Megawati Incar Kemenangan atas Red Sparks, Tak Sabar Bertemu Ko Hee Jin
Megawati Hangestri Pertiwi memberi pernyataan tegas setelah resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk musim 2026/2027. Pevoli putri andalan Indonesia itu secara terbuka mengaku tak sabar menghanc...
Megawati Hangestri Pertiwi memberi pernyataan tegas setelah resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk musim 2026/2027. Pevoli putri andalan Indonesia itu secara terbuka mengaku tak sabar menghancurkan mantan klubnya, Red Sparks. Tidak hanya duel panas melawan tim yang membesarkan namanya di Liga Voli Korea, Megawati juga sangat menantikan pertemuan langsung dengan Ko Hee Jin, sosok yang sangat dihormatinya.
Babak Baru di Hyundai Hillstate
Kepindahan Megawati ke Hyundai Hillstate menjadi sorotan utama bursa transfer awal musim ini. Setelah dua musim gemilang bersama Red Sparks, pemain yang akrab disapa Megatron ini memilih tantangan anyar bersama tim asuhan pelatih Kang Sung Hyung. Hyundai Hillstate bukan nama asing; mereka finis di empat besar pada musim lalu, namun haus akan gelar juara setelah puasa trofi dalam beberapa tahun terakhir.
"Saya datang ke sini dengan satu tujuan: membawa Hyundai Hillstate ke puncak. Dan tentu, mengalahkan Red Sparks akan menjadi pembuktian pertama yang sempurna," ujar Megawati dalam konferensi pers perdananya di Suwon. Kalimat ini sontak memanaskan rivalitas jelang pekan ketiga putaran pertama di mana kedua tim dijadwalkan bentrok.
Misi Pribadi Melumpuhkan Mantan Klub
Red Sparks bukan sekadar mantan tim. Di sanalah Megawati mengukir namanya dengan torehan 647 poin musim lalu, menduduki peringkat ketiga klasemen top skor V-League. Ia juga mencatatkan tingkat keberhasilan serangan 43,7% dan rata-rata 0,46 ace per set. Kini, dengan balutan jersey biru-putih khas Hillstate, ia berganti peran menjadi algojo yang siap membongkar pertahanan yang dulu ia bela.
Pertemuan pertama kedua tim musim ini diprediksi berlangsung panas. Pelatih Kang Sung Hyung hampir pasti menurunkan formasi terbaik yang memasang Megawati sebagai opposite hitter utama. Tandemnya, Kim Yeon-kyoung yang juga legenda hidup voli Korea, akan menjadi duet paling menakutkan di depan net. Duo ini telah memperlihatkan sinyal bahaya dalam laga uji coba pramusim: dari tiga pertandingan, Hillstate selalu menang dengan sets ratio 9-2.
"Saya sudah mempelajari semua kelemahan Red Sparks. Saya tahu sistem rotasi, kebiasaan setter mereka, bahkan bagaimana blocker mereka bergerak. Semua data itu akan saya manfaatkan," tambah Megawati. Statistik menunjukkan Red Sparks musim lalu cuma mencatat 2,14 blok per set — kelemahan yang potensial dieksploitasi pemain dengan jump smash setinggi 3,20 meter itu.
Pertemuan yang Dinanti: Megawati vs Ko Hee Jin
Di luar lapangan, ada kisah menarik yang jarang terungkap. Ko Hee Jin — mantan pelatih yang kini menjadi General Manager Red Sparks — adalah figur yang memberikan kepercayaan penuh saat Megawati pertama kali menginjakkan kaki di V-League dua tahun silam. Hubungan mereka seperti mentor dan anak didik.
"Ko Hee Jin adalah orang pertama yang percaya saya bisa bermain di liga ini. Tanpa beliau, mungkin saya tidak akan pernah berdiri di titik ini. Tapi sekarang, di net yang berseberangan, saya harus membuktikan rasa hormat itu dengan mengalahkan timnya," tutur Megawati. Kata-kata itu menunjukkan betapa emosional pertandingan nanti, sekaligus profesionalisme atlet 25 tahun tersebut.
Ko Hee Jin sendiri, saat dihubungi media Korea, menanggapi dengan rendah hati: "Megawati adalah pemain luar biasa. Saya tidak akan pernah melupakan kontribusinya untuk Red Sparks. Jika harus bertemu sebagai lawan, kami akan menyambutnya dengan pertarungan terbaik."
Dampak Megawati bagi Hyundai Hillstate
Musim lalu, Hyundai Hillstate mencatat tingkat keberhasilan serangan tim hanya 39,1% — terendah kedua di liga. Kehadiran Megawati jelas disiapkan untuk mendongkrak angka tersebut. Dalam sesi latihan terbaru, kombinasi open attack dan quick set antara Lee Da-hyeon (setter utama) dan Megawati terlihat semakin padu.
Selain menyerang, kemampuan Megawati dalam area pertahanan juga patut diperhitungkan. Dengan jangkauan dig setinggi 2,91 meter, ia mencatat rata-rata 0,87 dig per set musim lalu — angka yang lumayan untuk seorang hitter. Hillstate berpotensi memiliki rotasi enam pemain yang solid tanpa celah besar ketika ia berada di posisi belakang.
Pekan ketiga V-League 2026/2027 akan menjadi panggung pembuktian. Megawati tidak hanya bicara soal membalas budi, tapi juga membuka jalan menuju trofi. "Saya ingin dikenal sebagai pemain yang membawa perubahan, bukan sekadar deretan statistik. Dan perubahan itu dimulai dengan mengalahkan Red Sparks," pungkasnya.
Comments (0)