Pemerintah Ungkap Harga Pertamax Lebih Murah Dibandingkan Negara Tetangga

Beritainti.com, Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia masih lebih terjangkau dibandingkan sejumlah negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Jul 08, 2026 - 00:54
0 1
Pemerintah Ungkap Harga Pertamax Lebih Murah Dibandingkan Negara Tetangga

Beritainti.com, Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia masih lebih terjangkau dibandingkan sejumlah negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Pernyataan ini disampaikan menyusul kenaikan harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95) yang berlaku mulai Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan pantauan media kami, PT Pertamina (Persero) telah menyesuaikan harga jual BBM nonsubsidi. Pertamax naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 yang sebelumnya Rp12.900 per liter kini dibanderol Rp17.000 per liter. Kenaikan ini dipicu oleh fluktuasi harga minyak dunia dan biaya distribusi.

Perbandingan Harga BBM di Asia Tenggara

Namun, jika dilihat dari data perbandingan internasional, harga BBM Indonesia masih relatif rendah. Melalui unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet pada Kamis (11/6/2026), dipaparkan harga BBM nonsubsidi di sejumlah negara ASEAN. Data yang bersumber dari Petrol Price, GasWatch, dan Global Petrol Price per 11 Juni 2026 menunjukkan:

Filipina Rp22.158/liter, Laos Rp31.945/liter, Thailand Rp28.910/liter, Myanmar Rp25.085/liter, dan Singapura mencapai Rp42.971/liter. Seluruh harga dikonversi ke rupiah dengan kurs yang berlaku.

“Meski terjadi penyesuaian harga, BBM nonsubsidi kita tetap kompetitif jika dibandingkan dengan negara tetangga. Ini menunjukkan bahwa subsidi yang tepat sasaran dan efisiensi distribusi masih berjalan,” ujar Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agus Supriyanto, dalam keterangan resmi yang diterima Beritainti.com.

Pemerintah mengklaim bahwa harga BBM nonsubsidi di dalam negeri tetap dikendalikan agar tidak membebani masyarakat, meskipun kenaikan harga minyak mentah global terus berlanjut. Adapun perbedaan harga yang signifikan dengan Singapura, Laos, dan Thailand juga dipengaruhi oleh kebijakan pajak dan subsidi masing-masing negara.

Dengan data ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami konteks kenaikan harga yang terjadi, sekaligus melihat bahwa Indonesia masih memiliki harga BBM yang relatif terjangkau di kawasan. Ke depan, pemerintah akan terus memantau pergerakan harga minyak dunia dan melakukan penyesuaian kebijakan secara berkala demi menjaga stabilitas ekonomi domestik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User