Mercier Bawa Prancis Juara Dunia Usai Taklukkan Malaysia

Sejarah baru terukir di panggung terbesar bulu tangkis dunia. Skor akhir 2-1 (21-17, 18-21, 21-19) memastikan tunggal putra Prancis, Lucas Mercier, menaklukkan wakil Malaysia, Zulkifli Harun, pada fin...

Aug 24, 2026 - 07:00
0 0
Mercier Bawa Prancis Juara Dunia Usai Taklukkan Malaysia

Sejarah baru terukir di panggung terbesar bulu tangkis dunia. Skor akhir 2-1 (21-17, 18-21, 21-19) memastikan tunggal putra Prancis, Lucas Mercier, menaklukkan wakil Malaysia, Zulkifli Harun, pada final Kejuaraan Dunia Badminton 2026, Minggu (23/8). Pertarungan selama 74 menit ini ditutup dengan drop shot tipis yang menyentuh garis depan lapangan Harun — momen yang langsung disambut selebrasi liar dari kubu Prancis di tribun.

Ini bukan sekadar gelar. Ini sejarah pertama bagi Prancis di ajang juara dunia, sekaligus pukulan telak bagi Malaysia yang kembali harus puas menjadi runner-up. Kedua tim sama-sama memburu gelar perdana, dan keduanya tampil tanpa kompromi sejak shuttlecock pertama dilambungkan wasit.

Gim Pertama: Agresi Smash Langsung Membayar

Mercier langsung menampilkan wajah agresif. Menit ke-9 laga, ia sudah melepaskan 11 smash dengan kecepatan rata-rata 340 km per jam, dan pertahanan Harun mulai goyah di sisi forehand. Strategi serangan cepat dari zona belakang, kombinasi smash lurus dan silang, membuat penguasaan tempo permainan Prancis menyentuh 58 persen sepanjang gim pembuka. Hasilnya, gim pertama ditutup 21-17 dalam 23 menit, dengan keunggulan winner 19-11.

Menariknya, pola formasi yang dipakai Mercier nyaris tanpa variasi net play — ia memilih mematikan lawan dari lini belakang. Keputusan itu berisiko, tetapi justru membuat Harun kesulitan membaca arah bola. Hingga jeda interval, Harun belum menemukan ritme: tiga kali ia mati langkah, posisinya terlalu maju dan terjebak seperti offside dalam sepak bola, membiarkan smash lurus Mercier melewatinya tanpa perlawanan.

Gim Kedua: Kebangkitan Harun Mengubah Wajah Laga

Pelatih Malaysia melakukan penyesuaian drastis. Harun memperlambat tempo, mengganti smash dengan lob tinggi dan drop shot silang ke area belakang, sebuah taktik klasik untuk memaksa lawan keluar dari zona nyaman. Strategi ini berhasil: di interval, Harun unggul 11-5, dan gim kedua ia tutup 21-18 dalam 24 menit. Statistik mencatat 14 winner beruntun dari sektor net — zona yang sama sekali diabaikan Mercier di gim pertama.

Ada momen panas di menit ke-47. Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Harun karena dianggap memperlambat jalannya laga lewat towel break yang terlalu lama. Harun sempat protes panjang, tetapi keputusan tetap berlaku. Bukannya tertekan, ia justru menjawab dengan tiga angka beruntun lewat smash — semacam hat-trick versi bulu tangkis — yang membawa gim kedua menuju kemenangannya.

Gim Penentu: Ketegangan Hingga Match Point

Gim ketiga berjalan tanpa ampun. Kedudukan imbang terjadi 10 kali, dan interval pertama berakhir 11-10 untuk Mercier. Ketegangan memuncak di poin 17-18 ketika Mercier menggunakan tantangan Hawk-Eye — semacam VAR dalam bulu tangkis — dan berhasil membalikkan keputusan wasit: bola yang semula dinyatakan keluar ternyata menyentuh garis. Itu menjadi titik balik paling krusial.

Pada 19-19, reli terpanjang laga terjadi: 41 pukulan di menit ke-61, berakhir dengan drop shot Mercier yang tak mampu dijangkau Harun. Match point kemudian diselesaikan lewat smash 401 km per jam yang meluncur di sepanjang garis. Total angka Mercier sepanjang laga: 42 winner dan 19 unforced errors, dengan 26 smash di atas 380 km per jam dan akurasi shots on target — smash yang masuk area — mencapai 78 persen. Harun menutup dengan 35 winner dan 23 unforced errors.

Reaksi Pelatih dan Jalan Menuju Final

"Ini buah kerja keras tiga tahun. Kami tidak hanya berlatih fisik, tetapi juga membaca pola permainan lawan. Zulkifli adalah lawan terberat yang pernah kami hadapi," ujar pelatih kepala Prancis, Laurent Dubois, dalam konferensi pers setelah laga.

Jalan Mercier ke final nyaris sempurna: ia tidak kehilangan satu gim pun sejak babak penyisihan hingga semifinal — semacam clean sheet sebelum partai puncak. Ia menyingkirkan unggulan pertama di semifinal dalam 55 menit. Harun, sebaliknya, harus melewati dua laga tiga gim beruntun, termasuk dramatis 22-20 di gim penentu semifinal. Head to head keduanya kini berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Mercier.

Jadwal Final Kejuaraan Dunia 2026

Rangkaian final Kejuaraan Dunia 2026 berlangsung Minggu (23/8) dalam lima partai. Ganda campuran membuka rangkaian pukul 13.00 waktu setempat, disusul tunggal putri, ganda putri, dan ganda putra, sebelum partai tunggal putra ditutup pada pukul 18.00. Di partai ganda, assist dari pemain depan menjadi kunci utama, dengan formasi serangan 1-1 dan 2-0 yang dominan dipakai keempat finalis.

Kemenangan ini mengubah peta persaingan bulu tangkis dunia. Prancis kini punya juara tunggal putra pertama dalam sejarahnya, sementara Malaysia harus menunggu gelar perdana tunggal putra untuk musim-musim berikutnya. Namun satu hal yang pasti: final ini akan dikenang sebagai salah satu laga terbaik dalam sejarah kejuaraan dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User