menghindari konflik kepemilikan properti, kendaraan, maupun investasi yang berpotensi memperpanjang proses persidangan di pengadilan agama maupun pengadilan negeri.

Poin-Poin Kunci Penyelesaian Perceraian

Berdasarkan analisis yuridis dan pernyataan resmi pihak kuasa hukum, terdapat beberapa poin kunci yang menjadi pijakan utama penyelesaian perkara ini:

  • Prioritas Kesejahteraan Anak: Hak pengasuhan difokuskan sepenuhnya pada kepentingan terbaik anak tanpa mengisolasi peran salah satu orang tua.
  • Penyelesaian Kekeluargaan: Pembagian harta gana-gini diupayakan rampung melalui musyawarah mufakat di luar amar putusan ketat pengadilan.
  • Efisiensi Proses Hukum: Kedua pihak bersepakat menyelesaikan perceraian secara damai guna meminimalisasi dampak publisitas negatif di media massa.

Transparansi dan iktikad baik yang ditunjukkan oleh kedua pihak melalui kuasa hukumnya mencerminkan tren positif dalam penyelesaian perkara perceraian publik figur. Dengan mengesampingkan ego individual, kesepakatan mengenai hak asuh anak dan pembagian harta gana-gini diharapkan dapat menjadi percontohan hukum yang matang serta berorientasi pada masa depan anak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User