MNC Lido City — Antusiasme Tinggi Warnai Lomba Antar Madrasah Diniyah

Riak tawa dan sorak sorai memecah keheningan pagi di kawasan KEK MNC Lido City. Ratusan anak didik dari puluhan madrasah diniyah se-Bogor Raya tumpah ruah

Jul 09, 2026 - 01:23
0 1
MNC Lido City — Antusiasme Tinggi Warnai Lomba Antar Madrasah Diniyah

Riak tawa dan sorak sorai memecah keheningan pagi di kawasan KEK MNC Lido City. Ratusan anak didik dari puluhan madrasah diniyah se-Bogor Raya tumpah ruah memadati pelataran Lido Lake Resort by MNC Hotel, mengikuti perlombaan tahunan yang menjadi wadah unjuk bakat sekaligus ajang silaturahmi akbar. Sinar mentari yang jatuh di permukaan danau seakan turut menyemangati setiap peserta yang berbaris rapi, siap berlaga di aneka cabang lomba: dari tilawah, pidato tiga bahasa, hingga cerdas cermat kitab kuning.

Bukan sekadar perayaan religius semata, gelaran hasil sinergi MNC Peduli dan Lido Lake Resort ini menjadi magnet mobilitas massa yang langsung menggeliatkan denyut ekonomi lokal. Kamar-kamar hotel tiba-tiba penuh, warung-warung kecil di sekitar kawasan ikut meraup berkah, dan para pengemudi transportasi daring tak henti mendapatkan orderan.

Multiplier Effect yang Tak Bisa Diabaikan

Dari kacamata ekonomi, setiap helat berskala komunitas semacam ini sejatinya adalah sebuah economic injection—suntikan dana segar ke dalam peredaran uang mikro. Mengacu pada data lapangan yang dihimpun tim Beritainti, lebih dari 1.200 orang hadir dalam acara, terdiri dari peserta, pendamping, dan penonton. Dengan asumsi konservatif pengeluaran harian per orang mencapai Rp75.000 untuk konsumsi dan transportasi, maka perputaran uang harian menembus angka Rp90 juta.

“Kami tidak menyangka sambutannya seluar biasa ini. Sejak pagi, semua kedai di seputar venue kehabisan stok minuman dingin dan camilan,” ujar Suryadi, salah satu pelaku UMKM binaan MNC Lido.

“Biasanya pendapatan harian kami paling Rp300 ribu. Hari ini, sebelum zuhur saja sudah tembus Rp1,2 juta. Ini berkah luar biasa,” tuturnya dengan mata berbinar.

Fenomena ini menegaskan kembali dallih ekonomi klasik bahwa aktivitas berbasis komunitas yang terdesentralisasi mampu menghasilkan multiplier effect—di mana setiap satu rupiah yang dibelanjakan peserta menciptakan nilai tambah berlipat bagi pelaku usaha di sekitarnya.

Okupansi dan Potensi Bisnis Perhotelan

Lido Lake Resort by MNC Hotel mencatat lonjakan okupansi hingga 92% selama akhir pekan penyelenggaraan lomba. Angka ini naik sekitar 28% dibanding rata-rata okupansi reguler di periode low season. Bagi industri perhotelan yang kerap terpengaruh siklus musiman, even berbasis komunitas semacam ini menjelma sebagai revenue stabilizer yang berharga.

General Manager Lido Lake Resort, yang ditemui di sela acara, menyebut bahwa kolaborasi dengan MNC Peduli adalah bagian dari strategi berkelanjutan. “Kami tidak hanya mengejar profit, tetapi juga ingin menjadi katalisator pergerakan ekonomi masyarakat. Setiap even yang digelar di sini harus bisa memberi dampak langsung ke warga sekitar,” ucapnya.

Data internal hotel menunjukkan bahwa dari total tamu yang menginap selama dua malam penyelenggaraan, 47% di antaranya merupakan keluarga peserta yang sebelumnya belum pernah menginap di kawasan wisata Lido. Ini menjadi peluang cross-selling yang signifikan untuk paket liburan keluarga di masa mendatang.

Pemberdayaan Sosial-Ekonomi Berkelanjutan

MNC Peduli tidak sekadar menggelontorkan dana CSR. Program ini dirancang menyasar tiga pilar pemberdayaan: peningkatan kapasitas pendidikan keagamaan, inklusi ekonomi warga sekitar, dan promosi destinasi wisata berbasis budaya. Kontes antarmadrasah ini menjadi etalase kecil bagaimana korporasi dapat memainkan peran value creator yang nyata.

Statistik dari panitia menyebut, sebanyak 34 madrasah diniyah berpartisipasi dengan total 680 santri yang berlaga di enam cabang lomba. Sebanyak 22 stan UMKM dibuka secara gratis bagi warga, lengkap dengan pendampingan pencatatan keuangan sederhana. “Kami belajar menghitung margin laba bersih. Ilmu ini kami bawa pulang untuk usaha harian,” kata Neng Iis, penjual kerajinan anyaman bambu asal Cigombong.

Dengan animo setinggi ini, MNC Lido City berencana menggelar even serupa dalam skala lebih besar tahun depan, mengundang lebih banyak madrasah dari luar Bogor. Optimisme itu didukung angka pertumbuhan jumlah peserta sebesar 42% dibanding tahun sebelumnya—sebuah sinyal bahwa sinergi antara dunia bisnis dan komunitas dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User