Museum Kaca Mewah di Prancis Dirampok, Perhiasan Rp82 Miliar Raib

Jul 06, 2026 - 03:55
0 1
Museum Kaca Mewah di Prancis Dirampok, Perhiasan Rp82 Miliar Raib

Paris – Sebuah museum yang menyimpan koleksi perhiasan dan karya kaca mewah di Prancis, Lalique, menjadi sasaran perampokan pada Senin (6/7/2026) dini hari. Para pelaku berhasil membawa kabur perhiasan senilai 4 juta euro atau setara dengan Rp82,28 miliar. Insiden ini terjadi di Museum Lalique yang terletak di Wingen-sur-Moder, kawasan timur laut Prancis, dan langsung memicu penyelidikan intensif dari pihak berwenang.

Kronologi Perampokan

Aksi perampokan terjadi sekitar pukul 05.30 waktu setempat saat kondisi museum masih sepi. Berdasarkan keterangan sumber yang dekat dengan investigasi, para perampok diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Mereka langsung menuju ke ruang perhiasan dan dalam waktu singkat berhasil menggasak sekitar dua puluh buah perhiasan berharga.

"Mereka langsung menuju ruang perhiasan. Sekitar dua puluh buah perhiasan dicuri. Kerugian saat ini sedang dinilai tetapi bisa mencapai beberapa juta euro, kemungkinan mendekati empat juta," ujar sumber tersebut.

Sistem alarm museum sempat berbunyi saat aksi perampokan berlangsung. Namun respons yang lambat membuat para pelaku memiliki cukup waktu untuk melarikan diri. Sumber investigasi menjelaskan bahwa setelah alarm berbunyi, perusahaan keamanan baru menyelesaikan pemeriksaannya setelah seorang petugas kebersihan tiba di lokasi lebih dulu dan segera menghubungi polisi.

Pihak museum segera bereaksi dengan mengumumkan penutupan sementara melalui situs web resminya. "Museum akan ditutup selama beberapa hari karena perampokan tersebut," demikian pernyataan museum yang dikutip dari laman resmi mereka. Langkah ini diambil untuk memudahkan proses penyelidikan dan penilaian kerugian secara menyeluruh.

Keamanan Museum Jadi Sorotan

Museum Lalique didirikan pada 2011 dan didedikasikan untuk Rene Lalique, seorang perancang perhiasan dan pembuat kaca ternama dari era Art Nouveau dan Art Deco. Museum ini terletak di dekat pabrik perusahaan Lalique dan menjadi salah satu destinasi wisata budaya penting di wilayah tersebut. Kejadian perampokan ini mencoreng reputasi museum yang selama ini dikenal dengan koleksi berharga dan sistem pengamanannya.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden perampokan di museum-museum bergengsi Prancis. Pada Oktober tahun lalu, Musée du Louvre di Paris juga menjadi korban perampokan siang hari. Saat itu, para pencuri berhasil membawa kabur perhiasan senilai $102 juta atau lebih dari Rp1,5 triliun dalam sebuah penggerebekan yang hanya berlangsung kurang dari beberapa menit. Peristiwa tersebut memicu kritik tajam terhadap pengamanan di museum dan galeri seni di seluruh Prancis, dan kini perampokan di Museum Lalique kembali membuka luka yang sama.

Pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan, namun sumber-sumber di lapangan menyebutkan bahwa para penyidik sedang menelusuri rekaman kamera pengawas dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk petugas kebersihan yang pertama kali melaporkan kejadian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tersangka yang ditangkap.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User