Medan — Wong Chun Sen Salurkan Nutrisi Gratis bagi Balita Stunting

Upaya penanganan kasus gagal tumbuh kembang anak atau stunting di tingkat akar rumput terus digencarkan di Kota Medan. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Sep 13, 2026 - 15:16
0 0
Medan — Wong Chun Sen Salurkan Nutrisi Gratis bagi Balita Stunting

Upaya penanganan kasus gagal tumbuh kembang anak atau stunting di tingkat akar rumput terus digencarkan di Kota Medan. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, mengambil langkah intervensi langsung dengan menyalurkan bantuan paket susu formula khusus dan vitamin gratis kepada balita penderita stunting di kawasan Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (13/9).

Aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen pengawasan sekaligus tindakan nyata legislatif dalam memangkas angka prevalensi gangguan gizi kronis di wilayah pemilihannya. Intervensi nutrisi dini dipandang krusial guna menyelamatkan periode emas pertumbuhan anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Kronologi Aksi Tanggap Gizi di Medan Tembung

Penyaluran bantuan langsung tersebut dilakukan secara terarah berdasarkan laporan berjenjang dari relawan di lapangan. Berikut rangkaian langkah penanganan yang dilakukan:

  1. Pemetaan dan Verifikasi Data Lapangan: Tim lapangan menghimpun laporan masyarakat mengenai keberadaan balita yang mengalami indikasi keterlambatan pertumbuhan fisik dan kekurangan asupan nutrisi di wilayah Kelurahan Bantan.
  2. Kunjungan Rumah Door-to-Door: Pada Sabtu (13/9), Wong Chun Sen bersama jajaran tim mendatangi langsung kediaman warga di Jalan Buluh Perindu, Pukat Banting 4, Gang Intan, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.
  3. Penyerahan Paket Nutrisi Intensif: Menemui balita berusia tiga tahun bernama Juleha, tim menyerahkan paket susu kaya nutrisi dan suplemen vitamin esensial yang ditujukan untuk mendongkrak berat serta tinggi badan anak.
“Informasi tersebut langsung saya tindaklanjuti. Hari ini saya bersama tim datang ke kediaman Juleha untuk memberikan susu dan vitamin gratis agar kondisi anak ini berangsur-angsur membaik,” ujar Wong Chun Sen di sela-sela kunjungannya.

Urgensi Penanganan Stunting Terpadu di Kota Medan

Masalah stunting tidak sekadar menyangkut tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya, melainkan juga berisiko menghambat perkembangan kognitif, menurunkan imunitas, serta memicu kerentanan terhadap penyakit degeneratif saat dewasa. Penanganan masalah ini memerlukan kolaborasi lintas sektor yang tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan formal, melainkan juga respons cepat tokoh publik.

Pendekatan jemput bola yang diterapkan legislatif diharapkan mampu menjembatani kendala administratif yang kerap dialami keluarga prasejahtera saat mengakses program bantuan gizi pemerintah. Penyaluran bantuan yang menyasar sasaran spesifik dinilai efektif mempercepat pemulihan gizi buruk:

  • Ketersediaan Asupan Makro dan Mikro: Susu dan suplemen vitamin menyediakan zat besi, kalsium, serta asam amino yang esensial untuk regenerasi sel tubuh balita.
  • Edukasi Pola Asuh: Kunjungan langsung menjadi sarana berdialog dengan orang tua mengenai pentingnya sanitasi lingkungan dan pola makan seimbang.
  • Pemantauan Berkelanjutan: Kondisi penerima manfaat akan dipantau berkala guna memastikan efektivitas konsumsi nutrisi tambahan tersebut.

Wong menegaskan bahwa langkah ini bukan program seremonial sesaat, melainkan komitmen berkelanjutan demi memastikan anak-anak generasi penerus di Kota Medan tumbuh sehat, berdaya saing, dan bebas dari ancaman gizi buruk kronis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User