Hasil AVC Women's Continental 2026: Indonesia Hajar Kazakstan 3-1 di Tianjin

Timnas Voli Putri Indonesia membuka laga perdana AVC Women's Continental 2026 dengan kemenangan bersejarah atas Kazakstan di Tianjin, China, Sabtu (22/8). Berlaga di Gimnasium Binhai, skuat Garuda men...

Aug 24, 2026 - 07:47
0 0
Hasil AVC Women's Continental 2026: Indonesia Hajar Kazakstan 3-1 di Tianjin

Timnas Voli Putri Indonesia membuka laga perdana AVC Women's Continental 2026 dengan kemenangan bersejarah atas Kazakstan di Tianjin, China, Sabtu (22/8). Berlaga di Gimnasium Binhai, skuat Garuda menuntaskan pertandingan dengan skor akhir 3-1 (25-21, 25-23, 22-25, 25-19) dalam tempo satu jam 52 menit. Hasil ini sekaligus mencatatkan kemenangan pertama Indonesia atas Kazakstan di ajang level benua, sebuah torehan yang layak dikenang sepanjang sejarah voli putri Tanah Air.

Dua Set Awal: Tekanan Servis Membuat Kazakstan Terseok-seok

Pelatih menurunkan starting six dengan formasi 5-1 dan langsung menekan sejak servis pembuka. Pola serangan cepat yang dibangun setter Wilda Siti Nurfadilah membuat blok Kazakstan kerap terlambat bergeser. Pada set pertama, persentase passing sukses Indonesia mencapai 64 persen, jauh di atas Kazakstan yang hanya 53 persen. Servis keras Megawati Hangestri Pertiwi menjadi mimpi buruk lini penerima lawan; ia mencatatkan tiga ace beruntun saat skor 18-16 — sebuah hat-trick servis yang mengubah jalannya set menjadi 25-21.

Set kedua berjalan lebih dramatis. Indonesia sempat tertinggal 16-19, tetapi time-out yang diminta pelatih mengubah strategi pertahanan secara total. Blok ganda yang digalang Shella Bernadin dan Nandita Ayu Salsabila berhasil membendung serangan Kazakstan tiga kali beruntun. Pada set ini Indonesia unggul dalam penguasaan serangan: 52 persen spike sukses berbanding 41 persen milik lawan. Megawati menutup set dengan smash keras dari posisi empat yang gagal dibendung, skor 25-23.

Kazakstan Mencuri Set Ketiga, Indonesia Menuntaskan di Set Keempat

Memasuki set ketiga, Kazakstan bangkit dengan rotasi servis yang lebih agresif. Mereka mencatatkan empat ace dan menekan lewat blok tinggi di sisi kiri net. Indonesia kehilangan fokus: sembilan poin hilang karena kesalahan sendiri, termasuk dua pelanggaran rotasi yang memaksa pelatih mengajukan video challenge — versi VAR dalam voli — meski salah satunya ditolak wasit. Set ketiga ditutup 22-25 untuk keunggulan Kazakstan, sekaligus mengakhiri clean sheet Indonesia di laga ini.

Respon Indonesia di set keempat langsung terlihat. Tim Garuda memimpin 8-3 pada technical timeout pertama dan tak pernah lagi dikejar lawan. Pergantian pemain di lini serang memberi warna baru, sementara protes keras pelatih Kazakstan sempat diganjar kartu kuning oleh wasit. Pada set penentu ini, Indonesia membukukan 15 smash sukses dari 19 percobaan dengan efektivitas 79 persen. Match point hadir di skor 24-19, dan Yolla Yuliana memastikan kemenangan lewat serangan dari posisi dua yang menembus pertahanan ganda Kazakstan.

Megawati Mesin Poin, Wilda Direktur Serangan

Megawati Hangestri Pertiwi tampil sebagai mesin poin Indonesia dengan koleksi 24 angka: 19 spike sukses, tiga blok, dan dua ace — efektivitas serangan 47 persen. Di belakangnya, Yolla Yuliana menyumbang 12 poin dan Amalia Fahana sembilan. Wilda Siti Nurfadilah membukukan 38 assist sebagai direktur serangan, sementara libero Tisya Amalia Putri tampil gemilang dengan persentase receive sukses 78 persen.

Dari sisi Kazakstan, mereka justru unggul di blok dengan 11 poin berbanding sembilan milik Indonesia. Namun keunggulan itu tak menutup defisit di lini serang: smash sukses Kazakstan hanya 43, sedangkan Indonesia 51. Kesalahan sendiri pun menjadi biang kekalahan lawan, yang total membuang 27 poin dibanding 18 poin yang diberikan Indonesia.

"Kunci kemenangan hari ini adalah keberanian anak-anak bermain tanpa beban," ujar pelatih kepala Indonesia. "Kami sempat lengah di set ketiga, tetapi saya bangga mereka langsung bangkit dan menuntaskan laga dengan kepala dingin."

Sejarah Terukir, Perjalanan Masih Panjang

Kemenangan ini mencatatkan sejarah tersendiri: untuk pertama kalinya Indonesia mengalahkan Kazakstan di ajang AVC Women's Continental. Sebelumnya, dalam dua pertemuan di kompetisi regional, Indonesia selalu menyerah. Torehan dua poin ini menempatkan Indonesia di posisi nyaman di klasemen grup, dan kepercayaan diri skuat Garuda kini tengah menanjak jelang laga-laga berikutnya.

Pelatih menegaskan timnya belum berpuas diri. "Kami akan mempelajari rekaman pertandingan dan membenahi penerimaan servis yang sempat goyah di set ketiga," tambahnya. Indonesia dijadwalkan kembali bertanding pada laga kedua fase grup di Tianjin, dengan target mempertahankan ritme permainan dan mengamankan tiket ke babak berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User