Newcastle vs Liverpool Berbagi Poin, Penalti Szoboszlai Selamatkan Debut Iraola
Di hadapan 52.258 penonton yang memadati St James Park, malam Minggu (23/8/2026) WIB berubah menjadi panggung drama sepenuhnya. Newcastle United dua kali unggul, namun dipaksa berbagi satu angka setel...
Di hadapan 52.258 penonton yang memadati St James Park, malam Minggu (23/8/2026) WIB berubah menjadi panggung drama sepenuhnya. Newcastle United dua kali unggul, namun dipaksa berbagi satu angka setelah bermain imbang 2-2 kontra Liverpool pada laga pembuka Liga Inggris musim 2026/2027. Eksekusi penalti Dominik Szoboszlai di menit ke-87 menjadi penyelamat The Reds, sekaligus memastikan malam debut pelatih baru The Magpies, Andoni Iraola, tidak berakhir dengan kekalahan pahit.
Babak Pertama: Woltemade Bikin St James Park Bergemuruh
Dengan formasi 4-2-3-1 khasnya, Iraola langsung memerintahkan anak-anak asuhnya melakukan high press sejak detik pertama. Hasilnya nyata. Menit ke-14, Anthony Gordon melepaskan umpan silang rendah dari sisi kiri yang disambut matang oleh Nick Woltemade. Tandukan penyerang asal Jerman itu tak mampu dibaca Alisson Becker — 1-0 untuk tuan rumah.
Liverpool yang menurunkan starting XI berformasi 4-3-3 mencoba bangkit. Menit ke-29, Mohamed Salah nyaris menyamakan kedudukan lewat tembakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti, namun Aaron Ramsdale tampil gemilang dengan penyelamatan satu tangan. Tekanan The Reds akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Umpan terobosan Florian Wirtz membelah barisan bek Newcastle, dan Hugo Ekitike menyelesaikannya dengan sentuhan tenang ke sudut jauh. Skor berubah 1-1 hingga turun minum.
Babak Kedua: Barnes Bangkitkan Magpies, VAR Ubah Nasib Laga
Tuan rumah kembali unggul pada menit ke-61. Serangan balik kilat yang dibangun Bruno Guimaraes diteruskan Jacob Murphy di sayap kanan sebelum bola sampai ke kaki Harvey Barnes. Tanpa basa-basi, Barnes melepaskan tembakan melengkung yang menembus pojok jauh gawang Alisson. 2-1, dan St James Park meledak dalam euforia.
Justru ketika tertinggal, Liverpool tampil paling berbahaya. Arne Slot memasukkan Federico Chiesa dan Jeremie Frimpong demi menambah amunisi serangan. Momen penentu lahir pada menit ke-85. Tembakan Wirtz dari luar kotak penalti mengenai lengan Sven Botman. Wasit sempat membiarkan permainan berjalan, tetapi VAR meminta tinjauan ulang. Setelah memeriksa monitor lapangan, wasit menunjuk titik putih. Szoboszlai maju sebagai algojo dan mengeksekusi dengan dingin ke tengah gawang — 2-2. Baik Alisson maupun Ramsdale akhirnya pulang tanpa clean sheet.
Data Tak Bohong: Penguasaan Bola Liverpool Dominan
Dari sisi angka, Liverpool layak mendapat minimal satu poin. The Reds mencatatkan penguasaan bola 57 persen berbanding 43 persen milik Newcastle, serta unggul dalam shots on target dengan rasio 7 berbanding 5. Total tembakan Liverpool mencapai 18 percobaan, sementara Newcastle baru 11. Meski demikian, efektivitas transisi cepat ala Iraola nyaris menghukum backline Liverpool yang beberapa kali telanjur naik terlalu tinggi — garis offside dua kali menyelamatkan The Reds pada menit ke-49 dan ke-73.
Kedisiplinan juga menjadi sorotan. Bruno Guimaraes (menit ke-34), Ryan Gravenberch (menit ke-55), dan Dan Burn (menit ke-79) masuk daftar buku kartu kuning. Tidak ada kartu merah, tidak ada cedera serius — hanya drama penalti yang menjadi bumbu utama pertandingan.
"Saya bangga dengan karakter tim ini. Kami menekan Liverpool sejak menit pertama dan hampir membawa pulang tiga poin. Sayangnya, detail kecil seperti handball mengubah segalanya. Tapi ini fondasi bagus untuk musim yang panjang," ujar Iraola usai laga.
"Kami kehilangan bola di dua transisi dan itu tidak boleh terjadi lagi. Namun mental anak-anak untuk bangkit dari 2-1 hingga menit ke-85 patut diacungi jempol," kata Slot.
Debut Iraola Kirim Sinyal Bahaya ke Seisi Liga
Walau gagal memetik kemenangan, debut Iraola di kursi kepelatihan Newcastle memberi gambaran menjanjikan. Intensitas pressing tinggi membuat duet Gravenberch dan Alexis Mac Allister kesulitan membangun serangan dari belakang selama 30 menit pertama. Jika konsistensi taktis itu terjaga, The Magpies berpotensi menjadi lawan paling menyebalkan di Liga Inggris musim ini.
Skor akhir 2-2 tentu bukan catatan ideal bagi misi Liverpool merengkuh kembali trofi liga. Satu poin dari St James Park bukanlah bencana, tetapi kebocoran di fase transisi wajib segera dibereskan menjelang jadwal pekan kedua. Bagi Szoboszlai sendiri, gol dari titik penalti itu bukan sekadar penyelamat angka — ia juga menegaskan posisinya sebagai salah satu motor serangan utama The Reds sepanjang musim 2026/2027.
Comments (0)