NasDem: Prabowo Sebenarnya Sudah Tahu Siapa Bohir dari Semua Kegaduhan

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui adanya pihak-pihak yang mendanai aksi demonstrasi terus menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Kali ini, Ketua DPP Partai NasDem Irma Su

Jul 07, 2026 - 23:46
0 0
NasDem: Prabowo Sebenarnya Sudah Tahu Siapa Bohir dari Semua Kegaduhan

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui adanya pihak-pihak yang mendanai aksi demonstrasi terus menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Kali ini, Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago angkat bicara. Ia menilai bahwa pengakuan Presiden tersebut sejatinya merupakan sinyal kuat bahwa Kepala Negara telah mengantongi informasi lengkap mengenai aktor di balik layar yang sengaja menciptakan kegaduhan politik selama masa pemerintahannya.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, Irma Suryani menyampaikan pandangannya tersebut kepada awak media pada Jumat (26/6/2026). Ia meyakini bahwa ketika seorang presiden telah berbicara secara terbuka seperti itu, maka dapat dipastikan bahwa informasi yang dimilikinya sudah sangat akurat dan komprehensif. “Waduh kalau Presiden sudah bicara seperti itu artinya Presiden sesungguhnya sudah tahu siapa bohir dari semua kegaduhan selama beliau menjabat sebagai Presiden,” ujar Irma dengan nada penuh keyakinan.

“Waduh kalau Presiden sudah bicara seperti itu artinya Presiden sesungguhnya sudah tahu siapa bohir dari semua kegaduhan selama beliau menjabat sebagai Presiden,” kata Irma kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Sinyal Kuat bagi Pihak yang Mencoba Mengganggu Stabilitas

Pernyataan dari politikus NasDem ini semakin mempertegas bahwa lingkaran kekuasaan di tingkat tertinggi telah lama memantau pergerakan kelompok-kelompok yang diduga sengaja memanfaatkan isu-isu tertentu untuk memicu keresahan publik. Irma menambahkan, langkah Presiden menyampaikan hal tersebut secara terbuka merupakan bentuk peringatan keras kepada para pemodal aksi agar tidak terus bermain api. Pemerintah, menurutnya, tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti temuan tersebut sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, Irma menyoroti bahwa kegaduhan yang terjadi belakangan ini, termasuk aksi demonstrasi di beberapa titik, bukanlah semata-mata ekspresi spontan masyarakat. Ia menduga kuat ada tangan-tangan tak terlihat yang secara sistematis mendanai dan mengorganisasi gerakan tersebut dengan tujuan tertentu. “Presiden tidak mungkin bicara tanpa data. Kalau sudah diungkap ke publik seperti ini, artinya buktinya sudah jelas dan tinggal menunggu waktu bagi aparat untuk bertindak,” tegasnya.

Konteks Politik dan Respons Publik

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam sebuah kesempatan menyebut bahwa ia telah mengetahui siapa saja yang membiayai aksi-aksi demonstrasi yang dianggap tidak murni menyuarakan aspirasi rakyat. Pernyataan ini langsung memicu spekulasi luas di kalangan politisi dan pengamat. Beberapa pihak menyambut positif keterbukaan Presiden, sementara yang lain meminta agar nama-nama yang dimaksud segera diungkapkan kepada publik agar tidak menimbulkan prasangka liar.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga sempat memberikan respons terhadap pernyataan Presiden tersebut. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak menggeneralisasi seluruh aksi demonstrasi sebagai aksi bayaran. Menurut Ganjar, masih banyak elemen masyarakat yang turun ke jalan dengan niat tulus untuk menyampaikan aspirasi, dan mereka berhak untuk didengar tanpa dicap sebagai pesanan pihak tertentu. Perbedaan pandangan ini menunjukkan bahwa isu bohir demonstrasi masih menjadi perdebatan hangat di panggung politik nasional.

Partai NasDem sendiri, melalui Irma, menegaskan sikapnya yang mendukung penuh upaya Presiden dalam menjaga stabilitas nasional. Ia berharap aparat keamanan segera mengusut tuntas siapa saja yang berada di balik pendanaan aksi-aksi yang berpotensi memecah belah bangsa. “Kami percaya Presiden memiliki niat baik untuk melindungi demokrasi yang sehat. Tapi demokrasi tidak boleh disusupi oleh kepentingan segelintir orang yang ingin kacau,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai detail identitas para pemodal aksi yang dimaksud. Publik kini menanti langkah konkret dari pemerintah untuk menindaklanjuti pengakuan tersebut. Apakah akan ada pengungkapan nama secara resmi, ataukah proses hukum akan berjalan secara tertutup? Semua masih menjadi tanda tanya besar yang terus memantik rasa ingin tahu masyarakat luas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User